Asosiasi Pengembang Ini Akan Buat Rating Kualitas Perumahan

Oktober 28, 2020

RumahCom – Kalangan pengembang melalui asosiasi bisa saling mengingatkan antar anggota terkait bisnis hingga kualitas produk. Asosiasi Himperra DKI Jakarta akan membuat rating dan piala bergilir untuk produk berkualitas yang dihasilkan anggotanya.

Ada cukup banyak asosiasi perusahaan pengembang di Indonesia. Keberadaan asosiasi untuk menampung berbagai kegiatan bisnis yang sejenis bisa menjadi tempat untuk saling berbagi informasi hingga memberikan posisi tawar yang lebih kuat terhadap pemerintah misalnya untuk mendorong sebuah regulasi karena dilakukan secara bersama-sama.

Asosiasi juga penting untuk saling mengingatkan bila ada perusahaan yang menjalankan bisnis secara tidak benar. Bagi konsumen, asosiasi bisa menjadi tempat pengaduan bila ada proyek yang dikerjakan tidak sesuai maupun pengembangnya tidak bertanggung jawab.

Salah satu asosiasi pengembang di Indonesia yaitu Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra). Menurut Ketua Himperra DPD DKI Jakarta Aviv Mustagfirin, pihaknya terus mendorong anggotanya agar selalu meningkatkan kualitas produksinya khususnya perumahan untuk masyarakat.

“Untuk terus meningkatkan kualitas dan menjamin produk yang dibangun anggota kami telah memenuhi standar kualitas yang ditentukan, kami akan membuat rating kualitas perumahan dari para anggota kami. Rating ini melalui penilaian dan bisa dijadikan benchmark kalau produk dari anggota Himperra bisa dijamin kualitasnya,” katanya.

Karena itu, Aviv selalu berpesan kepada para anggotanya khususnya pengembang dengan domisili di wilayah Jakarta untuk menjaga kualitas produknya. Nantinya dengan rating ini juga akan diberikan apresiasi berupa piala bergilir sehingga hal ini bisa memacu anggota lainnya untuk berlomba memberikan produk yang terbaik.

Dengarkan cerita 10 tahun perjuangan lalui berbagai cobaan demi punya rumah sendiri di video berikut ini.

Hal ini dilakukan tidak terlepas dari banyaknya keluhan dari masyarakat terkait produk huniannya khususnya untuk segmen menengah ke bawah. Berbagai keluhan ini juga banyak yang masuk ke sekretariat Himperra DPD DKI Jakarta sehingga memunculkan ide untuk membuat rating seperti ini.

Harapannya, dengan adanya rating seperti ini perusahaan pengembang tidak lagi fokus mengejar kuantitas produk tapi harus juga mengutamakan kualitas produk yang dihasilkannya. Hal ini mutlak dilakukan kendati untuk pengembangan rumah segmen menengah ke bawah margin profit yang bisa dihasilkan sudah sangat tipis.

“Kami ingin mengajak kalangan pengembang khususnya para anggota kami untuk mengutamakan kualitas. Tidak boleh lagi ada perbedaan pengembangan untuk segmen premium maupun menengah ke bawah termasuk produk perumahan bersubsidi, semuanya harus tetap mengutamakan kualitas,” tandasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Inilah Kegiatan Menyenangkan Bersama Keluarga di Rumah

RumahCom - Menjalin hubungan yang baik dengan anggota keluarga lain perlu dilakukan. Agar ikatan yang terjalin semakin kuat dan baik bagi keluarga Anda. Komunikasi yang saling terbuka menjadi salah sa

Lanjutkan membacaOktober 28, 2020

Cara Menjaga Atap Rumah Agar Lebih Tahan Lama

RumahCom - Teriknya panas matahari, angin kencang, serta guyuran hujan yang datang bisa membuat kualitas atap rumah menurun. Lambat laun ketahanan atap pun berkurang, sehingga potensi kerusakan pada a

Lanjutkan membacaOktober 28, 2020

Transaksi Properti di Australia Jeblok Sampai September

RumahCom – Industri properti menjadi bisnis terbaik di Australia saat pandemi Covid-19. Perusahaan konsultan properti Savills mencatatkan, transaksi bisnis properti selama 9 bulan pertama tahun ini

Lanjutkan membacaOktober 27, 2020

Beberapa Hal Yang Buat Bisnis Properti Menggeliat: Pelonggaran Perjalanan Hingga Omnibus Law

RumahCom – Beberapa pelonggaran terkait pembatasa aktivitas yang dilakukan karena pandemi Covid-19 telah memberikan angin segar bagi bisnis properti. UU Cipta Kerja yang baru diberlakukan juga diyak

Lanjutkan membacaOktober 28, 2020

Masukan