Mengenal Arsitektur Gotik

Oktober 16, 2020

RumahCom – Arsitektur Gotik memiliki ciri khas yang cukup unik dibandingkan bangunan lainnya. Kubah bergaris dengan banyak lengkungan runcing menjadi ciri yang paling mudah dilihat dari arsitektur ini.

Arsitektur Gotik sudah terkenal di Eropa sejak abad ke-12, bahkan kepopulerannya bisa bertahan hingga abad ke-16. Gaya arsitektur ini mudah dikenali dari bentuknya yang memiliki banyak lengkungan runcing, jendela yang besar, dan bentuknya yang megah. Bangunan yang sering menggunakan gaya arsitektur ini adalah gereja serta bangunan besar lainnya.

Jenis arsitektur ini biasanya memiliki 5 elemen di dalamnya. Elemen-elemen tersebut antara lain jendela yang besar, lengkungan runcing, flying buttresses, kubah dengan garis-garis, dan dekorasi yang penuh dengan ornamen. Karena elemen tersebut, rasanya sulit untuk menemukan rumah pribadi yang memiliki arsitektur Gotik.

Sejarah Arsitektur Gotik

Arsitektur Gotik awalnya berasal dari negara Prancis, awalnya disebut dengan Opus Francigenum”, atau “Karya Prancis”. Pada abad ke-12, perkembangan teknologi membuat orang-orang Prancis mampu membangun gedung dengan ukuran besar dan tinggi. Hal ini memungkinkan mereka untuk membangun bangunan dengan arsitektur Gotik berdasarkan 5 elemen kunci yang telah disebutkan sebelumnya.

Perkembangan arsitektur Gotik mengalami 2 fase, antara lain:

1. The High Gothic Years

Fase ini berlangsung dari tahun 1250 sampai dengan tahun 1300 yang pertama kali diperkenalkan oleh Katedral Chartres di Prancis. Pada fase ini arsitektur Gotik ditentukan oleh gaya Rayonnant, atau dekorasi yang sangat berornamen di bagian luar bangunan. Negara-negara seperti Jerman, Spanyol, dan Inggris menciptakan variasi arsitektur Rayonnant Gothic mereka sendiri selama beberapa dekade berikutnya.

2. The Late Gothic Years

Pada fase yang berlangsung dari abad ke-15 hingga abad ke-16, Jerman menghasilkan bangunan gereja yang sangat tinggi dengan langit yang berkubah. Pada masa ini terkenal pula bangunan dengan arsitektur Gotik yang bernama British Perpendicular dan gaya French Flamboyant,

Dilihat dari perkembangannya, arsitektur Gotik banyak dipengaruhi oleh gaya Romawi. Walau begitu bangunan tersebut tidak menggunakan tembok-tembok tebal seperti yang terdapat di bangunan gaya Romawi. Hal ini karena untuk membangun gedung yang tinggi dan besar dinding bangunan harus lebih tips dan ringan.

Elemen Penting Arsitektur Gotik

(Foto: Thespruce.com)

Arsitektur Gotik memiliki ciri khas yang mudah terlihat dari kejauhan. Bangunan yang menjulang tinggi dengan banyak ornamen menjadi salah satu yang mudah terlihat. Namun apa saja elemen kunci yang harus ada di arsitektur Gotik? Berikut ini adalah daftarnya.

1. Jendela kaca patri

Jendela ini biasanya cukup umum ditemukan pada bangunan gereja. Jendela ini biasanya memiliki ukuran sangat tinggi dan bentuknya yang melengkung atau bundar. Fungsi dari jendela ini untuk membiarkan cahaya alami masuk sebanyak mungkin. Pada bagian kaca juga biasanya terdapat hiasan atau ornamen yang berasal dari tokoh-tokoh suci.

2. Lengkungan runcing

Gaya arsitektur Gotik tidak menggunakan sentuhan lengkungan bulan seperti halnya bangunan Romawi. Arsitektur ini justru menggunakan lengkungan-lengkungan yang runcing, tipis, dan tinggi. Lengkungan tersebut biasanya tampak pada bagian atas yang mirip seperti kubah namun lebih runcing.

3. Kubah dengan garis

Arsitektur ini juga mengakomodasi kubah pada bangunannya. Untuk membangun struktur yang sangat tinggi gaya inii menggunakan kubah melengkung yang ditempatkan sejajar satu sama lain. Kubah ini memberi daya tarik visualnya yang membuat bangunan tampak megah dan estetik.

4. Flying buttresses

Elemen ini menjadi salah satu kemajuan dari arsitektur Gotik. Flying buttresses berfungsi untuk menopang bangunan yang tinggi serta beban yang berat. Penopang ini berbentuk setengah lengkungan. Bentuk ini dapat  mendistribusikan kembali beban dari tingkat yang lebih tinggi ke tingkat yang lebih rendah dan lebih padat.

Sumber: Thespruce.com

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Lima PP UU Cipta Kerja Disiapkan, Dari Tata Ruang Hingga Bank Tanah

RumahCom – Kementerian ATR/BPN langsung menyiapkan rancangan peraturan pemerintah sebagai aturan turunan dari UU Cipta Kerja yang baru diresmikan. Aturan teknis ini akan menjadi acuan untuk berbagai

Lanjutkan membacaOktober 15, 2020

Keuntungan Menerapkan Gaya Industrial Pada Rumah

RumahCom - Ada banyak keuntungan dari menerapkan gaya industrial pada rumah. Mulai dari hemat anggaran hingga ruangan rumah yang lebih sederhana dan tampak luas.Gaya industrial saat ini tengah menjadi

Lanjutkan membacaOktober 15, 2020

Pandemi Belum Pergi, Ini Kata Pengembang Soal Pasar Perumahan

RumahCom – Minat masyarakat untuk membeli rumah, hingga akhir kuartal III/2020, tetap ada meski pandemi COVID-19 belum sirna.Commercial and Business Development Director AKR Land Alvin Andronicus me

Lanjutkan membacaOktober 15, 2020

Kabar Baik, Program Sejuta Rumah Bidik Milenial!

RumahCom – Generasi Milenial kini jadi salah satu target program sosialisasi Program Sejuta Rumah yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).Sekretaris Ditjen Perumahan

Lanjutkan membacaOktober 15, 2020

Ruas Tol Layang Kepala Gading-Pulogebang Ditargetkan Rampung Pertengahan Tahun Depan

RumahCom – Kementerian PUPR terus mengebut pekerjaan enam ruas jalan tol dalam Kota Jakarta. Pandemi membuat pekerjaan infrastruktur ini molor tapi ditargetkan untuk ruas Kelapa Gading-Pulogebang ak

Lanjutkan membacaOktober 15, 2020

Masukan