RumahCom – Berbagai upaya terus dilakukan untuk menggerakkan perekonomian di saat bisnis yang lesu akibat pandemi Covid-19. Perusahaan BUMN SMF misalnya, menyalurkan pembiayaan ke berbagai desa kawasan wisata untuk meningkatkan perekonomian di sektor wisata berbagai daerah.

Pemerintah terus mendorong berbagai BUMN untuk menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya sebagai antisipasi lesunya bisnis karena situasi pandemi Covid-19. Salah satunya perusahaan BUMN di sektor pengembangan pasar pembiayaan sekunder perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero/SMF).

SMF kembali merealisasikan program kemitraan pembiayaan homestay yang kali ini dilaksanakan di Desa Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kerja sama ini salah satunya untuk mendukung program PEN khususnya di sektor pariwisata di daerah karena bisa menggerakkan perekonomian masyarakat secara langsung.

SMF dalam hal ini berperan sebagai pemberi pembiayaan homestay kepada masyarakat di Desa Kemuning melalui badan usaha milik desa (BUMDes). Total pembiayaan yang disediakan oleh SMF untuk pengembangan destinasi wisata di desa ini mencpai Rp2,25 miliar. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur SMF Trisnadi Yulrisman dan Direktur BUMDes Kemuning Makmur Joko Sugiarto dan disaksikan oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budhi Arie Setiadi.

Menurut Trisnadi, penyaluran pembiayaan homestay ini merupakan bagian dari komitmen SMF untuk ikut mendukung program PEN yang dicanangkan pemerintah khususnya di sektor wisata melalui pembiayaan homestay

“Sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, di tengah pandemi ini SMF berkomitmen untuk bisa memberikan manfaat yang lebih luas khususnya untuk perekonomian masyarakat. Karena itu kami siap didayagunakan untuk mendorong kembali pertumbuhan sektor pariwisata yang sejalan dengan program pemerintah dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional,” ujarnya.

Masih bingung perbedaan antara SHM dan HGB dalam properti? Simak informasi selengkapnya di videonya berikut ini.

Kerja sama ini juga diharapkan bisa menjadi sarana pengembangan potensi wisata di Kabupaten Karanganyar sehingga bisa memberikan dampak positif untuk  peningkatan taraf hidup masyarakat yang aktivitas bisnisnya tedampak karena pandemi. Aktivitas dari kegiatan homestay ini bisa menjadi salah satu pendorong kegiatan pariwisata.

“Akhirnya pembiayaan homestay ini bisa memberikan dampak yang sangat luas khususnya bagi perekonomian masyarakat. Bukan hanya itu, dengan pengembangan homestay masyarakat juga diajak untuk menjaga kawasan lingkungannya sehingga menjadi tempat wisata yang menyenangkan,” imbuhnya.

Program pembiayaan homestay ini merupakan salah satu program penugasan khusus kepada SMF dari pemerintah. Sepanjang tahun 2019, SMF telah bersinergi dengan para pemangku kepentingan dalam merealisasikan program kemitraan berupa program pembiayaan homestay di destinasi pariwisata prioritas (DPP) yang terletak di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat.

SMF juga terus fokus memperkuat perannya sebagai SMV guna menjadi fiscal tools pemerintah melalui penguatan model bisnis perusahaan. Hal itu dilakukan melalui peningkatan aliran dana dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan untuk memperluas akses terhadap sumber dana murah jangka menengah panjang.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR