Ribuan Kilometer Jalan Perbatasan Negara Dibangun, Manfaatnya Bukan Hanya Aksesibiltas

Oktober 8, 2020

RumahCom – Kementerian PUPR terus menggenjot pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah perbatasan. Ada banyak manfaat dari pengembangan infrastruktur dari pinggiran ini yang ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggenjot pekerjaan infrastruktur khususnya di wilayah perbatasan. Pengembangan infrastruktur wilayah perbatasan dilakukan di Provinsi Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur dengan pembangunan jalan perbatasan dan program pembangunan pemerintah dari daerah pinggiran yang akan membuka keterisolasian daerah terpencil.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, ada banyak manfaat dari pengembangan infrastruktur di wilayah perbatasan selain mempercantik wilayah pintu gerbang negara. Bagi masyarakat, hal ini juga akan mengurangi biaya kemahalan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

“Jaringan infrastruktur jalan perbatasan merupakan infrastruktur yang memiliki nilai strategis bagi negara dengan fungsi sebagai pertahanan dan keamanan negara selain mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan. Barang kebutuhan pokok akan dapat diperoleh dengan lebih mudah dan murah sehingga mengurangi kesenjangan antar wilayah,” ujarnya.

Basuki merinci beberapa pekerjaan infrastruktur di wilayah-wilayah perbatasan yang telah dikerjakan melalui Ditjen Bina Marga dan secara bertahap terus dilakuan. Jalan perbatasan Indonesia-Malaysia sepanjang 1.910,11 km di tiga provinsi yaitu Kalimantan Barat (811,32 km), Kalimantan Timur (412,29 km), dan Kalimantan Utara (770,25 km).

Investasi di kampung halaman bisa menjadi pilihan tepat yang menguntungkan. Lalu gimana caranya? simak videonya berikut ini.

Pada tahun 2020 ini peningkatan jaringan jalan perbatasan di Kalimantan dilaksanakan sepanjang 548,49 km yang meliputi beberapa paket pekerjaan. Diantaranya rekonstruksi jalan, pelebaran, rehabilitasi, pemeliharaan rutin, dan penggantian jembatan. Di Provinsi Kalimantan Barat juga dilaksanakan 12 paket pekerjaan sepanjang 497,43 km, pembangunan Jalan Temajuk-Aruk sepanjang 5,8 km, dan pemeliharaan rutin jalan dan jemabatan di ruas Entikong-Rasau-Nanga Badau sepanjang 204,53 km.

Di Kalimantan Timur juga dilaksanakan enam paket pekerjaan sepanjang 33,46 km yaitu Jalan Tiong Ohang-Long Pahangai 3 sepanjang 4 km. Di Kalimantan Utara 10 paket pekerjaan yang terdiri dari lima paket pembangunan jalan pararel perbatasan dan lima paket pembangunan jalan akses perbatasan seperti di Jalan Long Semawu-Long Bawan sepanjang 2 km.

Untuk pembangunan jalan perbatasan di NTT atau provinsi yang berbatasan dengan Timor Leste telah tembus seluruhnya sepanjang 179,99 km. Ruas jalan perbatasan ini juga dikenal dengan istilah Sabuk Merah Sektor Timur dari Kabupaten Belu hingga Kabupaten Malaka. Dari 179,99 km tersebut jalan yang kondisinya sudah teraspal sepanjang 145,17 km dan ini akan dituntaskan hingga tahun 2021.

Sementara di Papua, pembangunan jalan perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini sepanjang 1.0982,24 km terus dilaksanakan secara bertahap. Hingga akhir 2019 lalu telah tembus jalan sepanjang 919,16 km atau menyisakan 179,08 km dan pada tahun 2020 ini telah dilaksanakan tujuh paket pekerjaan diantaranya pembangunan Jalan Ubrub-Towe Hitam-Oksibil sepanjang 3 km.

“Dengan meningkatnya konektivitas masyarakat di wilayah-wilayah perbatasan ini akan terbentuk jalur-jalur logistik baru sehingga akan mendukung tumbuhnya embrio pusat-pusat perekonomian dan bisa membuka kesempatan perekonomian yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Basuki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

5 Fungsi Lain dari Penyedot Debu

RumahCom - Penggunaan penyedot debu secara umum digunakan untuk membersihkan benda-benda yang berdebu. Mulai dari sofa, tempat tidur, hingga permadani di rumah bisa dibersihkan menggunakan penyedot de

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

Hal yang Perlu Diketahui Saat Membangun Rumah di Lahan Miring

RumahCom - Membangun rumah di lahan miring bukan hal yang tidak mungkin. Anda dapat mendirikan sebuah rumah yang cukup kokoh, walau kondisi tanahnya tidak datar. Kondisi ini bisa ditemui pada area buk

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

Berbagai Aplikasi Ini Mudahkan Masyarakat Mengakses Perumahan

RumahCom – Lembaga penyalur KPR FLPP PPDPP telah mengembangkan berbagai aplikasi untuk kemudahan seluruh stakeholder di bidang properti. Aplikasi seperti SiKasep, SiKumbang, dan segera menyulus SiPe

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

Jelang Akhir Tahun, Pengembang Kembali Tebar Diskon

RumahCom – Sisa tiga bulan tahun ini dimanfaatkan kalangan pengembang untuk menebar berbagai program kemudahan untuk pembelian produk propertinya. Pengembang SML misalnya, menerapkan periode terkahi

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

Teknologi Cat yang Efektif Basmi Human Coronavirus

Rumah.com - Hingga saat ini kasus Covid-19 di Indonesia belum melandai, bahkan cenderung meningkat. Data stastistik Worldometer menempati Indonesia di urutan ke-22 dari 216 negara dengan kasus infeksi

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

Masukan