Ini yang Perlu Dilakukan Saat akan Membeli Rumah Baru

Wahyu ArdiyantoOktober 24, 2020

Ini yang Perlu Dilakukan Saat akan Membeli Rumah Baru

RumahCom – Memiliki rumah baru tentu menjadi cita-cita banyak orang. Namun saat akan membeli rumah, kadang-kadang kita menjadi tidak teliti hingga ada beberapa hal yang terlewatkan. Hal ini tentu akan berpengaruh pada ekspektasi seseorang pada rumah yang sudah dibelinya.

Sebelum terlanjur kecewa, berikut ini adalah cara yang bisa Anda terapkan saat akan membeli rumah baru.

1. Berdiskusi dengan pihak agen developer

 

Sebelum membeli, Anda perlu mencari tahu kredibilitas si agen. Anda bisa mencoba untuk meminta blue print atau sketsa rumah dalam bentuk portofolio, lalu meminta si agen untuk mempresentasikannya.

Proses ini akan memberikan informasi awal tentang rumah, dan membantu Anda memahami seluk beluk ruangan sebelum memutuskan untuk membelinya. Di sisi lain, kepercayaan Anda terhadap agen developer pun semakin bertambah, sehingga meminimalisir miskomunikasi dan disinformasi di antara kedua belah pihak.

2. Membawa peralatan yang tepat saat survei

Bila Anda ingin melakukan survei rumah, bawalah peralatan yang cocok untuk membantu kegiatan tersebut. Misalnya dengan membawa gulungan pita sebagai alat bantu mengukur panjang atau lebar furniture yang ingin Anda tempatkan nantinya di rumah tersebut.

Selain itu agar lebih akurat, Anda juga dapat membawa ilustrasi furnitur sebagai contoh. Opsi lain yang mungkin Anda lakukan adalah melalui pengukuran manual menggunakan meteran atau alat ukur lainnya.

3. Ambil foto ruangan yang telah disurvei

Tidak semua orang memiliki ingatan yang bagus saat mengimajinasikan sebuah ruangan. Ada beberapa detail yang mungkin terlupa dan keliru. Oleh karena itu, sebaiknya dokumentasikan setiap ruangan pada saat Anda melakukan survei di dalam rumah.

Lebih lanjut lagi, hasil dokumentasi tadi bisa Anda cetak di kertas untuk kemudian divisualisasikan kembali saat diperlukan. Kelebihan cara ini yaitu Anda memperoleh informasi terbaik tentang furnitur apa yang paling tepat digunakan ketika pindah ke rumah tersebut.

4. Perhatikan efek cahaya

Saat Anda berkunjung ke rumah yang akan dibeli. Sering-seringlah mengamati keadaan ruangan apabila diterangi oleh cahaya. Buka jendela atau pintu, biarkan cahaya masuk ke dalam ruangan. Anda akan memperoleh visualisasi ukuran luas ruangan lebih jelas dalam cahaya yang terang.

Sebaliknya, hindari untuk melihat ruangan ketika keadaan gelap. Karena kondisi minim cahaya menyebabkan ruangan terlihat lebih sempit dan tidak menggambarkan dimensi aslinya.

5. Pertimbangkan fungsi ketimbang gaya

Waktu survei adalah waktu terbaik bagi Anda untuk memikirkan fungsi setiap ruangan rumah baru nantinya. Imajinasikan kebutuhan Anda di masa yang akan datang, pikirkan apakah rumah tersebut mampu mengakomodir kebutuhan itu atau tidak.

Jika Anda adalah orang yang suka berbaur, pertimbangkan area ruangan paling baik yang bisa digunakan untuk menyambut tamu serta bercengkrama dengan teman. Esensi rumah yang baik adalah tentang bagaimana rumah tersebut memiliki fungsi yang tepat guna bagi pemiliknya.

6. Harmonisasi Anda dengan rumah

Saat pertama kali melihat calon rumah baru Anda, akan terlintas banyak sekali persepsi di dalam pikiran Anda. Terkadang senang, kadang juga kecewa. Kesan pertama Anda merupakan hal pertama yang membuat Anda merasa terkoneksi dengan sebuah rumah.

Setelah Anda masuk ke dalam, biarkan diri sejenak berada dalam ruangan satu ke ruangan lainnya. Rasakan suasana interior rumah, temukan harmoni dan irama yang membuat Anda merasa nyaman.

Jika belum menemukan hal-hal seperti itu, sebaiknya tunda terlebih dahulu keinginan Anda untuk membeli rumah tersebut. Lebih baik melakukan pencarian lebih lanjut untuk rumah idaman Anda pada kesempatan lain.

Sumber: Apartmenttherapy.com

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

 

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Bank Penyalur KPR Subsidi Juga Hadir Di Kantor Kementerian PUPR

RumahCom – Kementerian PUPR menghadirkan kantor cabang pembantu Bank BTN di  Kantor PUPR untuk memudahkan masyarakat maupun pegawai Kementerian PUPR mengakses pembiayaan perumahan. Kantor cabang in

Lanjutkan membacaOktober 23, 2020

Ada Perubahan Kuota Dana FLPP Untuk 28 Bank Penyalur

RumahCom – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin mengungkapkan, kuota dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan yang dialokasikan untuk 28 bank pen

Lanjutkan membacaOktober 24, 2020

Pemerintah Beri Pesan Ini Untuk Pengembang Rumah Bersubsidi

RumahCom - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberi pesan kepada pengembang agar pembangunan rumah bersubsidi harus memiliki kualitas bangunan dan pelayanan yang baik."Tidak han

Lanjutkan membacaOktober 24, 2020

Masukan