Program Penataan Kota Untuk Konsep Berkelanjutan Hingga Antisipasi Pandemi

November 4, 2020

RumahCom – Penataan kawasan perkotaan merupakan salah satu program kerja Kementerian PUPR. Program penataan perkotaan untuk terus mewujudkan kota yang layak huni dan berkelanjutan dan situasi pandemi Covid-19 membuat konsep penataan kota menjadi lebih penting.

Peringatan Hari Kota Dunia (HKD) setiap akhir Oktober umumnya diperingati kota-kota dunia untuk merefleksikan kondisi perkotaannya. HKD juga menjadi momen penting untuk merefleksikann program penataan kota untuk terus mendukung terwujudnya kota yang layak huni dan berkelanjutan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan berbagai kriteria untuk perwujudan kota yang baik sehingga manfaat perkotaan bisa dirasakan hingga generasi mendatang. Beberapa kriteria kota yang baik yaitu memenuhi prinsip layak huni, ramah lingkungan dan berkelanjutan, hingga bisa menjadi wadah untuk seluruh penghuninya tetap produktif.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ada banyak aspek yang harus diintegrasikan dan bukan hanya melulu persoalan pengembangan infrastruktur fisik tapi juga pendekatan sosial ekonomi dengan tetap memerhatikan aspek lingkungan hingga pembangunan infrastruktur berbasis pendekatan kewilayahan.

“Prinsip-prinsip pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan dan berkelanjutan telah menjadi komitmen Kementerian PUPR dari mulai tahap survei, investigasi, desain, pembebasan lahan (land acquisition), konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan dalam pengembangan perkotaan,” katanya.

Penataan kota yang dilakukan Kementerian PUPR antara lain melalui pengembangan potensi kota seperti aset pusaka kota, kota heritage, dan bangunan bersejarah beserta budaya masyarakat di dalamnya. Pada tahun 2019 lalu misalnya, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR telah menyelesaikan penataan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, seluas 22,2 ha untuk mendorong pembanguna  Kota Semarang sebagai kota pusaka yang layak huni dan berkelanjutan serta meningkatkan potensi ekonomi lokal dan sektor pariwisata.

Pekerjaan revitalisasi Kota Lama Semarang sendiri dikerjakan selama dua tahun sejak tahun 2017 dengan anggaran mencapai Rp172 miliar. Beberapa fokus yang dikerjakan untuk penataan kota ini yaitu memperbaiki sistem drainase kawasan, menata jaringan utilitas bawah tanah, membenahi jalan dan jalur pedestrian termasuk melengkapi pedestrian dengan street furniture yang mendukung dan mencerminkan kawasan heritage.

Adanya MRT membuat kemudahan dalam mobilitas. Lalu bagaimana dampak MRT pada kenaikan properti? Jawabannya ada di video berikut ini ya.

Selain mewujudkan kota pusaka, program penataan kota juga dilakukan Kementerian PUPR dengan perbaikan kualitas kawasan pemukiman kumuh perkotaan melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Untuk tahun anggaran 2020 ini, program Kotaku dilaksanakan melalui program padat karya atau cash for work di 364 keluharan yang tersebar di 34 provinsi Indonesia dengan anggaran sebesar Rp429,5 miliar.

Saat situasi pandemi Covid-19 ini, kota juga membutuhkan ketersediaan infrastruktur yang tepat dan terpadu untuk meningkatkan produktivitas sektor ekonomi. Pandemi yang telah berlangsung lebih dari satu semester telah memberikan pelajaran penting dalam pembangunan perkotaan yang juga perlu memerhatikan penyediaan prasarana dan sarana dasar yang handal seperti ketersediaan air dan sanitasi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pengembangan perkotaan terkait ketahanan terhadap pandemi yaitu melalui pembangunan infrastruktur skala lingkungan reguler. Hal tersebut antara lain perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, pembangunan septic tank komunal, ruang terbuka hijau (RTH), penataan RTH, ruang terbuka publik, dan kontribusi terhadap konservasi air, tanah, dan perbaikan kualitas udara pada kawasan perkotaan.

“Berbagai program ini juga untuk mendukung capaian target 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen pemukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.  Kami juga akan terus mendorong pengelolaan sampah yang ramah lingkungan di 106 lokasi, program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah di 900 kecamatan, dan berbagai program lainnya,” beber Basuki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

6 Permainan Seru Saat Malam Hari Bersama Keluarga

RumahCom - Pada saat malam hari atau bahkan ketika mati listrik banyak orang yang merasa terbatas untuk melakukan berbagai macam kegiatan. Hal ini tentu menyebabkan rasa bosan dan jenuh saat malam har

Lanjutkan membacaNovember 4, 2020

Tips Menjaga Kesehatan Diri dan Keluarga Saat Musim Hujan

RumahCom - Cuaca hujan membuat suhu udara menjadi jauh lebih dingin serta membuat nyamuk menjadi semakin banyak di rumah. Hal tersebut berpotensi menyebabkan berbagai macam gangguan penyakit.Kondisi c

Lanjutkan membacaNovember 4, 2020

Begini Kolaborasi Pengembang-Perbankan Bikin Program Libur Bayar

RumahCom – Pandemi Covid-19 membuat kalangan pengembang dan perbankan meningkatkan kolaborasinya untuk membuat berbagai promo kemudahan bagi konsumen. Seperti Bank BTN yang meluncurkan program KPR H

Lanjutkan membacaNovember 4, 2020

Berkegiatan Seru Di Rumah Dengan Museum Home Kit

RumahCom – Berbagai cara perlu dilakukan untuk menciptakan kegiatan yang positif saat kita harus berada di rumah karena pandemi Covid-19. Museum Macan meluncurkan paket seni Macan Home Kit untuk mer

Lanjutkan membacaNovember 4, 2020

Masukan