Menteri ATR/Kepala BPN Paparkan Bagaimana UU Cipta Kerja Permudah Bisnis

November 17, 2020

RumahCom – Selama ini banyaknya aturan perundangan justru dinilai menghambat investasi dan bisnis. Untuk  mengubah satu UU dibutuhkan waktu minimal satu tahun, keberadaan UU Cipta Kerja  akan memutus kendala tersebut sehingga bisa mempercepat proses bisnis.

Berbagai hambatan pembangunan sering kali disebabkan karena kendala teknis maupun birokrasi. Hal seperti ini akhirnya berimbas pada terhambatnya pertumbuhan perekonomian, lambatnya pemerataan pembangunan, meningkatnya jumlah pengangguran, dan berbagai hal lainnya yang akan merugikan kita semua sebagai bangsa.

Berbagai analisis menyebutkan, akibat regulasi yang menghambat sektor bisnis sehingga tidak mendukung penciptaan dan pengembangan usaha mencapai 8.451 peraturan pusat dan 15.965 peraturan daerah yang menggambarkan kompleksitas dan obesitas regulasi di Indonesia. Hal inilah yang menyebabkan melemahnya investasi di Indonesia.

Karena hal inilah pemerintah melakukan inisiatif melalui UU Cipta Kerja  untuk menyederhanakan, menyinkronkan, dan memangkas banyaknya aturan dan regulasi yang menghambat pencapaian tujuan untuk penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan realisasi investasi di Indonesia.

Untuk sektor tata ruang dan masalah pertanahan misalnya, menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil, UU Cipta Kerja dimaksudkan sebagai creative regulation yang tujuannya memudahkan perizinan dan mengatasi berbagai masalah.

“UU Cipta Kerja yang dikenalkan dengan sistem omnibus law ini diharapkan bisa membereskan ranjau-ranjau akibat undang-undang maupun regulasi yang selama ini saling bertentangan. Kenapa bisa bertangan? Karena UU yang ada dibuat sangat sektoral oleh kementerian masing-masing,” ujarnya.

Masalah lainnya, terkadang satu undang-undang dibuat dengan melupakan undang-undang yang lama padahal undang-undang tersebut masih berlaku atau tidak dihapus. Hal ini kemudian diperparah dengan situasi otonomi daerah sehingga para gubernur, bupati, dan walikota membuat begitu banyak aturan.

Tips paten beli rumah indent ini pastinya sangat berguna bagi Anda yang hendak membeli rumah. Selengkapnya nonton video berikut ini.

Dengan adanya UU Cipta Kerja ini diharapkan bisa menciptakan iklim usaha dan investasi yang lebih baik. Bagi kalangan swasta juga akan memudahkan untuk memulai  usaha maupun menjalankan bisnisnya dan tidak terganggu lagi dengan beban regulasi yang selama ini menghambat.

Kendala lainnya, selama ini satu undang-undang hanya bisa diubah dengan undang-undang yang baru. Sofyan memberikan contoh, undang-undang tentang kehutanan hanya bisa diubah dengan undang-undang kehutanan sementara untuk revisinya membutuhkan waktu minimal satu tahun.

Sementara itu ada 79 undang-undang yang selama ini mengganggu iklim penciptaan lapangan kerja. Akan berapa banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk merevisi undang-undang sehingga akan menganggu proses penciptaan pekerjaan dan investasi di lapangan.

“Adanya sistem omnibus law ini prinsipnya satu undang-undang bisa mengubah banyak undang-undang, jadi yang selama ini menghambat, pasal-pasalnya bisa langsung diubah. Apa UU Cipta Kerja ini sempurna? Tentunya tidak, jadi ayo kita lakukan studi pasal per pasal, mungkin ada pasal yang dicurigai, bisa kita analisis apakah pasal itu sudah mewakili kepentingan publik atau belum,” tandasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tips Bekerja dan Belajar Bersama Anak dari Rumah

RumahCom - Bekerja sambil membimbing anak belajar di rumah bisa jadi hal yang sangat menyulitkan. Namun dengan mengatur jadwal kerja dan melakukan penyesuaian hal tersebut bisa dilakukan dengan mudah.

Lanjutkan membacaNovember 17, 2020

Benda di Rumah yang Bisa Melukai Anak

RumahCom - Tidak semua benda yang ada di rumah aman dari anak. Jauhkan benda-benda yang berpotensi membahayakan agar melindungi anak di rumah.Setiap hari banyak anak yang cedera karena jatuh, terkena

Lanjutkan membacaNovember 17, 2020

Cara yang Tepat Tetap Rileks Saat Bekerja dari Rumah

RumahCom - Bekerja dari rumah bagi sebagian orang bisa menimbulkan stres. Untuk menghadapinya Anda perlu menyelesaikan pekerjaan satu per satu, hingga melakukan kegiatan yang mengurangi stres.Saat ini

Lanjutkan membacaNovember 17, 2020

Membandingkan Ongkos LRT Jabodebek dengan Kendaraan Pribadi

RumahCom - Kemacetan menjadi masalah utama kota-kota besar. Untuk itu diperlukan hunian yang mendekatkan seseorang dengan transportasi publik untuk mengatasi hal tersebut.Salah satunya adalah hunian y

Lanjutkan membacaNovember 16, 2020

Rumah Warga Dijadikan Homestay, Pemerintah Ingin Masyarakat Jadi Pelaku Pariwisata

RumahCom – Salah satu program Kementerian PUPR untuk perumahan yaitu pengembangan sarana hunian pariwisata. Melalui program ini pemerintah ingin masyarakat di kawasan pariwisata bukan hanya jadi pen

Lanjutkan membacaNovember 17, 2020

Masukan