RumahCom – Pemandangan di kawasan tepi pantai menyimpan ekostisme tersendiri, di luar kawasan pegunungan dan dataran tinggi yang masih hijau dan segar. Sebagai sarana investasi, lokasinya yang juga dekat dengan titik wisata dapat menarik minat wisatawan.

Namun untuk tinggal dan memiliki hunian di kawasan tersebut juga memiliki nilai tambah. Susana rileks di rumah dapat lebih dirasakan.

Tak mengherankan, Crown Group, salah satu perusahaan pengembang asal Indonesia, sedang dalam persiapan proyek terbarunya hunian mixed-use di Ancol.

Proyek hunian vertikal ini akan menjadi proyek yang memiliki akses langsung ke pantai dan laut jawa melalui rancangan dermaga, yang bukan hanya mampu mengakomodir kapal-kapal pesiar untuk bersandar, namun juga difungsikan sebagai fasilitas publik untuk menikmati keindahan suasana matahari terbenam di utara Jakarta.

Dapatkan ulasan lebih mendalam tentang Rumah.com Property Outlook 2019 di sini (https://www.rumah.com/insights/rumah-com-property-market-outlook-2019-326)

Dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektare dengan konsep Luxury Water Front Living. Hunian vertikal ini mengadopsi kawasan waterfront Sydney yang terkenal di dunia seperti darling harbour dan circular quay.

Konsep hunian modern yang akan terdiri dari 8 menara dimana salah satu menara tersebut akan menjadi rumah bagi hotel bintang lima dan berdiri tepat di bibir pantai ancol.

Pengamat properti, Indra Utama mengatakan, perlu diingat pula potensi pemasukan yang bisa didapat oleh Pemerintah provinsi Jakarta dalam beberapa tahun kedepan, mengingat ini merupakan proyek kerjasama antara Crown Group dengan PT. Pembangunan Jaya Ancol.

Dengan momentum terbentuknya pemerintahan baru dan optimisme kalangan pebisnis properti, idealnya proyek itu bisa segera dimulai.

CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan proyek hunian vertikal pertama yang akan dibangun oleh Crown Group di luar Australia. Hunian vertikal ini sebutnya merupakan salah satu proyek hunian dengan tingkat persiapan terumit.

“Dan proyek ini diproyeksikan bagi para first home buyers dan kalangan profesional muda yang baru saja membina keluarga” ungkapnya.

Inilah salah satu opsi investasi yang paling masuk akal, baik dari sisi harga, keunggulan, dan jelas menguntungkan!

Kunjungi event DealJuara, Pameran Properti Online Terbesar di Indonesia yang digelar Rumah.com mulai 7 Juli sampai 30 September 2019, dengan beragam penawaran menarik mulai dari diskon rumah sampai Rp480 juta, hingga tukar rumah lama dengan rumah baru!

Proyek ini merupakan bagian dari proyek strategis global dalam membangun 4 proyek hunian baru di 3 negara berbeda.

“Kami juga sedang menyiapkan proyek lain di atas tanah seluas 12 hektare yang nantinya akan mampu mengakomodir sekitar 6.000 unit apartment. Tentu saja secara konsep akan berbeda dengan proyek hunian vertikal di Ancol karena akan lebih mengusung konsep yang lebih kompak dengan fleksibilitas yang tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, PT Agung Podomoro Land Tbk. juga mengusung konsep hunian di superblok Borneo Bay City yang berlokasi di pinggir pantai Selat Makassar di Balikpapan. Sebanyak 400 unit dengan harga mulai Rp1,7 miliar per telah diserahterimakan secara bertahap sejak awal 2019.

Head of Sales & Marketing Borneo Bay City, Yoga Gunawan mengatakan, pembeli lebih banyak banyak memilih unit yang berhadapan langsung dengan Selat Makassar. Pembeli lokal memang masih mendominasi penyerapan pasar dengan porsi 45%, sisanya pembeli dari Makassar, Bandung, Surabaya, dan Jakarta.

“Perkembangan industri batubara dan perminyakan di wilayah ini cukup menjanjikan dan lebih membaik dibandingkan periode-periode sebelumnya. Isu Balikpapan menjadi salah satu kandidat ibu kota baru juga membuat kawasan ini prospektif kedepannya.

Temukan beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, kpr, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com

KIRIM KOMENTAR