Tiga Konstruksi Di Tol Pondok Aren-Serpong Dimulai Bersamaan

Boy LeonardOktober 1, 2020

Tiga Konstruksi Di Tol Pondok Aren-Serpong Dimulai Bersamaan

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan PT Bintaro Serpong Damai Toll memulai tiga pekerjaan konstruksi di Tol Pondok Aren-Serpong, Tangerang Selatan, secara bersamaan pada Rabu 30 September lalu.

Konstruksi pertama adalah konstruksi tidak sebidang Ramp Junction Serpong dengan Exit Ramp Pamulang untuk mencegah potensi kecelakaan.

Kedua, konstruksi penanganan banjir KM 8 untuk mencegah terjadinya banjir yang disebabkan adanya persilangan dengan Kali Cibenda sehingga terjadi penyempitan sungai menuju Situ Parigi dan penurunan kapasitas saluran air di bawah jalan tol.

Ketiga, konstruksi tidak sebidang akses On Ramp Rawa Buntu pada Jalan Tol Ruas Pondok Aren-Serpong untuk menghilangkan pertemuan kendaraan yang keluar dari tol dan yang akan masuk jalan tol. Selain itu juga untuk mengatasi kemacetan akibat aktivitas penumpang atau kendaraan di Stasiun Rawabuntu.

Ketiga konstruksi tersebut dikerjakan karena Tangerang Selatan merupakan salah satu kota yang kerap dilanda kemacetan dan banjir.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian menuturkan, pemerintah mendorong kegiatan pembangunan infrastruktur terus berjalan karena merupakan salah satu sektor yang dapat menggerakan perekonomian pada masa pandemi Covid–19.

“Tiga pekerjaan konstruksi di Tol Pondok Aren-Serpong ini bisa menyerap lebih dari 1.000 pekerja, tentu ini hal yang menggembirakan,” ujar Hedy saat acara groundbreaking tiga pekerjaan konstruksi di Tol Pondok Aren-Serpong secara virtual, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Kamis, 1 Oktober 2020.

Untuk konstruksi tidak sebidang Ramp Junction Serpong dengan Exit Ramp Pamulang akan dibangun tiga ramp, yaitu Ramp 1 Jakarta-Pamulang sepanjang 1.067 meter, Ramp 2 Kunciran/Cinere-Serpong sepanjang 915 meter dan Ramp 3 Kunciran/Cinere-Pamulang sepanjang 469 meter.

Pada konstruksi penanganan banjir KM 8 pekerjaan yang dilakukan meliputi pergantian box culvert 2 sel (2 x 4,5 meter) menjadi jembatan (20 meter) dan peninggian jalan utama (10 cm-200 cm) atau pada elevasi 36.000 menjadi 38.000 (untuk elevasi terendah).

Di samping itu akan dibangun dua polder dengan luas masing-masing 6.020 meter persegi dan 2.725 meter persegi serta jalan inspeksi untuk polder 1 sepanjang 390 meter dan lebar 6 meter.

Pekerjaan konstruksi ini ditargetkan selesai pada kuartal III/2021 dan dioperasikan pada kuartal IV/2021.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

Sumber foto utama: Pixabay.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

 Hore, Tol Serpong-Cinere Bisa Dilintasi Tahun Depan!

RumahCom – Pembangunan jalan Tol Serpong-Cinere ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2020. Jalan bebas hambatan ini rencananya akan dioperasikan tahun 2021.Direktur Utama PT Cinere Serpong Jaya (C

Lanjutkan membacaJuli 21, 2020

Penataan Stasiun Pondok Ranji Diharapkan Selesai Sebelum April 2021

RumahCom - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi ingin agar penataan Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan, Banten, selesai sebelum April 2021. Ini bertujuan supaya warga di wilayah tersebu

Lanjutkan membacaAgustus 11, 2020

Akses Tol Alternatif Bandara Soekarno-Hatta Rampung Akhir 2020

RumahCom - PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) menargetkan konstruksi Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran rampung pada akhir 2020. Progres konstruksi jalan tol yang juga menjadi akses tol alternatif

Lanjutkan membacaSeptember 4, 2020

Masukan