Mendekati Target, Penyaluran FLPP Capai Rp8,98 Triliun

Boy LeonardSeptember 14, 2020

Mendekati Target, Penyaluran FLPP Capai Rp8,98 Triliun

RumahCom – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 88.252 unit dengan nilai mencapai Rp8,98 triliun, sepanjang tahun 2020.

Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengungkapkan, realisasi tersebut besarannya 86,10 persen dari target sebesar 102.500 unit yang telah ditetapkan Pemerintah.

“Total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 – 2020 sebanyak 743.854 unit senilai Rp53,35 triliun,” kata Arief dalam laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR), sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Senin, 14 September 2020.

Arief berujar, sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS), idealnya Bank Pelaksana yang ada per September 2020 telah menyalurkan dana minimal 70 persen. Rencananya, pada pertengahan Oktober nanti Kementerian PUPR akan segera melakukan evaluasi kinerja bank pelaksana untuk kuartal III/2020.

Hal tersebut dilakukan guna terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“Jadi, jika ada bank pelaksana yang masih belum optimal dalam menyalurkan dana FLPP, dapat dialihkan kuotanya kepada bank pelaksana yang lebih optimal sehingga dana FLPP dapat disalurkan dengan tepat, cepat dan sesuai dengan aturan yang ada,” kata Arief.

Jika melihat dari data penyaluran dana FLPP periode yang sama, ada 28 Bank Pelaksana terdiri dari 7 bank nasional dan 21 bank pembangunan daerah yang berada di atas 70 persen.

“Posisi ini ideal untuk Bank Pelaksana, sehingga penyaluran dana FLPP ini lebih cepat dan tepat sesuai dengan kesepakatan yang ada,” ucap Arief.

Sementara itu, sembilan bank pelaksana itu terdiri dari 1 bank nasional dan 8 bank pembangunan daerah berada di atas 50 persen dan di bawah 70 persen.

Lalu, sisanya 5 bank pelaksana terdiri dari 2 bank nasional dan 3 bank pembangunan daerah lain penyalurannya masih berada di bawah lima puluh persen.

Adapun sepanjang 2020 ditargetkan penyaluran dana FLPP untuk 102.500 unit senilai Rp11 triliun.

PPDPP sendiri optimistis mampu menyelesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan. Bahkan, diperkirakan dengan anggaran Rp11 triliun bisa melebihi dari target unit yang ditetapkan oleh pemerintah.

Arief memproyeksikan dengan anggaran Rp11 triliun ini dapat menyalurkan dana FLPP 105,72 persen dari target yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2020 yang sebanyak 102.500 unit.

Oleh karena itu, diperkirakan sampai akhir 2020, PPDPP dapat menyalurkan dana FLPP dengan capaian maksimal sekitar 108.363 unit rumah.

“Ini berdasarkan proyeksi data persentase lolos pengujian Januari – Agustus 2020 dengan nilai rupiah yang sama,” ujar Arief.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

Sumber foto utama: Antaranews.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Penyaluran Dana Subsidi Perumahan Sudah Capai Rp7,78 Triliun

RumahCom — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran perumahan bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Peru

Lanjutkan membacaJuli 14, 2020

Ini Rencana Besar Pemerintah Dengan Tapera

RumahCom – Program Tapera sudah mulai diberlakukan dan tahap awal ini untuk kalangan aparatur sipil negara (ASN) sebelum berlaku kepada seluruh pekerja. Pemerintah memiliki rencana besar untuk progr

Lanjutkan membacaJuli 17, 2020

Evaluasi Penyaluran KPR FLPP, PPDPP Akan Alihkan Kuota Bank Yang Kinerjanya Di Bawah Target

RumahCom – PPDPP akan melakukan evaluasi bank penyalur dana KPR bersubsidi fasiilitas likuiditas pembiayaan perumahan (PPDPP). Evaluasi akan dilakukan akhir bulan ini dan bank dengan kinerja penyalu

Lanjutkan membacaJuli 20, 2020

Masukan