Kunci Utama Punya Rumah: Berani Jadi Diri Sendiri!

Fathia AzkiaMaret 27, 2019

rumah kpr btn mikro

RumahCom – Pernah dengar orang bicara ‘Cara mudah punya rumah?’ Well, percayalah: punya rumah tidak pernah mudah.

Jika itu mudah, maka semua orang yang sudah pantas pasti akan punya rumah. Maksudnya pantas adalah kepantasan berdasarkan standar umum: punya pekerjaan, punya penghasilan, usia >25 tahun. Nyatanya tidak, bukan?

Apa yang menyebabkan mewujudkan punya rumah tidak semudah menentukan pilihan antara bubur diaduk atau tidak? Bahkan sebuah keputusan menyantap bubur pun bisa mengungkap lebih dalam mengenai kepribadian kita. Apalagi keputusan segera membeli atau menunda rumah.

Mau punya rumah tapi ragu-ragu dengan kemampuan Anda untuk membayar cicilan KPR per bulannya? Cek hitung-hitungannya lewat kalkulator KPR persembahan Rumah.com.

Selalu ada banyak alasan mengapa seorang Manager berusia 32 tahun, beranak satu, dengan pendapatan gabungan Rp20 juta/bulan tidak punya rumah. Coba kita lihat apa yang bikin profil mapan ini masih mengontrak.

  1. Jebakan Gaya Hidup: Gaya duluan, urusan hidup belakangan.

Pernah dengar orang yang mengeluh bahwa dulu gaji Rp 3 juta cukup, sekarang gaji Rp 15 juta kurang. Mengapa? Karena dulu makan di warteg oke, sekarang tiap weekend pasti ke mal. Ini adalah contoh hedonic treadmill.

Ketika pendapatan meningkat, ternyata kebahagiaan yang dulu kita bayangkan tak kunjung datang jua karena tetap saja merasa kurang. Kita bisa mengambil pelajaran dari para orang kaya, misalnya Warren Buffet.

Salah satu investor tersukses sepanjang masa ini sampai sekarang mempertahankan gaya hidupnya yang bersahaja. Anda juga pasti ingat tokoh-tokoh penting Indonesia yang konsisten makan tahu dan tempe, sekaya apa pun mereka.

  1. Tidak ada kemendesakan karena lingkungannya juga begitu.

Tenang aja, teman-teman saya juga pada belum punya rumah. Lagi pula, mahal banget harga rumah sekarang. Nanti saja lah.

Hey, hey! Sadarilah bahwa masing-masing di antara kita bertanggung jawab atas diri kita. Karena teman kita masih ngontrak, bukan lantas itu menjadi alasan kita untuk tetap ngontrak.

We own our own life. Jika kita menunda punya rumah nanti-nanti saja, ingat ini: harga rumah itu pasti naiknya, tapi pendapatan kita nggak se-pasti itu.

  1. Ingin punya rumah, tapi tak punya cukup nyali untuk menghadapi prosesnya.

“Iya, ingin sih punya rumah, tapi uang saya terbatas. Paling pakai KPR. Kayaknya urusan KPR tuh ribet, ya?” KAYAKNYA.

Padahal setiap hal itu pasti ada prosesnya. Memang tidak sesimpel pesan ojek onlineSimak juga: Tips Menyiapkan Dana DP Rumah

Coba Anda bayangkan menjadi bank, jika Anda mau meminjamkan uang ratusan juta kepada seeorang, apakah Anda tidak ingin mengetahui lebih dulu macam apa orang yang akan Anda pinjami uang tersebut?

Tentu saja Anda akan memberikan pada yang Anda nilai karakternya baik dan memenuhi syarat Anda. So, logis, kan? Bila beli rumah pun ada prosesnya.

Mau beli rumah? Berikut adalah video panduan yang bisa Anda jadikan patokan untuk mengetahui waktu paling tepat untuk beli rumah.

Lantas, apa yang bisa dilakukan?

  1. Jawab pertanyaan lifestyle dengan jujur

Apakah benar-benar harus banget liburan bulan ini atau tahun ini demi 5 posting gambar indah di akun media sosial Anda? Apakah benar-benar butuh beli sneakers baru yang lagi hits itu? Apakah benar-benar perlu beli concealer dan lipstick itu?

Jangan-jangan di rumah masih ada 3 pasang sepatu yang belum terpakai, 2 concealer yang tak pernah Anda sentuh, dan 5 lipstick yang warnanya serupa semua. Jika Anda memaksakan membeli semua itu dengan cara berutang, yang artinya Anda overspending, jadinya Anda menumpuk utang.

Overspending adds up, and so does saving. So, decide to put up buying a home in early years, save early, invest di properti yang Anda beli.

  1. Audit kebiasaan Anda

Tanyakan mana yang menunjang tujuan jangka Panjang Anda. Apakah Anda terbiasa menunda pekerjaan hingga mendekati atau bahkan melampaui deadline? Apakah Anda terbiasa mengawali dan menutup hari dengan keasyikan berselancar di handphone Anda?

Atau Anda terbiasa membaca satu buku per minggu? Apakah Anda terbiasa berolah raga minimal 2 kali per minggu? Tanyakan pada diri Anda mana yang benar-benar menunjang tujuan jangka panjang Anda, mana yang merupakan kesenangan sesaat. Kesampingkan keinginan, dahulukan kebutuhan.

  1. Jujur menjadi diri sendiri

Cerita soal Warren Buffet, dia bahkan terbuka dengan menyampaikan bahwa ia sangat gemar mengonsumsi minuman bersoda, dan karenanya ia beli sahamnya. Dalam penilaian masyarakat umum, minuman bersoda tidak sehat. Namun ia cuek saja.

Saya tetap menyarankan Anda untuk melanjutkan gaya hidup sehat, namun contek Pak Buffet dari kebersahajaannya dan fokus untuk mewujudkan impian dengan disiplin melakukan investasi.

  1. Terbuka dengan keluarga, terutama pasangan jika Anda sudah menikah

Buka-bukaan soal keuangan Anda, termasuk utang kartu kredit yang Anda miliki. Jangan jadi financial burden untuk orang yang Anda telah pilih untuk mendampingi hidup Anda. Money has nothing to do with love, but it has a lot to do with how much you fight.

Ketika Anda nyaman untuk berekspresi sesuai jati diri Anda, itulah saatnya untuk melangkah pada komitmen untuk membangun your own sweet home. Dream home today, better security tomorrow.

Anda bisa mengetahui secara detail syarat-syarat mengajukan KPR dan prosesnya, serta menemukan tips jitu untuk membantu Anda mengoptimalkan pendapatan untuk membeli rumah di Panduan dan Referensi Rumah.com.

Penulis adalah Ike Noorhayati Hamdan, Head of Marketing Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Siapa Bilang #KidsJamanNow Sulit Punya Rumah?

RumahCom - Anda mungkin tak asing lagi dengan tagar #KidsJamanNow. Ini adalah tagar yang dipopulerkan generasi milenial untuk menandai tingkah-tingkah mereka yang kadang mengundang gelak tawa, tetapi

Lanjutkan membacaOktober 10, 2017

Hobi Jalan-jalan ke Luar Negeri, Rumah Sudah Punya Belum?

RumahCom – Dalam sistem pembelian rumah, mencicil secara Kredit Pemilikan Rumah adalah pilihan paling populer bagi pembeli rumah pertama kali.Hanya dengan membayar uang muka (DP) dan lolos penga

Lanjutkan membacaJanuari 17, 2018

Mitos-mitos Penghambat Milenial Beli Rumah (Bag 1)

RumahCom – Generasi milenial dianggap masih belum melihat pentingnya berinvestasi khususnya di sektor properti. Disebut ada banyak alasan yang melatarbelakangi kurang minatnya generasi tersebut u

Lanjutkan membacaApril 25, 2018

Mitos-mitos Penghambat Milenial Beli Rumah (Bag 2)

RumahCom – Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2018 menunjukkan bahwa sebanyak 63% responden mengaku berencana membeli rumah dalam enam bulan ke depan.Dari total responden yang opt

Lanjutkan membacaApril 25, 2018

Bukan Lagi Wacana, Ada Program KPR Khusus Milenial!

RumahCom – Program rumah KPR untuk milenial akhirnya akan segera terwujud. Hal ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, bahwa rancangan

Lanjutkan membacaJanuari 24, 2019

Masukan