Transaksi Properti di Australia Jeblok Sampai September

Boy LeonardOktober 27, 2020

Transaksi Properti Di Australia Jeblok Sampai September

RumahCom – Industri properti menjadi bisnis terbaik di Australia saat pandemi Covid-19. Perusahaan konsultan properti Savills mencatatkan, transaksi bisnis properti selama 9 bulan pertama tahun ini di Australia turun 37 persen yoy.

Menurut keterangan resmi Savills, pada tahun ini hingga September 2020, tercatat penjualan properti senilai 24,17 miliar dolar Australia (Rp252,67 triliun) di seluruh kelas aset kantor, ritel, dan properti industri.

“Angka ini merosot 37 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2019, tapi dengan banyaknya aset berkualitas yang saat ini beredar di pasaran atau dalam uji tuntas, penjualan akan menanjak dengan kuat hingga akhir tahun,” tulis kajian tersebut, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Selasa, 27 Oktober 2020.

Savills turut mencatat, terdapat permintaan berkelanjutan untuk aset berkualitas terutama industri dan perkantoran dengan weighted average lease expiry (WALE) yang panjang dan perjanjian penyewa yang aman, dengan investor mencari peluang baik di dalam maupun di luar pasar, selama pandemi.

Berdasarkan Data Morgan Stanley Capital International terbaru pada Juni 2020, Savills menunjukkan bahwa properti industri kembali menjadi kelas aset dengan kinerja terbaik, melampaui sektor perkantoran pada awal tahun.

Total return tercatat 11,6 persen yang terdiri atas income returns 5,8 persen dan capital returns 5,5 persen. Return dari perkantoran mengikuti sebesar 8 persen, didorong oleh income returns 5,1 persen.

Indikator utama yang telah dipantau secara ketat selama pandemi adalah tingkat hunian kantor, dengan data dari Dewan Properti Australia menunjukkan bahwa telah terjadi pemulihan sejak mencapai posisi terendah sepanjang masa pada Mei.

Pengembalian ritel jatuh lebih jauh ke wilayah negatif sebagai akibat dari penutupan toko, berkurangnya lalu lintas pejalan kaki, dan belanja konsumen yang lemah. Total return subsektor ini tercatat -9,4 persen, dengan pertumbuhan modal -13,1 persen.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi  seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah!

Sumber foto utama: Unsplash.com

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Investor Masih Doyan Properti Singapura dan Australia

RumahCom – Berdasarkan hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, apartemen di Singapura menjadi incaran utama para investor properti dari Indonesia.Survei ini juga mengungkapkan

Lanjutkan membacaApril 13, 2017

Hotel Di Sydney Bisa Tingkatkan Hunian Saat Pandemi

RumahCom – Perhotelan menjadi salah satu sektor properti yang paling terpukul saat pandemi Covid-19. Namun dengan konsep yang baik, branding, hingga regulasi yang dikeluarkan pemerintah bisa menjadi

Lanjutkan membacaJuli 15, 2020

Properti Juga Sektor Bisnis Penting Di Australia

RumahCom – Pengembang Australia Crown Group memulai tonggak penting untuk pembangunan proyek apartemen, ritel, dan pusat perbelanjaan di kawasan NSW. Crown Group merupakan pengembang yang menawarkan

Lanjutkan membacaSeptember 22, 2020

Masukan