Harus Ada Sinkronisasi Untuk WNA Yang Ingin Beli Properti

Boy LeonardOktober 14, 2020

Harus Ada Sinkronisasi Untuk WNA Yang Ingin Beli Properti

RumahCom – Sejumlah pihak meminta Pemerintah melakukan sinkronisasi aturan perihal diperbolehkannya warga negara asing (WNA) memiliki properti apartemen berdasarkan Undang Undang (UU) Cipta Kerja yang disahkan sepekan lalu.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto menuturkan, ada tiga faktor yang menjadi kendala WNA untuk memiliki properti di Indonesia, yaitu status tanah, batasan harga, dan keimigrasian.

Oleh sebab itu, pemerintah harus menyinkronkannya dengan UU Pokok Agraria (UUPA) tentang status tanah apartemen, batasan harga juga harus ditetapkan, dan masalah keimigrasian.

“Jika semua sinkron, akan menarik WNA untuk beli apartemen di Indonesia,” kata Ferry, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Selasa, 13 Oktober 2020.

Ferry menilai, hak kepemilikan properti oleh asing masih sulit mendongkrak sektor properti Indonesia karena banyaknya batasan. Sebab, selama ini WNA yang ingin membeli apartemen di Indonesia harus berdomisili di Indonesia.

Maka dari itu, hanya WNA yang telah memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) yang diperbolehkan membeli apartemen.

Hal ini berbeda dengan di Singapura, WNA bisa membeli apartemen meskipun mereka tidak tinggal dan menetap berdomisili di negara itu.

“Jangan sampai muncul negative feedback, karena seharusnya UU Cipta Kerja bisa menjadi katalis buat investasi asing. Jadi, arus melihat apakah Omnibus Law ini mengubah UU Pertanahan, tidak hanya hak pakai, tapi juga hak guna bangunan,” tutur Ferry.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

Sumber foto utama: Unsplash.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Menteri Sofyan A. Djalil, Added Value Itu Penting Dimulai Dari Paling Kecil dan Mudah

RumahCom – Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil terkesan dengan teman penghuni apartemen saat masih belajar di Amerika. Hal kecil seperti membersihkan apartemen saat kita akan pindah merupakan ba

Lanjutkan membacaMei 12, 2020

Hak Milik Apartemen Untuk WNA Beda Dengan Rumah Tapak

RumahCom - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menuturkan, Warga Negara Asing (WNA) memang diizinkan untuk memiliki ruang rumah susun (rusun) atau apartemen. Izin diberi

Lanjutkan membacaOktober 8, 2020

3 Hal Yang Perlu Diketahui Soal Izin Untuk Asing Miliki Rusun

RumahCom - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru saja mengesahkan Omnibus Law Cipta Kerja. Namun, peraturan tersebut menuai banyak kritik, salah karena pro asing.Berdasarkan salinan draf final Omnibus La

Lanjutkan membacaOktober 9, 2020

Masukan