Investasi Properti Lewat DIRE Mulai 500 Perak Per Unit

Wahyu ArdiyantoJuli 8, 2019

untungnya investasi di bidang properti

RumahCom – Perusahaan properti kembali merencanakan penerbitan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Real Estate (DIRE).

Setelah sebelumnya ada rencana dari Lippo group dan Ciputra Group yang belum teralisasikan. Justru, kini PT Plaza Indonesia Realty Tbk. terlebih dulu meneritkan DIRE melalui Sinar Mas Ssset Management.

Investor kini bisa membeli DIRE Simas Plaza Indonesia dengan kode XSPI, ditawarkan melalui penawaran umum pada tanggal 19 hingga 21 Juni 2019 lalu serta dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 4 Juli 2019. 

DIRE Simas Plaza Indonesia merupakan Kontrak Investasi Kolektif (KIK), yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan pada aset real estat (properti).

DIRE ini dimafaatkan untuk melakukan investasi jangka panjang pada portofolio aset real estat maupun aset-aset lainnya, yang dapat memberikan distribusi pendapatan yang stabil dan berkesinambungan serta pertumbuhan atas pokok investasi.

Baca juga: Rumah.com Property Index untuk mencari tahu tren kenaikan harga properti per kuartal di berbagai lokasi favorit

Direktur Utama PT Sinarmas Asset Management, Alex Setyawan WK menjelaskan, bahwa penawaran umum DIRE Simas Plaza Indonesia dibuka dengan harga Rp500 per unit.

Adapun unit penyertaan yang ditawarakan sekurang-kurangnya 1 miliar unit penyertaan dan sebanyak-banyaknya 20,8 miliar unit. Investor memperoleh imbal hasil penyertaan sebesar 6%-8% per tahun. 

Nantinya, hasil investasi yang dibagikan kepada pemegang unit penyertaan sebesar 100% dari pendapatan yang diperoleh DIRE Simas Plaza Indonesia, dalam satu tahun buku setelah dikurangi pajak dan biaya-biaya lainnya setiap 6 bulan sekali. 

“Saat ini, dana kelolaan DIRE Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK), DIRE Simas Plaza Indonesia mencapai Rp10,4 triliun,” jelasnya.

Underlying aset DIRE tersebut yakni 95,37% saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk. dan 100% saham PT Sarana Mitra Investama, yang memiliki saham di PT Plaza Lifestyle Prima, pengelola Mal FX Sudirman.

Associate Director Sinarmas Asset Management, Al Iskandar menjelaskan, investasi pada aset tersebut mempertimbangkan diversifikasi penyewa dan tingginya kualitas, terpapar pada populasi kelas menengah dan atas, pengemblian hasil investasi yang menarik, serta adanya diversifikasi portofolio.

Inilah salah satu opsi investasi yang paling masuk akal, baik dari sisi harga, keunggulan, dan jelas menguntungkan!

Kurangnya Pemahaman Masyarakat

Jika melihat dari kacamata analis, Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee menjelaskan, tantangan DIRE saat ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap produk tersebut.

Selain itu, perusahaan properti yang menerbitkannya di Indonesia juga masih terbatas pada pihak yang memiliki dana besar.

“Padahal sejatinya, penerbitan DIRE bisa menarik investor terhadap industri properti sekaligus investor dapat berpartisipasi menjadi pemilik properti dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi pengembang, dengan menerbitkan instrumen tersebut maka pengembang dapat mengagunkan asetnya kepada masyarakat yang bisa ditebus kembali (buy back) dalam waktu tertentu.

Selanjutnya, dana dari pengagunan aset tersebut dapat digunakan perseroan untuk ekspansi membangun properti lainnya.

Dapatkan ulasan lebih mendalam tentang Rumah.com Property Outlook 2019 di sini (https://www.rumah.com/insights/rumah-com-property-market-outlook-2019-326)

Berinvestasi di DIRE juga dinilai lebih minim resiko ketimbang langsung berinvestasi di saham emiten properti, karena telah memiliki daftar properti yang spesifik dan data yang jelas dari penyewaan dari aset-aset yang menjadi underlying.

Di samping itu, juga tidak adanya jaminan pembagian dividen dalam pembelian saham properti. Apalagi saham properti memiliki profil risiko lebih tinggi, karena tidak terlalu mencerminkan aliran kas dari aset properti milik perusahaan yang bersangkutan.

Temukan beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Investor Properti Masih Pandang Jakarta Menarik

RumahCom – Sebagai instrumen investasi riil, properti selalu dikaitkan dengan unsur fleksibilitas, keuntungan tinggi, serta minim risiko.Berlatarbelakang kelebihan ini, tak heran jika para pengusaha

Lanjutkan membacaJanuari 15, 2019

Cara Investasi Properti dengan Modal Rp2 Juta

Investasi properti kini semakin terjangkau. Dengan skema baru kepemilikan bersama, seseorang bisa berinvestasi di bidang properti dengan modal mulai dari Rp2 juta.RumahCom-Tak ada yang meragukan bahwa

Lanjutkan membacaJuni 20, 2019

2019 Tahun Tepat Beli dan Investasi Properti

RumahCom – Mengamati data Rumah.com Property Index dan data nasional, pasar properti nasional di tahun 2019 dipastikan akan lebih positif, melanjutkan tren yang telah terbentuk di sepanjang 2018.M

Lanjutkan membacaFebruari 16, 2019

Investasi Properti Lebih Menarik Dibandingkan Deposito

Rumah.com - Survei konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menempatkan dananya di perbankan seperti tabungan atau deposito turun. Bagaimana dengan minat in

Lanjutkan membacaJuni 14, 2019

Mau Investasi Properti Secara Patungan? Pakai DIRE

Rumah.com - Ada banyak cara bagi pengembang untuk memperoleh pendanaan termasuk dari masyarakat sebagai investor. Bagi perusahaan terbuka, emiten bisa menggalang dana di pasar modal. Namun, pasar mod

Lanjutkan membacaJuni 27, 2019

Masukan