4 Daftar Bahan Bangunan yang Ramah Lingkungan Sekaligus Murah

Oktober 12, 2020

RumahCom – Rumah bisa dibangun dengan material yang tahan lama dan murah. Mulai dari bulu domba, logam daur ulang, hingga bambu.

Pembangunan sebuah rumah tentu membutuhkan material yang kuat, kokoh, dan tahan lama. Tujuannya agar bangunan bisa bertahan dan tetap berfungsi dengan baik. Material yang digunakan pada umumnya adalah beton. Bahan ini dikenal kokoh dan tahan lama, selain itu beton juga dipercaya tahan terhadap berbagai cuaca.

Namun ada alternatif material yang lebih ramah lingkungan sekaligus harganya cukup murah. Bahan ini dapat mengurangi polusi sekaligus kerusakan lingkungan akibat penggunaan material-material yang tidak ramah lingkungan. Walau begitu, material ramah lingkungan ini memiliki daya tahan yang tidak kalah dari material lainnya. Berikut ini adalah daftar bahan bangunan yang ramah lingkungan dan harganya lebih murah.

1. Material insulasi ramah lingkungan

(Foto: Pixabay.com)

(Foto: Pixabay.com)

Untuk mendapatkan rumah dengan suhu ideal (tidak terlalu panas atau dingin), maka bisa menggunakan bahan insulasi. Bahan ini mampu menahan energi panas di dinding, atap, lantai, atau tempat lainnya dengan biak. Dengan adanya insulasi ramah lingkungan, suhu di dalam rumah tetap ideal tanpa harus menggunakan pendingin seperti AC atau kipas angin yang kurang ramah lingkungan.

Beberapa pilihan bahan insulasi untuk material bangunan rumah ini seperti wol domba. Bahan ini cukup banyak digunakan pada sektor tekstil, namun ternyata bisa digunakan sebagai insulator alami pada bangunan rumah. Bahan alami lainnya yang mungkin bisa menjadi insulator yang baik adalah jerami, poliester, dan beberapa serat dari tanaman. Bahan tersebut tentu sangat murah dan mudah untuk didapatkan.

2. Logam daur ulang

(Foto: Pixabay.com)

(Foto: Pixabay.com)

Logam menjadi material utama dalam sebuah bangunan. Material logam seperti aluminium dan baja, memiliki karakteristik yang tahan lama, ringan, dan serbaguna. Namun yang menjadi permasalahan adalah pembuatan logam ternyata melalui proses-proses yang tidak ramah lingkungan. Hal ini tentu membuat orang sadar bahwa penggunaan logam yang berlebih akan berdampak langsung pada kerusakan lingkungan yang lebih parah.

Oleh karena itu, sebagai alternatif bisa menggunakan material logam namun hasil dari daur ulang. Logam masih tetap berfungsi dengan baik walau berasal dari hasil daur ulang sekalipun. Jika Anda menggunakan logam daur ulang sebagai material pembangunan sebuah rumah, maka akan berdampak baik bagi keselamatan lingkungan.

3. Kayu Hasil Reklamasi

(Foto: Pixabay.com)

(Foto: Pixabay.com)

Material kayu hasil reklamasi yang berasal dari furnitur, struktur bangunan lama, lantai bisa digunakan untuk sebuah bangunan. Beberapa jenis kayu masih memiliki daya tahan cukup kokoh sehingga bisa digunakan kembali. Sama halnya dengan logam daur ulang, kayu hasil reklamasi juga berperan penting dalam keselamatan lingkungan.

Kayu yang berasal dari hutan sering kali ditebang dan dieksploitasi secara berlebihan. Hal ini tentu akan mengganggu ekosistem, habitat, dan lingkungan yang sudah terbentuk di sana. Pohon yang terus ditebang juga bisa berdampak pada longsor, kekeringan, banjir, dan bahkan hilangnya habitat alami beberapa hewan. Oleh karena itu menggunakan kayu hasil reklamasi untuk bangunan menjadi cara yang paling efektif dalam menjaga lingkungan.

4. Bambu

(Foto: Pixabay.com)

(Foto: Pixabay.com)

Sejak jaman dulu, bambu sudah dikenal sebagai bahan bangunan yang kuat dan tahan lama. Bambu juga menjadi bahan yang paling murah, mudah didapat, dan bisa ditanam kembali. Anda tidak membutuhkan waktu yang lama karena bambu mampu tumbuh dengan cepat. Dengan menggunakan bambu Anda bisa mengganti material lain yang tidak ramah lingkungan namun tetap mendapatkan kualitas yang baik pada rumah.

Sumber: Tpmbuilders.com

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ide Dekorasi untuk Halaman Rumah Sempit

RumahCom - Halaman belakang rumah yang sempit terkadang menjadi halangan untuk mendekorasinya. Namun ada beberapa cara kreatif dalam mendesain halaman belakang rumah menjadi lebih nyaman dan tampak lu

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

Ribuan Kilometer Jalan Perbatasan Negara Dibangun, Manfaatnya Bukan Hanya Aksesibiltas

RumahCom – Kementerian PUPR terus menggenjot pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah perbatasan. Ada banyak manfaat dari pengembangan infrastruktur dari pinggiran ini yang ujungnya untuk mening

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

Seperti Ini Kiat Pengembang Supaya Tetap Bertahan Saat Pandemi

RumahCom – Pengembang harus tetap bertahan di tengah situasi bisnis yang terpukul akibat pandemi Covid-19. Namun di tengah situasi yang sulit tetap memunculkan berbagai kesempatan dan terbukti beber

Lanjutkan membacaOktober 9, 2020

Pemerintah Dorong Pengembang Bangun Kawasan TOD

RumahCom – Pemerintah akan terus menggenjot pembangunan dengan konsep TOD di kawasan perkotaan. Hal ini untuk mengoptimalisasi pemanfaatan lahan dan menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masy

Lanjutkan membacaOktober 9, 2020

Saat Pandemi, Pengembang Tetap Laksanakan Serah Terima Unit

RumahCom – Sangat penting bagi pengembang untuk menunjukan proyek yang dikembangkannya tetap berlanjut. PT Prioritas Land Indonesia melakukan hand over unit justru saat pandemi untuk menunjukan komi

Lanjutkan membacaOktober 9, 2020

Masukan