Pengembang Berstrategi di Hunian Mewah

Wahyu ArdiyantoJuni 24, 2019

Pengembang Berstrategi di Hunian Mewah

RumahCom – Pengembang berstrategi di hunian mewah sebagai dampak terbitnya insentif baru berupa pelonggaran PPnBM atau Pajak Penjualan Atas Barang Mewah bagi hunian senilai Rp30 miliar. Meski dampak kebijakan ini terbatas di pasarnya, tapi hal ini tetap menjadi katalis positif bagi pengembang.

Dan bagi pengembang ini juga jadi momentum untuk mulai merangkul kembali pasar hunian mewah dengan baik. Dari sisi jumlah, dibandingkan dengan proyek apartemen, kemungkinan lebih banyak rumah tapak yang masuk dalam kategori mewah dan berpotensi menuai hasil positif.

Kunjungi Review Properti yang hanya ada di Rumah.com. Disajikan secara obyektif dan transparan agar Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitar perumahan atau apartemen incaran Anda.

Pengembang Berstrategi Mengantisipasi Langkah Konsumen

Pengembang Berstrategi Mengantisipasi Langkah Konsumen

Summarecon sendiri sudah cukup banyak mengeluarkan apartemen yang berkisar senilai Rp4 miliar-Rp6 miliar.

CEO PT Lippo Karawaci Tbk. John Riady mengatakan bahwa Lippo tidak bermain pada proyek apartemen kelas atas. Range harga apartemen yang ditawarkan oleh Lippo masih berada di kisaran Rp1 miliar—Rp3 miliar. Namun, ia justru mengantisipasi dari konsumen hunian tapak dan konsumen yang lazimnya membeli lahan dalam skala besar.

“Karena dengan insentif, enggak harus pajak besar. Orang beli sebelumnya takut pajak. Di luar itu secara psikologis memberikan kesan bahwa pemerintah mendukung lewat kebijakan tersebut. Landed housing yang paling sering kena,” terang John Riady.

Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk. Adrianto P Adhi mengatakan sedang menyiapkan diri untuk menyasar dan mengembangkan produk-produk kelas atas supaya bisa menangkap permintaan yang kembali bergerak. Apalagi sebetulnya, segmen itu sesuai target pasar dari Summarecon.

Pasalnya Adrianto yakin, setidaknya untuk kepercayaan diri segmen ini untuk membelanjakan kembali uangnya dan menyerap properti mewah. Pasar ini memang lebih selektif, mereka mampu beli yang mahal asalkan berkualitas. Antisipasi penyerapan persebut juga didukung dengan ekonomi yang mulai pulih, diperkirakan akan membaik sehingga daya beli makin tinggi.

Summarecon sendiri sudah cukup banyak mengeluarkan apartemen yang berkisar senilai Rp4 miliar-Rp6 miliar. Cari tahu aneka pilihannya di sini untuk pilihan apartemen dengan harga di atas Rp2 miliar.

Menurut Dhani Indra, analis properti dari Coldwell Banker, selama ini banyak konsumen di segmen ini yang juga menggunakan fasilitas KPR  untuk menghindari pajak. Transaksi langsung dengan nominal besar akan membuat pihak pajak memeriksa objek pajak.

Nah, bagi Anda yang hendak mengajukan KPR untuk pembelian rumah pertama Anda, dapatkan panduan dan tipsnya di sini!

Pengembang Berstrategi Dampak Kebijakan PPnBm

Pengembang Berstrategi Dampak Kebijakan PPnBm

Tujuan perpajakan jenis ini adalah agar tercipta keseimbangan pembebanan pajak antara konsumen yang memiliki penghasilan rendah dan konsumen yang memiliki penghasilan tinggi.

PPnBm atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah merupakan pajak yang dikenakan bersama dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penjualan barang-barang yang tergolong mewah.

Tujuan perpajakan jenis ini adalah agar tercipta keseimbangan pembebanan pajak antara konsumen yang memiliki penghasilan rendah dan konsumen yang memiliki penghasilan tinggi. Adapun selama ini barang-barang yang tergolong mewah dan harus dikenai PPnBM ialah:

  • Barang yang bukan merupakan barang kebutuhan pokok
  • Barang yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat tertentu
  • Barang yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan tinggi
  • Barang yang dikonsumsi hanya untuk menunjukkan status atau kelas sosial

Dan sebagai dampak positif dari terbitnya kebijakan tersebut maka berikut adalah kemudahan kebijakan untuk sektor properti tahun Ini:

  1. Naiknya batasan harga jual rumah sederhana yang mendapatkan pembebasan PPn. Landasannya dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2019.
  2. Pembebasan PPn atas pembangunan kembali rumah korban bencana alam atau yang berada di area bencana alam.
  3. Peningkatan batasan hunian mewah terkait dengan batasan kena PPh (Pajak Penghasilan) dan PPnBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah) dari Rp5 miliar sampai Rp10 miliar menjadi seluruhnya Rp30 miliar.
  4. Pengurangan PPh Pasal 22 atas hunian mewah, dari sebelumnya sebesar lima persen menjadi satu persen.
  5. Simplifikasi prosedur validasi PPh penjualan tanah dan bangunan, dari 15 hari menjadi tiga hari.

Itulah bagaimana pengembang berstrategi di hunian mewah sebagai dampak terbitnya insentif baru berupa pelonggaran PPnBM. Dan untuk mengetahui dinamika pasar properti di Indonesia, termasuk sentimen pasar dari sudut pandang pembeli kunjungi Rumah.com Property Affordability Sentiment Index!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Beli Rumah? Ini Tips Cek Kualitas Bangunannya

RumahCom - Secara kasat mata, sebuah rumah yang telah jadi, terutama rumah baru, tampak baik-baik saja. Namun, Anda butuh perhatian pada detail untuk memastikan kualitas sebenarnya. Rumah.com memberik

Lanjutkan membacaJuni 23, 2019

Menakar Untung Investasi Apartemen Mahasiswa

RumahCom – Dalam beberapa tahun terakhir, muncul fenomena baru dalam hal hunian mahasiswa. Rumah kos yang selama ini lekat dengan tempat tinggal mahasiswa, di beberapa kota besar kini sudah beralih

Lanjutkan membacaJuni 23, 2019

Dapat Dana Investor, Lippo Group Optimistis Selesaikan Meikarta

Rumah.com - Lippo Group berhasil menggalang dana investor untuk meneruskan proyek kawasan hunian mandiri Meikarta di Cikarang, Jawa Barat. Kabar ini menjadi angin segar bagi konsumennya.Dari koridor C

Lanjutkan membacaJuni 22, 2019

Trans Jawa Tersambung, Jawa Tengah Punya Potensi

RumahCom – Dampak positif dilintasi jalur proyek Trans Jawa, pasar hunian Jawa Tengah diproyeksikan mengalami tingkat permintaan properti yang cukup pesat, selain Jakarta dan Jawa Timur tentunya.Ya,

Lanjutkan membacaJuni 24, 2019

Masukan