Pasar Besar, Pengembang Ini Percaya Diri Luncurkan Proyek Saat Pandemi

Oktober 15, 2020

RumahCom – Kalangan pengembang tetap aktif menjalankan aktivitas bisnisnya bahkan saat situasi banyak keterbatasan akibat pandemi Covid-19. Perumahan Sentosa Park, Tangerang, Banten, dikembangkan dan dipasarkan justru saat situasi pandemi tersebut.

Pandemi telah membuat kegiatan bisnis menurun tajam termasuk sektor properti. Namun begitu pandemi bukan berarti menghentikan kegiatan bisnis terlebih untuk sektor properti di Indonesia yang kebutuhannya sangat besar. Karena itu beberapa pengembang tetap menjalankan bisnis bahkan hingga melakukan launching proyek saat pandemi ini.

PT Yiho Jakarta Real Estate Development misalnya, justru masuk dan mengembangkan produknya saat situasi pandemi Covid-19 yang bernama Sentosa Park (10,4 ha) di dalam kawasang Tangerang New City (2.600 ha), Pasar Kemis, Tangerang, Banten. PT Yiho Jakarta Real Estate Development merupakan perusahaan yang berbasis di Cina dan memiliki perwakilan di Singapura dan Hongkong.

Sentosa Park mengakuisisi lahan pada awal tahun ini dan langsung bekerja dari nol dengan merekrut pekerja, konsultan, hingga kontraktor. Pematangan tanah langsung dikerjakan hingga bulan April kemudian bulan Juni membangun kantor marketing dan tiga show unit dengan desain, kualitas, dan keunikan yang ditawarkan.

Menurut CEO PT Yiho Jakarta Real Estate Development Richard Oh, seluruh proses proyek ini dari akuisisi lahan hingga menghadirkan show unit dan kantor marketing representatif, dilakukan hanya dalam waktu sembilan bulanan dan semuanya dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaannya.

“Sebagian proses pengembangan proyek ini juga dilakukan saat Indonesia terkena dampak pandemi Covid-19 dan kami tetap optimistis karena pasar di sini sangat besar. Di sisi lain kami jadi tahu pentingnya pengembangan kawasan maupun rumah yang sehat dan itu diaplikasikan di Sentosa Park dengan desain rumah very unique dan bisa memasukan hawa maupun cahaya matahari sebesar-besarnya sehingga lebih sehat,” ujarnya.

Sentosa Park menawarkan rumah tipe kompak dengan kaveling terbatas namun pengaturan desain interiornya sangat cocok untuk hunian kalangan muda. Tipe rumahnya tersedia mulai kaveling 4×11 (44 m2) dengan luas bangunan 80 m2 dengan model mezanin dan double volume ceiling sehingga rumah tetap terkesan lapang. Tipe ini juga sudah mencakup tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi.

Penting sebelum beli rumah, pahami 5 hal yang penting perlu dipertimbangkan saat membeli rumah agar tak salah pilih. Selengkapnya lihat di video berikut ini.

Salah satu unit kamarnya bisa difungsikan sebagai studio, ruang belajar, maupun ruang kerja untuk aktivitas work from home (WFH). Tipe lainnya dengan ukuran kaveling 5×11 (55 m2) dan bangunan 92 m2 yang mencakup empat kamar tidur dan empat kamar mandi. Akan segera menyusul tipe lebar 6 m.

“Tidak gampang membuat konsep proyek seperti ini dalam waktu singkat. Hal ini tidak terlepas dari pengalaman global kami dan menggandeng pihak-pihak yang tepat seperti Aesler Group, salah satu firma arsitektur dunia. Hingga saat ini investasi yang kami tanamkan di proyek ini telah mencapai Rp450 miliar,” imbuh Richard.

Sales and Marketing Director Sentosa Park Amanda Ho menambahkan, total Sentosa Park akan dibangun sebanyak 1.053 unit rumah yang akan dikerjakan dalam enam fase pekerjaan. Untuk tahap awal ini, perusahaan menargetkan bisa menjual sebanyak 150 unit hingga akhir tahun 2020 dengan berbagai gimmick maupun promo menarik yang telah disiapkan.

“Di Tangerang New City ada lima pengembang besar yang menggarap proyek berskala township dan tentunya ini menjadi kelebihan sendiri kawasan di sini dan menunjukan segmen pasar yang sangat kuat dan itu yang membuat kami confident. Sentosa Park menawarkan rumah seharga mulai Rp870 jutaan yang menyediakan empat zona fasilitas dengan total 29 fasilitas yang bisa dinikmati penghuni. Kami juga menawarkan skema pembayaran menarik sehingga rumah ini bisa diakses dengan mencicil mulai Rp6 jutaan per bulan,” bebernya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

UU Cipta Kerja Diketok, Aturan Bank Tanah Dikebut

RumahCom – Kementerian ATR/BPN langsung mengebut untuk penyusunan aturan mengenai bank tanah setelah terbitnya UU Cipta Kerja. Bank tanah akan memiliki banyak peran dan akan hadir di kantor-kantor p

Lanjutkan membacaOktober 14, 2020

Ukur Dampak Dan Efektivitas, Program Perumahan Dievaluasi

RumahCom – Selain menjalankan program perumahan, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR juga melakukan evaluasi program. Evaluasi dilakukan untuk mendapatkan masukan dan perbaikan sehingga program peruma

Lanjutkan membacaOktober 14, 2020

Ini Alasan Pengembang Asing Masuk Indonesia

RumahCom – Pasar yang besar membuat Indonesia sangat menarik bagi pengembang asing yang banyak masuk dan ikut menggarap proyek properti. Bahkan segmen yang digarap pengembang asing ini juga semakin

Lanjutkan membacaOktober 14, 2020

Warga Singapura Lebih Takut Rugi Ketimbang Hantu Lapar

RumahCom – Di Singapura, harga kondominium di pasar sekundernya bertahan tinggi di tengah permintaan yang kuat pada September. Tercatat lebih dari 1.000 unit terjual selama 3 bulan berturut-turut.Ad

Lanjutkan membacaOktober 15, 2020

Pasar Perumahan Jabodetabek dan Banten Terkoreksi di Kuartal III

RumahCom - Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) mengungkapkan bahwa kondisi pasar perumahan di kawasan Jabodebek dan Banten pada kuartal III/2020 anjlok, kecuali di Jakart

Lanjutkan membacaOktober 15, 2020

Masukan