Pemerintah Siap Bangun Pariaman Menjadi Waterfornt City

Boy LeonardJuni 6, 2019

Waterfront City Pariaman Antaranews - 05

Pemerintah telah menyiapkan dan menyusun percepatan pelaksanaan pembangunan Pariaman, Sumata Barat, sebagai water ront city. Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan tahun ini telah membahas kesiapan pemerintah kota Pariaman berupa lahan dan dokumen perencanaan terkait program Waterfront Cities.

Waterfront city adalah…

Secara harfiah, waterfront city adalah kota pinggir laut. Ini adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut  sebuah kota yang berada di tepian atau pinggiran air, baik itu sungai maupun laut. Kota-kota waterfront city biasanya menjadi pusat pelabuhan atau sarana transportasi laut pendukung bisnis. 

Pencetus waterfront city adalah James Rouse, seorang pengamat tata kota asal Amerika Serikat. Pada tahun 1970an, ia merasa tergerak untuk melakukan sesuatu untuk kota Baltimore, AS, sebuah kota bandar atau pelabuhan yang makin lama menjadi kumuh. Saat ini, waterfront city bisa diartikan sebagai pengembangan kota pinggir laut atau sungai yang menyeimbangkan aspek ekonomi dengan kenyamanan tinggal masyarakatnya.

Realisasinya menunggu kesiapan daerah

“Dalam hal ini, pemerintah pusat berkomitmen dalam penataan bangunan dan kawasan dan diharapkan Pemerintah Daerah juga berkomitmen dan siap dalam penyediaan lahan dan dokumen perencanaan serta hal lain yang merupakan kewajiban atau kewenangan daerah,” kata Kusumastuti.

Walikota Pariaman, Genius Umar, menerangkan bahwa Kota Pariaman merupakan kota kecil yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Potensi paling besar Kota Pariaman yang menjadi andalan adalah sektor pariwisata. Bergeraknya sektor pariwisata akan merangsang pertumbuhan sektor jasa lainnya seperti perdagangan, munculnya ekonomi kreatif dan untuk menggerakkan sektor pariwisata tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur.

Balai Sungai Wilayah Sumatra V melakukan survei awal sungai sebagai tempat pembangunan waterfront city di Kota Pariaman dengan perencanaan dimulai pada tahun ini. “Sekarang kita melihat sungai yang akan dibangun fisiknya pada 2020 dengan perencanaan 2019 sesuai desain yang dibuat Pemerintah Kota Pariaman,” jelas Umar.

Ia mengatakan, anggaran yang digunakan untuk pembangunan nanti sesuai hasil desainnya. Jika melihat waterfront city di Payakumbuh memang menggunakan anggaran sebesar Rp169 miliar. “Tentunya anggarannya tidak bisa kita samakan di Kota Pariaman karena hasil desain belum dan bentuknya bagaimana,” jelasnya.

Sementara itu, Genius Umar menyampaikan akan menjadikan sungai di Pariaman menjadi indah. Ada tiga titik sungai besar akan ditata pendistriannya yaitu Sungai Batang Piaman, Sungai Batang Mangor dan Sungai Manggung yang akan disusun perencanaannya pada tahun ini.

Untuk menciptakan itu, kata dia, sesuai anggaran yang akan dibutuhkan lebih dari Rp160 juta miliar, maka Pemko Pariaman tidak sanggup mengerjakannya sendiri sehingga akan meminta pemerintah pusat akan membantunya.

Pemerintah pusat sendiri akan mensinkronkan dengan kecamatan dan desa, terutama dalam pembangunan taman dan membuat tepi sungai menjadi indah, sehingga secara tidak langsung sudah mulai berangsur pembangunannya secara keseluruhan.

“Dengan cara seperti itu dana yang dibutuhkan itu bisa menjadi berkurang untuk pembangunan waterfront city,” tutupnya.

Foto: Antaranews

Punya pertanyaan seputar beli rumah dan KPR? Klik Tanya Properti Rumah.com!

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Hore… Sekarang Rumah Subsidi Bebas PPN

Pemerintah memutuskan untuk membebaskan kewajiban PPN bagi rumah sederhana untuk mendorong akses kepemilikan hunian masyarakat. Utamanya mengurangi persoalan backlog yang selama ini terus menjadi momo

Lanjutkan membacaMei 29, 2019

Insentif Bebas PPN, Mampukah Dorong Program Satu Juta Rumah?

Rumah.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merilis data capaian program satu juta rumah hingga akhir Mei 2019.Berdasarkan data tersebut, status capaian Program Satu Juta

Lanjutkan membacaMei 31, 2019

APERSI Minta Tambah Kuota Rumah Subsidi

Rumah.com - Pengembang mengusulkan untuk menambah kuota rumah subsidi dari alokasi tahun ini sebanyak 147.000 unit bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sejalan dengan terbitnya PMK 81/2019.Terb

Lanjutkan membacaJuni 3, 2019

Prediksi Pasar Properti: Sentul Bakal Jadi The Next Serpong?

Rumah.com - Pembangunan infrastruktur yang nyata di wilayah Sentul diyakini akan membuat kota ini menjadi booming properti ke-depannya. Tak mengherankan muncul kesan kuat Sentul The Next Serpong. Se

Lanjutkan membacaJuni 3, 2019

Popularitas Desain Masjid Al- Safar, Murni Estetika

Rumah.com - Rest area km 88 ruas jalan Tol Purbaleunyi memiliki fasilitas ibadah dengan arsitektur yang unik. Masyarakat dapat dapat beribadah serta menikmati fasilitas di sekitar masjid bernama Al-Sa

Lanjutkan membacaJuni 6, 2019

Masukan