Kotaku Untuk Covid-19

Juli 1, 2020

RumahCom – Kementerian PUPR terus menggiatkan berbagai program padat karya untuk perbaikan kawasan perkotaan sekaligus mengurangi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19. Ada anggaran Rp11,45 triliun untuk program padat karya.

Pemerintah terus menggenjot program kerja yang bisa cepat memiliki dampak untuk perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), beberapa program yang dikerjakan yaitu percepatan program padat karya tunai (PKT).

PKT diharapkan bisa mempertahankan daya beli masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan di tengah situasi ketidakpastian akibat wabah Covid-19. Kementerian PUPR mengeluarkan anggaran mencapai Rp11,45 triliun untuk disebar ke-34 provinsi di Indonesia. Anggaran sebesar ini bisa menyerap tenaga kerja mencapai 613.483 orang dan hingga saat ini penyerapan anggaran untuk PKT telah mencapai hampir 24 persen dengan anggaran senilai Rp2,7 triliun.

PKT digunakan untuk 11 program antara lain peningkatan tata guna air irigasi, pembuatan akuifer buatan simpanan air hujan, pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, pengembangan infrastruktur sosial ekonomi, penataan kota tanpa kumuh (Kotaku), tempat pengelolaan sampah 3R, penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas), program bedah rumah, dan sebagainya.

Salah satu PKT yang ditekankan yaitu program Kotaku. Program yang bekerja sama dengan pemda maupun pemkot, dan kelompok masyarakat untuk melakukan perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh di perkotaan. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, program Kotaku ini merupakan wujud kolaborasi Kementerian PUPR dengan pemda untuk mendorong dan memberdayakan masyarakat setempat.

Investasi di kampung halaman bisa menjadi pilihan tepat yang menguntungkan. Lalu gimana caranya? simak videonya berikut ini.

“Kita terus dorong pekerjaan infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi khusus. Setiap pelaksanaan pekerjaan program padat karya dilakukan dengan protokol Covid-19 jadi program bisa berjalan sekaligus untuk mengurangi dampak kendala ekonomi dari pandemi ini,” katanya.

Selanjutnya, program Kotaku ini mencakup dua kegiatan. Pertama, program infrastruktur skala lingkungan reguler berupa perbaikann saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan septic tank biofil komunal. Kegiatan ini dilaksanakan di 287 desa dan kelurahan yang tersebar di 24 provindi.

Kedua, kontsruksi infrastruktur skala lingkungan di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak bencana. Kegiatan ini tersebar di 77 kelurahan dengan 45 kelurahan di Kota Palu dan 32 di kelurahan Provinsi NTB.

“Untuk tahun anggaran 2020 ini, program Kotaku akan dilaksanakan di 364 kelurahan seluruh Indonesia dengan anggaran Rp382 miliar yang bisa menyerap 12.979 tenaga kerja. Program Kotaku ini merupakan program pembangunan berbasis masyarakat untuk mendukung program 100-0-100 atau 100 persen akses universal air munum, 0 persen pemukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak,” imbuh Basuki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

5 Tips Hemat Energi Agar Rumah Lebih Ramah Lingkungan

RumahCom - Kondisi lingkungan saat ini semakin kritis, sehingga perlu diselamatkan. Cara yang paling mudah adalah dengan hemat energi di rumah.Kondisi lingkungan semakin hari mengalami kerusakan yang

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Inilah 4 Manfaat Tak Terduga Jika Menggunakan Desain Dinding Kaca

RumaCom - Dinding kaca memberikan daya tarik tersendiri, karena tampilan ini memiliki konsep modern yang cocok diletakkan di ruang mana saja.Mungkin sebagian hanya mengetahui bahwa dinding biasa mengg

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Dengan Didukung Google, Ciptakan Rumah Pintar Untuk Hunian Anda

RumahCom - Dukungan teknologi tinggi membuat apa saja menjadi mungkin untuk dilakukan. Termasuk membangun rumah pintar yang memudahkan aktivitas penghuni dalam rumah.Gaya hidup modern menjadi hal yang

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Ini Alasan Tepat Kenapa Anda Harus Beli Rumah Sekarang

RumahCom – Sejumlah pihak melakukan ‘wait and see’ di kondisi kenormalan baru akibat pandemi Covid-19 saat ini. Mereka yang melakukan bukan cuma investor, tapi juga konsumen, utamanya calon pemb

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Saran Analis: Segera Koleksi Saham Emiten Properti

RumahCom – Pandemi Covid-19 memukul semua emiten properti. Tak heran jika kinerja sektor ini masih cenderung stagnan hingga pekan ketika pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).Menurut d

Lanjutkan membacaJuni 30, 2020

Masukan