investasi properti batam

RumahCom – Kalangan investor properti kembali bergerak menangkap pasokan di sejumlah pasar di Asia setelah berlalunya peristiwa politik di India dan di Indonesia.

Direktur Pasar Modal dan Layanan Investasi Colliers Indonesia, Steve Atherton mengungkap hal ini lantaran hasil pemilihan presiden Indonesia pada 2019 yang telah selesai. Selanjutnya, sentimen investor lokal juga tetap terjaga sehingga pasar properti Jabodetabek diharapkan kembali secara bertahap.

“Peraturan baru tentang pajak barang mewah untuk perumahan properti telah diterbitkan yang seharusnya menjadi stimulus positif untuk sektor ini dalam kuartal mendatang,” katanya.

Baca juga: Rumah.com Property Index untuk mencari tahu tren kenaikan harga properti per kuartal di berbagai lokasi favorit

Sales & Promotion Kalimantan Section Head Sinar Mas Land (SML), Budi Widiyanto mengatakan, untuk mengantisipasi perilaku wait and see dari pembeli investor, perusahaan mulai menyesuaikan pasar baru yang membidik milenial.

Dengan dipasarkannya tipe rumah dua lantai dengan luasan 47 meter persegi, pihaknya menyasar masyarakat keluarga muda dan kaum milenial. Program ini juga ditunjang oleh bank dengan program pemberian KPR millenial.

Dengan tenor panjang dan angsuran yang ringan pada awal tahun, ia mencoba membangun kaum milenial untuk lebih bijak membelanjakan hasil dari kerja mereka. Salah satunya dengan bangga menjadi kaum muda bisa memiliki rumah sendiri.

Tahun depan, dengan mempertimbangkan segala kondisi yang lebih mendukung industri properti, maka SML akan kembali melumcurkan pasar segmen menengah atas.

“Dampak relaksasi PPnBm baru akan dirasakan pada tahun depan, yang kami harapkan dengan peluncuran proyek-proyek segmen menengah atas kembali,” ungkapnya.

Kunjungi event DealJuara, Pameran Properti Online Terbesar di Indonesia yang digelar Rumah.com mulai 7 Juli sampai 30 September 2019, dengan beragam penawaran menarik mulai dari diskon rumah sampai Rp480 juta, hingga tukar rumah lama dengan rumah baru!

Sementara itu Analis PT Ciptadana Sekuritas Asia, Yasmis Soulisa, menilai kebijakan Kementerian Keuangan untuk menurunkan pajak mewah (PPnBM) sebesar 20% untuk properti mewah di atas Rp30 miliar cukup baik.

Sebab rumah mewah, apartemen, kondominium, dianggap dapat memberikan sentimen positif pada semester kedua tahun ini.

“Kami optimistis peraturan baru akan membawa dampak positif terhadap industri properti, terutama pada segmen perumahan kelas atas dan sekaligus berfungsi sebagai katalis untuk perusahaan properti dengan paparan mid to high-end segment,” jelasnya.

Tidak hanya di Indonesia, menurut riset Colliers di kawasan Asia, sektor komersial tumbuh subur di Singapura.

Dapatkan ulasan lebih mendalam tentang Rumah.com Property Outlook 2019 di sini (https://www.rumah.com/insights/rumah-com-property-market-outlook-2019-326)

Sektor komersial di Singapura akan terus menarik investor dan pengembang selama kuartal berikutnya, karena skema pembangunan kembali pemerintah membuka kunci potensi investasi bangunan tua dan merevitalisasi kawasan pusat.

Properti komersial memimpin pasar penjualan investasi selama kuartal terakhir, dengan transaksi mencapai SGD4,5 miliar (USD3,3 miliar).

Investor juga mungkin didorong oleh komitmen baru-baru ini dari tambahan investasi SGD9 miliar di dua resor terpadu kota ini, yang akan memiliki dampak positif terhadap pertumbuhandan pekerjaan.

Sementara itu, investor juga tetap tertarik untuk mencari peluang di sektor perumahan Tokyo kendati ada ancaman kenaikan pajak konsumsi pada kuartal akhir 2019.

Baik investor institusi maupun swasta dari luar negeri tetap tertarik dengan spread hasil pasar terkemuka di kawasan itu, dan permintaan penghuni yang tinggi sejalan dengan pertumbuhan sewa yang kuat mendukung stabilitas pasar investasi.

Perubahan kebijakan juga mendorong permintaan di Cina. Pengumuman pemerintah baru-baru ini berpotensi memengaruhi dinamika Tiongkok di pasar real estat utama.

Di Beijing, Dewan Negara telah menyetujui rencana untuk meningkatkan pengembangan pasar apartemen sewa dengan mengizinkan konversi properti komersial menjadi unit sewa perumahan.

Hal ini dapat meningkatkan fokus investor asing untuk menjadi lebih aktif dalam pasar selama kuartal berikutnya.

Temukan beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com

KIRIM KOMENTAR