Program Bedah Rumah Di Jambi Sebanyak 4.500 Unit Rumah

Juli 8, 2020

RumahCom – Ditjen Perumahan Kementerian PUPR terus meningkatkan program bedah rumah di berbagai daerah. Saat ini Jambi menjadi provinsi berikut yang dilaksanakan program ini untuk sebanyak 4.500 unit rumah tidak layak huni.

Program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau program bedah rumah terus merambah ke berbagai daerah untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH). Kali ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan program bedah rumah di Provinsi Jambi.

Sebanyak 4.500 unit RTLH di Jambi pada tahun ini akan dibedah oleh Ditjen Perumahan Kementerian PUPR. Pengerjaannya akan dilakukan pada tahun ini dalam dua tahap dengan total anggaran mencapai Rp78,75 miliar.

Menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera IV Indra M. Sutan, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR akan dilaksanakan sebanyak 4.145 unit. Tahap kedua sebanyak 355 unit dan akan menjadi program bedah rumah pertama di provinsi ini.

Bangun rumah tidak harus selalu mahal. Siasati trik bangun rumah dengan anggaran minim lewat video berikut ini.

“Program bedah rumah ini sangat baik untuk mewujudkan rumah yang layak huni bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Karena itu kami mengharapkan dukungan semua pihak khususnya pemerintah daerah dan masyarakat setempat supaya program yang baik ini bisa berkesinambungan dan berkelanjutan tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Program bedah rumah di Provinsi Jambi akan dilaksanakan di 11 kabupaten dan kota. Perinciannya yaitu di Kabupaten Sarolangun (250 unit), Kabupaten Batanghari (630 unit), Kabupaten Muaro Jambi (945 unit), Kabupaten Tebo (330  unit), Kota Sungai Penuh (250 unit), Kota Jambi (405 unit), Kabupaten Bungo (350 unit), Kabupaten Kerinci (60 unit), Kabupaten Merangin (185 unit), Kabupaten Tanjung Jabung Barat (610 unit), dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (130 unit).

Sementara untuk tahap kedua penyebarannya di tiga kabupaten-kota. Lokasinya ada di Kabupaten Sarolangun (115 unit), Kota Sungai Penuh (200 unit), dan Kabupaten Kerinci (40 unit). Seperti tadi dikemukakan, total anggaran untuk bedah rumah dua tahap ini mencapai Rp78,75 miliar.

“Banyak masyarkat kalangan MBR yang berharap mendapatkan program ini karena bisa mewujudkann rumah hingga lingkungan yang lebih baik. Program bedah rumah ini juga menjadi salah satu program unggulan Kementerian PUPR karena hasilnya bisa langsung dinikmati oleh masyarakat,” imbuhnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Penjualan Properti Kelas Atas Mulai Bergerak Positif di Kuartal Ini

RumahCom — Properti di segmen level atau atau high-end diprediksi mengalami kenaikan penjualan pada Kuartal III tahun ini. Berbagai strategi dilakukan pengembang untuk menggaet investor properti di

Lanjutkan membacaJuli 7, 2020

Inilah Deretan Teknologi Rumah Pintar Terbaik Di Tahun 2020

RumahCom - Kehadiran teknologi yang mendukung rumah pintar tentu memudahkan berbagai aktivitas dalam rumah.Di era modern seperti saat ini sudah banyak rumah yang menerapkan sistem rumah pintar. Teknol

Lanjutkan membacaJuli 8, 2020

Membangun Earth Sheltered Homes Secara Efisien

RumahCom - Earth sheltered homes merupakan desain rumah ramah lingkungan. Penggunaan material bangunan cenderung sedikit dan dikenal lebih hemat energi.Earth sheltered home merupakan sebuah rumah deng

Lanjutkan membacaJuli 8, 2020

Rumah Hobbit dengan Desain Shelter yang Ramah Lingkungan

RumahCom - Rumah hobbit dengan konsep shelter banyak digunakan sebagai bagian dari wisata. Namun desain rumah ini sudah diterapkan menjadi hunian yang ramah lingkungan.Mungkin Anda sudah tidak asing l

Lanjutkan membacaJuli 8, 2020

Tapera Harusnya Dimaksimalkan Untuk Pekerja Swasta Dan Informal

RumahCom – Pengembang mengkritisi program Tapera yang diberlakukan lebih dulu untuk kalangan ASN hingga TNI-Polri. Seharusnya program pembiayaan perumahan ini bisa diutamakan untuk kalangan pekerja

Lanjutkan membacaJuli 8, 2020

Masukan