Cara Menjaga Atap Rumah Agar Lebih Tahan Lama

Wahyu ArdiyantoOktober 28, 2020

Cara Menjaga Atap Rumah Agar Lebih Tahan Lama

RumahCom – Teriknya panas matahari, angin kencang, serta guyuran hujan yang datang bisa membuat kualitas atap rumah menurun. Lambat laun ketahanan atap pun berkurang, sehingga potensi kerusakan pada atap semakin tinggi.

Mau tidak mau, Anda harus mengeluarkan biaya perbaikan untuk mengganti atap yang rusak. Bisa dipastikan pengeluaran akan membengkak, apalagi bila Anda perlu menyewa ahli untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Ingin punya rumah sendiri? Temukan aneka cerita yang menginspirasi seputar perjuangan wujudkan mimpi punya rumah sendiri hanya di Cerita Rumah

Sebelum hal itu terjadi, alangkah baiknya bila Anda menjaga dan merawat atap yang dimiliki. Cara-cara sederhana berikut ini bisa Anda terapkan untuk memperoleh ketahanan atap yang maksimal.

1. Pemeriksaan rutin pada atap

Berbeda dengan membersihkan rumah, memeriksa kondisi atap tidak Anda lakukan setiap hari. Anda hanya perlu melakukannya 2 kali dalam setahun. Namun Anda juga bisa menambah waktu pemeriksaan, tergantung pada kondisi atap rumah. Saat paling tepat memeriksa atap adalah menjelang musim hujan.

Kondisi atap harus diperhatikan secara matang, guna mencegah kebocoran saat hujan datang. Ketika berada di atap, Anda perlu fokus pada 3 hal. Pertama yakni menyapu permukaan atap dari sampah, dedaunan, atau debu. Kedua yakni membersihkan atap dari tanaman perdu atau ilalang yang tumbuh di sela-sela atap.

Anda juga perlu mencabut tanaman tersebut hingga ke akar karena berpotensi merusak atap. Setelah itu, siram bagian atap yang telah Anda bersihkan dengan air. Pada tahap akhir, Anda harus mengecek saluran pembuangan air yang meneruskan air dari atap ke bawah. Apabila menemukan gangguan, cari penyebabnya serta solusi terbaik untuk penanganannya.

2. Melakukan pencegahan lebih dini

Anda perlu tindakan serius untuk mencegah kerusakan pada atap. Cara  paling tepat yakni dengan menambahkan cat pelapis pada permukaan atap. Cat pelapis ini berguna sebagai pelindung tambahan untuk mencegah air merusak pori-pori atap. Selain itu, cat pelapis ini turut mencegah keretakan pada bagian atap akibat panas matahari.

Bahan cat yang sintetis membantu merekatkan struktur atap sehingga semakin kuat. Pada bagian luar rumah, Anda perlu memperhatikan ranting atau cabang pohon yang tumbuh menjulur ke atap. Potonglah ranting atau cabang tersebut sebelum membahayakan rumah Anda. Potensi pepohonan roboh dan menimpa rumah Anda pun dapat dicegah lebih dini.

Cara pencegahan ini sangat mudah diterapkan dan tidak memerlukan biaya tambahan sama sekali. Anda hanya perlu memperhatikan atap dan langit-langit rumah. Melakukan pengecekan secara rutin mempermudah Anda untuk mengetahui masalah pada atap. Sekaligus melakukan penanganan sederhana tanpa perlu renovasi besar-besaran.

3. Menyewa orang yang handal atau profesional

Terkadang ada beberapa bagian atap yang tidak mampu untuk Anda jangkau saat berupaya membersihkan atau memperbaikinya. Kondisi bangunan yang terlalu tinggi, atap yang curam, serta keterbatasan alat yang Anda miliki menjadi hambatan lain pada proses perbaikan atap. Demi mengatasi hal tersebut, Anda bisa menyewa tukang bangunan atau tenaga ahli. Kemampuan mereka dalam menangani kerusakan atap menjadi prioritas Anda sebelum mulai bekerja sama.

Saat proses perbaikan berlangsung amati proses pengerjaannya. Bila memungkinkan Anda bisa mendampingi si tukang bangunan agar lebih paham perihal kerusakan yang terjadi pada atap. Hal ini juga menjadi pertimbangan Anda untuk kembali menggunakan jasa mereka di kemudian hari. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tetap menjaga relasi dan hubungan baik dengan orang-orang ahli dalam bidang seperti itu.

Sumber: Mymove.com

Jadi mau cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya lewat Area Insider.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

 

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Seperti Ini Penataan Jurassic Park Pulau Komodo

RumahCom – Pemerintah tengah menata kawasan Pulau Komodi di NTT untuk dijadikann Taman Komodo Jurassic Park. Kementerian PUPR menjamin penataan kawasan ini menitikberatkan pada keamanan dan habitat

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Keberlanjutan Pandemi Tak Surutkan Komitmen Pengembang

RumahCom – Seolah menjadi hal lumrah apabila para pengembang memilih untuk wait and see dalam menyikap situasi di masa pandemi. Lesunya perekonomian diikuti daya beli masyarakat yang menurun ditenga

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Pengembang Optimistis Bisnis Properti Akan Membaik

RumahCom – Kalangan pengembang tetap optimistis menggarap proyeknya saat situasi pandemi terlebih dengan situasi bisnis yang mulai menggeliat setelah pelonggaran PSBB di Jakarta. PT Synthesis Develo

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Masukan