Hingga Q3 2020, Seluruh Sektor Properti Masih Stagnan

Oktober 16, 2020

RumahCom – Pasar properti untuk periode triwulan ketiga 2020 belum menunjukann pergerakan yang berarti. Di hampir semua sektor properti situasinya masih stagnan hingga periode ini walaupun ada beberapa sektor yang mulai menggeliat dan cukup prospektif untuk pertumbuhan masa datang.

Pelemahan bisnis properti sejak beberapa tahun lalu dan diperparah dengan situasi pandemi Covid-19 masih membuat sektor properti suffer. Hampir seluruh sektor properti terdampak dengan penurunan transaksi penjualan maupun okupansi untuk pusat-pusat komersial, perhotelan, maupun perkantoran.

Perusahaan riset, konsultasi, dan manajemen properti internasional JLL merilis Jakarta Property Market Update untuk periode kuartal ketiga (Q3) 2020 yang menunjukan stagnasi di hampir semua sektor properti tersebut. Menurut James Taylor, Head of Research JLL Indonesia, untuk sektor perkantoran hingga triwulan ketiga ini ada penyerapan ruang sewa sebesar 12.200 m2 dan setengahnya diambil oleh perusahaan berbasis teknologi.

“Jadi perusahaan-perusahaan teknologi ini telah menjadi penopang penting untuk penyerapan ruang perkantoran pada periode ini. Harga sewa untuk perkantoran grade A juga masih mengalami penurunan sekitar 0,5 persen di triwulan ketiga ini dibandingkan periode triwulan sebelumnya,” ujarnya.

Di sektor ritel, tingkat hunian juga mengalami sedikit penurunan dibandingkan triwulan kedua sehingga angkanya berada di 88 persen. Sebagian peritel atau penyewa memilih untuk tidak beroperasi untuk sementara waktu selama masa pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini.

Baik pemilik gedung (landlord) maupun penyewa juga makin erat melakukan kolaborasi untuk mengurangi dampak pandemi terhadap bisnis yang mereka jalankan. Untuk pasokan mal baru di masa yang akan datang masih akan ada suplai sekitar 360 ribu m2 dan beberapa diantaranya akan beroperasi pada akhir tahun 2020 hingga sepanjang tahun 2021 mendatang.

“Untuk sektor residensial atau apartemen, penjualan atau tingkat serapannya berada pada level 62 persen dari pasokan baru yang diluncurkan di pasar. Tingkat penyerapan yang melemah ini umumnya dikarenakan permintaan sektor ini didominasi oleh para pembeli yang bertujuan untuk berinvestasi sementara mereka sangat berhati-hati untuk melakukan aktivitas investasinya pada situasi sekarang ini,” imbuhnya.

Ketika sudah memutuskan beli rumah, penting untuk perhatikan pengembang perumahan tersebut. Seperti apa pengembang yang terpercaya? simak di video berikut ini!

Head of Advisory JLL Indonesia Vivin Harsanto menambahkan, secara umum tidak banyak perubahan yang terjadi pada triwulan ketiga dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal itu dicirikan dengan tidak adanya pasokan apartemen baru yang diluncurkan dan mayoritas pengembang masih menerapkan strategi bertahan dengan penguatan sarana teknologi digital.

“Pengembang menerapkan pola-pola pemasaran digital seperti virtual tour, media sosial, webinar, dan lainnya. Kami melihat beberapa pengembang lokal maupun asing mulai aktif melirik potensi proyek di titik-titik transit seperti commuter line, LRT, dan MRT dan ini untuk jangka panjang akan bisa mendorong pasar lebih bergairah,” katanya.

Sementara itu menurut James Allan, Country Head JLL Indonesia, sektor logistik dan rumah tapak menjadi sektor yang diminati para pengembang lokal dan internasional di Indonesia yang mengincar besarnya peluang dari sisi sosial ekonomi negara ini.

“Pengembangan pusat-pusat data juga menjadi sektor baru yang ingin diketahui oleh para operator serta pengembang. Kolaborasi antara pengembang lokal dan asing terlihat dari peluncuran rumah tapak di wilayah Jabodetabek sepanjang tahun ini,” bebernya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mengenal Arsitektur Gotik

RumahCom - Arsitektur Gotik memiliki ciri khas yang cukup unik dibandingkan bangunan lainnya. Kubah bergaris dengan banyak lengkungan runcing menjadi ciri yang paling mudah dilihat dari arsitektur ini

Lanjutkan membacaOktober 16, 2020

Kegiatan Belajar Menyenangkan untuk Anak di Rumah

RumahCom - Kegiatan belajar di rumah tetap bisa dilakukan dengan menyenangkan. Tujuannya agar anak tidak mudah bosan dan menangkap pembelajaran dengan cepat.Di masa pandemi Covid-19, kegiatan belajar

Lanjutkan membacaOktober 16, 2020

Manfaat Cahaya Matahari yang Masuk ke Dalam Rumah

RumahCom - Cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah memberi banyak manfaat. Mulai dari rumah yang ramah lingkungan, kesehatan tubuh, bahkan hingga meningkatkan produktivitas kerja.Sinar matahari suda

Lanjutkan membacaOktober 16, 2020

Ada Peningkatan Land Value Yang Signifikan Di Sekitar Kawasan TOD

RumahCom – Ada banyak efisiensi dan efektivitas dalam pengembangan kawasan TOD. Hasil studi ADB di kota-kota ASEAN juga menunjukan ada peningkatan land value untuk  properti di jangkauan kawasan TO

Lanjutkan membacaOktober 16, 2020

Saat Pandemi, Sektor Properti Masih Tumbuh 2,3 Persen

RumahCom – Sektor properti masih mencatatkan pertumbuhan positif saat situasi pandemi sementara sektor lain negatif. Karena itu pemerintah akan terus memberikan stimulus dan relaksasi untuk terus me

Lanjutkan membacaOktober 16, 2020

Masukan