Pandemi dan Resesi, Harga Rumah Di Singapura Malah Naik, Ini Penyebabnya

Boy LeonardOktober 2, 2020

Pandemi dan Resesi, Harga Rumah Di Singapura Malah Naik, Ini Penyebabnya

RumahCom – Ada anomali terjadi di Sigapura. Meski saat ini tengah pandemi Covid-19 dan resesi, harga rumah swasta di Singapura meningkat pada kuartal III/2020. Harga tersebut naik saat negara kota itu memasuki fase kedua dari pembukaan kembali atas lockdown total selama hampir 2 bulan.

Data Urban Redevelopment Authority (URA), sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Jumat, 2 Oktober 2020 memperkirakan, indeks harga keseluruhan untuk properti hunian nonpemerintah naik 0,8 persen, lebih cepat dari kenaikan 0,3 persen pada kuartal II/2020.

Hal tersebut terjadi usai harga rumah swasta turun 1 persen pada kuartal pertama 2020, penurunan kuartalan pertama mereka dalam setahun. Tahun 2020 sendiri harga rumah swasta naik tipis 0,1 persen.

Gambaran pasar properti terbaru muncul usai URA pada awal pekan ini membatasi praktik beberapa pengembang yang menerbitkan kembali option to purchase (OTP) beberapa kali.

Langkah itu bertujuan mendorong kehati-hatian finansial di tengah kemerosotan terburuk di Singapura dan lonjakan kehilangan pekerjaan dengan memastikan bahwa pembeli tak berkomitmen pada rumah baru yang sebenarnya tidak mampu mereka beli.

Pakar pasar menuturkan, penjualan rumah baru yang tampaknya kuat dalam beberapa bulan terakhir di tengah resesi parah mungkin telah menimbulkan persepsi pasar yang agak terdistorsi.

Analis di sana mengatakan, berdasarkan ketentuan baru, pengembang tidak lagi dapat menerbitkan kembali OTP ke pembeli yang sama untuk unit yang sama selama 12 bulan setelah OTP asli kedaluwarsa. Ini akan menyingkirkan pembeli yang kurang percaya diri untuk merealisasikan pembelian.

Wong Xian Yang, associate director penelitian Cushman & Wakefield untuk Singapura dan Asia Tenggara, mengungkapkan bahwa pasar rumah “secara mengejutkan tetap tangguh”, dengan harga kuartal ketiga tertinggi sejak periode yang sama pada 2013.

Dia beranggapan, kondisi pasar yang bagus ini tak lepas dari stimulus pemerintah yang mendukung ekonomi, sehingga mengurangi tekanan penjualan dan memungkinkan penjual mempertahankan harga.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

Sumber foto utama: Pixabay.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

WNI Serbu Kondominium Highend di Singapura

RumahCom - Singapura adalah negeri yang kecil, tak ada apa-apanya dibandingkan Indonesia. Namun, mengunjungi Negeri Singa seolah tak ada bosan-bosannya. Tak sedikit Warga Negara Indonesia (WNI) yang b

Lanjutkan membacaMaret 31, 2016

Properti Batam Terdongkrak Properti Negara Tetangga

RumahCom – Tidak bisa dipungkiri jika lokasi menjadi salah satu keunggulan properti di Batam. Dan wajar jika pada akhirnya Batam menjadi lokasi baru pilihan ketika investor melihat properti di Singa

Lanjutkan membacaDesember 29, 2016

Investor Masih Doyan Properti Singapura dan Australia

RumahCom – Berdasarkan hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, apartemen di Singapura menjadi incaran utama para investor properti dari Indonesia.Survei ini juga mengungkapkan

Lanjutkan membacaApril 13, 2017

Masukan