Beberapa Hal Yang Buat Bisnis Properti Menggeliat: Pelonggaran Perjalanan Hingga Omnibus Law

Oktober 28, 2020

RumahCom – Beberapa pelonggaran terkait pembatasa aktivitas yang dilakukan karena pandemi Covid-19 telah memberikan angin segar bagi bisnis properti. UU Cipta Kerja yang baru diberlakukan juga diyakini akan berdampak baik untuk bisnis properti khususnya terkait kepemilikan asing.

Pemerintah di berbagai negara tengah berpacu untuk mengeluarkan stimulus maupun regulasi untuk membangkitkan bisnis sehingga bisa menggerakkan perekonomian negaranya yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Beberapa negara dengan penerapan kebijakan perekonomian maupun stimulus yang diberikan telah mulai menunjukan dampak yang baik.

Di Indonesia sendiri beberapa sentiment positif perekonomian telah mulai dirasakan berbagai kalangan termasuk untuk sektor properti. Aturan mengenai kesepakatan pembukaan perjalanan terbatas untuk beberapa bisnis esensial antra Indonesia dan Singapura pada akhir Oktober 2020 lalu telah memberikan dampak positif tersebut.

Menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Batam, Kepulauan Riau Jadi Rajagukguk, kesepakatan pembukaan perjalanan terbatas Indonesia-Singapura cukup memberikan angin segar bagi para pengusaha khususnya yang ada di Kota Batam yang sebelumnya sangat terpukul karena pandemi.

“Hal lainnya lagi, UU Cipta Kerja atau omnibus law yang telah disahkan memiliki visi untuk membuka investasi seluas-luasnya yang mengatur berbagai pasal yang bisa memberikan kemudahan termasuk untuk sektor properti. Beberapa yang akan dimudahkan misalnya soal kepemilikan asing yang diatur lebih baik di UU ini,” ujarnya.

Kota mandiri memang dibangun untuk jangka panjang, tetapi berpotensi baik untuk diinvestasikan kemudian. Simak jurus investasinya di video berikut ini, ya!

Aturan kepemilikan asing sebagaimana diatur dalam pasar 144 ayat 1 UU Cipta Kerja menyatakan hak milik atas satuan rumah susun dapat diberikan kepada warga negara asing yang memiliki izin sesuai peraturan perundang-undangan. Hal ini membuat orang asing memungkinkan memiliki unit apartemen atau satuan rumah susun.

Selain itu, pasal 137 ayat 1 UU Cipta Kerja juga menyebutkan, bukan hanya memberikan kesempatan kepada warga negara asing tapi juga untuk badan hukum asing yang memiliki perwakilan di Indonesia untuk dapat memiliki hak atas satuan rumah susun.

Hal ini tentunya disambut baik oleh kalangan pengembang karena kepemilikan asing bisa ikut menjadi salah satu faktor yang membuat pasar properti menggeliat. Menurut Ishak Chandra, CEO PT Perintis Triniti Properti Tbk, UU Cipta Kerja akan memberikan keuntungan bagi pengembang khususnya untuk pengembangan proyek properti segmen menengah ke atas.

“Kami menyambut gembira UU Cipta Kerja ini karena bisa memberikan keuntungan juga kepada kami selaku pengembang dengan banyaknya proyek apartemen khususnya yang ada di Kota Batam. Terlebih Batam merupakan salah satu pintu masuk terbesar orang asing ke  Indonesia,” katanya.

Karena itu kendati bisnis properti masih menunjukan situasi kelesuan yang panjang, Ishak meyakini kondisi ini akan segera bergerak ke arah yang lebih baik dan akan terus meningkat pada tahun 2021 mendatang. Triniti sendiri memiliki proyek seluas 23ha di Batam yaitu Marc’s Boulevard di Batam Centre dengan value investasi pengembangan mencapai Rp6 triliun.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Keberlanjutan Pandemi Tak Surutkan Komitmen Pengembang

RumahCom – Seolah menjadi hal lumrah apabila para pengembang memilih untuk wait and see dalam menyikap situasi di masa pandemi. Lesunya perekonomian diikuti daya beli masyarakat yang menurun ditenga

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Pengembang Optimistis Bisnis Properti Akan Membaik

RumahCom – Kalangan pengembang tetap optimistis menggarap proyeknya saat situasi pandemi terlebih dengan situasi bisnis yang mulai menggeliat setelah pelonggaran PSBB di Jakarta. PT Synthesis Develo

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Inilah Kegiatan Menyenangkan Bersama Keluarga di Rumah

RumahCom - Menjalin hubungan yang baik dengan anggota keluarga lain perlu dilakukan. Agar ikatan yang terjalin semakin kuat dan baik bagi keluarga Anda. Komunikasi yang saling terbuka menjadi salah sa

Lanjutkan membacaOktober 28, 2020

Warga Papua Lepas 1 Hektar Tanah Adat Ke Pemerintah RI

RumahCom - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua menerima pelepasan sebidang tanah adat dari masyarakat Marga Toap seluas 1 h

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Transaksi Properti di Australia Jeblok Sampai September

RumahCom – Industri properti menjadi bisnis terbaik di Australia saat pandemi Covid-19. Perusahaan konsultan properti Savills mencatatkan, transaksi bisnis properti selama 9 bulan pertama tahun ini

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Masukan