Ini Cara Mengaudit Sumber Energi di Rumah

November 21, 2020

RumahCom – Melakukan audit di rumah penting dilakukan agar rumah menjadi lebih hemat energi. Seorang profesional dalam hal audit energi memperkirakan penggunaan energi dalam rumah serta proyeksi penghematan yang perlu dilakukan.

Anda juga bisa melakukan audit mandiri sesuai dengan tipe rumah Anda masing-masing. Memang penerapan audit yang mesti dilakukan tidak sepenuhnya seperti seorang profesional, tetapi dapat membantu Anda menginspeksi kebutuhan energi pada setiap ruangan rumah.

Hasil inspeksi Anda dapat memberikan Anda pilihan prioritas terbaik pemakaian energi di dalam rumah. Jangan berasumsi bahwa Anda tidak bisa menghemat energi lantaran rumah Anda baru dibangun. Teknologi hemat energi telah berkembang selama beberapa tahun terakhir, sehingga memungkinkan untuk diterapkan di rumah Anda.

Menemukan Kebocoran

Hal paling pertama yang harus Anda lakukan adalah mendeteksi kebocoran. Potensi energi yang dapat disimpan dari menutup kebocoran udara mencapai 10 sampai 20 persen per tahun. Anda bisa memulai dari bagian dalam rumah, tepatnya mengecek kebocoran pada lantai, dinding, atau langit-langit. Baru kemudian lakukan pengecekan pada bagian luar rumah, khususnya pada jendela, pintu, atau pipa air.

Anda harus memasang dan mendempul lubang yang ditemukan pada  keran dan pipa air, outlet listrik, dan kabel. Cari retakan dan lubang pada mortar, pondasi, dan dinding, dan cari kebocoran di sekitar jendela dan pintu. Setelah itu Anda bisa menyegelnya dengan bahan yang sesuai. Penutupan tersebut berfungsi sebagai pencegahan terhadap kerusakan yang lebih parah. Bila Anda menginginkan yang lebih baik, bisa menggantinya dengan yang baru.

Pengecekan Insulasi

Pada beberapa kasus, panas rumah Anda mungkin keluar dari langit-langit dan dinding rumah Anda. Hal ini terjadi karena tingkat insulasi rumah yang kurang dari minimum. Ketika rumah dibangun, kemungkinan besar kontraktor memasang jumlah sekat yang direkomendasikan. Meski demikian, tingkat insulasi mungkin tidak memadai, apalagi bila tipe rumah Anda sudah kuno dan tua. Insulasi sangat penting agar rumah tidak terlalu panas atau dingin, sehingga menghemat penggunaan energi.

Selain itu, bila palka penutup loteng Anda terletak di atas ruang yang dikondisikan. Anda mesti melihat sekat antara lotang tersebut agar tetap tertutup rapat. Di sisi lain, pastikan bukaan pada pipa, saluran pipa, serta cerobong asap telah disegel. Sebaiknya tutup semua celah dan dempul menggunakan penutup permanen. Namun, pastikan Anda menggunakan penutup yang tidak mudah terbakar.

Melakukan Inspeksi Pemanas dan Pendingin Ruangan

Periksa peralatan pemanas dan pendingin secara berkala sesuai dengan rekomendasi dari produsen pembuatnya. Jika Anda memiliki pemanas udara, periksa filter dan ganti sesuai kebutuhan. Khusus peralatan ini, Anda bisa mengubahnya sekitar 1 atau 2 bulan sekali, tergantung tinggi rendahnya tingkat pemakaian.

Apabila unit pemanas atau pendingin Anda sudah berumur lebih dari 15 tahun, pertimbangkan untuk mengganti dengan unit baru yang lebih hemat energi sehingga konsumsi energi dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, periksa kotoran yang ada pada saluran udara peralatan pemanas atau pendingin. Segera bersihkan kotoran yang ada agar peralatan lebih efisien dalam bekerja.

Lampu atau Pencahayaan

Pemakaian lampu merupakan konsumsi energi terbesar pada tagihan listrik Anda. Oleh karena itu, sebaiknya pilih lampu yang lebih hemat energi. Anda bisa menggunakan lampu CFL (Compact Fluorescent) atau lampu LED (Light Emitting Diodes). Saat membeli lampu, utamakan tingkat cahaya yang dapat dihasilkan dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pastikan Anda mengecek label dan cara penggunaan lampu untuk menyesuaikan dengan kemampuan listrik di rumah.

Sumber: Energy.gov

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pengembang Ini Gandeng Milenial Supaya Melek Properti

RumahCom – Potensi pasar yang besar dari kalangan milenial harus dipersiapkan terlebih memasuki era bonus demografi. Karena itu pengembang PT Intiland Development membuat program khusus untuk menged

Lanjutkan membacaNovember 19, 2020

Saat Pandemi, Pengembang Terus Hadirkan Fasilitas Di Proyeknya

RumahCom – Pengembang terus menghadirkan berbagai fasilitas untuk memenuhi komitmen terhadap konsumen. Fasilitas yang disediakan seperti club house juga saat ini menjadi penting untuk menyediakan sa

Lanjutkan membacaNovember 19, 2020

Konsultan: Pemerintah Serius Soal Peluang Relokasi Industri

RumahCom - Perusahaan konsultan properti, Knight Frank Indonesia menilai, pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menangkap peluang relokasi industri global."Meski di tengah pandemi yang mel

Lanjutkan membacaNovember 19, 2020

Sofyan Djalil: Bank Tanah Solusi Banyak Masalah

RumahCom – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil mengklaim, pembentukan bank tanah yang diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja mampu menyelesaikan banyak masa

Lanjutkan membacaNovember 19, 2020

Masukan