Seperti Ini Pemerintah Mendorong Pertumbuhan Dari Wilayah Perbatasan

November 13, 2020

RumahCom – Kementerian PUPR terus mendorong pengembangan kawasan dari wilayah perbatasan. Kawasan perbatasan akhirnya bukan hanya daerah pembatas antar negara tapi juga berpotensi untuk pengembangan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan ekonomi sekaligus mengurangi disparitas. Khusus untuk wilayah perbatasan atau 3T (terdepan, terluar, tertinggal), beberapa proyek infrastruktur terus dikembangkan.

Salah satunya dengan membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pengembangan kawasan perbatasan tidak hanya dengan membangun PLBN tapi juga kawasan tersebut akan terus didorong untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kehadiran PLBN akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, jadi pembangunannya bukan hanya sebagai gerbang masuk tapi menjadi untuk embrio pusat pertumbuhan ekonomi kawasan. Pada akhirnya pola pembangunan ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Pembangunan PLBN Aruk tahap pertama meliputi zona inti yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Maret 2017 lalu. Zona inti PLBN Aruk ini dibangun di atas lahan seluas 9,1 ha dengan total luas bangunan mencapai 7.619 m2 yang memakan anggaran mencapai Rp131 miliar.

Investasi di kampung halaman bisa menjadi pilihan tepat yang menguntungkan. Lalu gimana caranya? simak videonya berikut ini.

Bangunan yang berada pada zona inti meliputi bangunan utama PLBN, bangunan pemeriksaan terpadu, rumah pompa, bangunan gudang sita, car wash, checkpoint, serta hardscape dan landscape kawasan. Tempat ini bisa melayani hingga 360 pelintas setiap harinya.

Untuk pengembangan tahap kedua telah diselesaikan infrastruktur penunjang diantaranya gedung karantina, mess pegawai, sarana ibadah, toserba, dan sarana parkir dengan biaya pembangunan Rp210 miliar.

Saat ini pengembangan PLBN Aruk telah memasuki tahap ketiga yang meliputi patung Soekarno, rumah karyawan, gedung incinerator, bangunan x-ray, dan sarana pendukung lainnya dengan anggaran Rp117 miliar. Total luas bangunan zona penunjang ini seluas  4.441 m2 yang dibangun di atas lahan seluas 3 ha.

“Untuk terus mengembangkan pembangunan PLBN Aruk ini Kementerian PUPR juga merevitalisasi unit rumah khusus yang telah dibangun sejak tahun 2012 lalu untuk kalangan PNS, TNI-Polri, dan pegawai yang bekerja di perbatasan. Revitalisasi ini telah dilakukan sejak tahun lalu berupa pekerjaan instalasi air bersih, pembuatan sumur bor, instalasi listrik, pembangunan jalan lingkungan, drainase, dan sebagainya,” beber Basuki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Desain Rumah dengan Denah Terbuka

RumahCom - Desain denah terbuka pada rumah menjadi pilihan banyak masyarakat saat ini. Mereka bisa dengan mudah berinteraksi dan berkomunikasi tanpa ada banyak batasan-batasan pada rumah.Selama bebera

Lanjutkan membacaNovember 13, 2020

Hore, Ada Akses Pembiayaan Untuk Para Pemilik Homestay

RumahCom – SMF dan Kementerian Parekraf meneken perjanjian kerja sama untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pembiayaan pondok wisata atau homestay khususnya di daerah-daerah tujuan wisata. Akses p

Lanjutkan membacaNovember 13, 2020

Wisata Jadi Pendorong Kuat Properti Di Kawasan Ini

RumahCom – Potensi sebuah produk properti bisa dilihat dari berbagai hal dan salah satunya yaitu perkembangan infrastruktur. Selain itu faktor lain terkait lokasi maupun kawasannya juga bisa menjadi

Lanjutkan membacaNovember 13, 2020

Ini Enam Fungsi Penting Bank Tanah

RumahCom – Pemerintah masih terus mengupayakan untuk pembentukan bank tanah melalui Kementerian ATR/BPN. Dengan adanya bank tanah, pemerintah bisa bertindak selaku land manager hingga eksekutor sehi

Lanjutkan membacaNovember 13, 2020

Masukan