Tol Serang-Panimbang Akan Beroperasi Tahun 2023

November 25, 2020

RumahCom – Kementerian PUPR terus mengebut pembangunan jalan tol di berbagai wilayah. Jalan tol Serang-Panimbang di ruas Cileles-Panimbang akan langsung dikerjakan tanpa proses seremoni groundbreaking, jalan tol ini ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2023.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan tol di penghujung tahun 2020 ini. Jalan tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ruas Cileles-Panimbang sepanjang 33 km menjadi ruas jalan tol yang akan langsung dikerjakan dengan telah ditandatangani kontrak paket pekerjaan pembangunan senilai Rp4,5 triliun.

Pekerjaan jalan tol ini akan dikerjakan oleh kontraktor Sino Road and Bridge Group Co. Ltd, PT Wijaya Karya Tbk, dan PT Adhi Karya Tbk. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta kepada kontraktor untuk bisa mempercepat pembangunan konstruksi ruas Cileles-Panimbang ini supaya bisa segera dioperasionalkan.

“Kita harus menggunakan ritme kerja yang cepat karena pembebasan lahan ini sudah siap 78 persen untuk sepanjang 33 km. Jadi tidak ada alasan untuk menunda pembangunan dan tidak perlu juga ada seremoni groundbreaking, yang penting pembangunan bisa segera kita mulai dan selesaikan,” ujarnya.

Adapun jalan tol ruas Cileles-Panimbang ini merupakan bagian terakhir dari paket pekerjaan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,67 km. Jalan tol ini terbagi menjadi tiga seksi yaitu seksi 1 ruas Serang-Rangkasbitung (26,5 km), seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles (24,17 km), dan seksi 3 ruas Cileles-Panimbang (33 km). Untuk seksi 3 ini porsinya terbagi 55 persen milik Sino Road & Bridge Co. Ltd dan masing-masing 22,5 persen milik PT Wijaya Karya dan PT Adhi Karya.

Agar tenang saat membeli rumah, pastikan membeli rumah yang bebas dari masalah. Bagaimana caranya? nonton dulu video berikut ini.

Pembangunan ruas jalan tol ini dikerjakan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan investasi mencapai Rp5,33 triliun yang terdiri dari seksi 1-2, porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang, dan seksi 3 menjadi porsi pemerintah dengan target penyelesaian seluruhnya pada tahun 2023. Untuk progres pembangunan ruas Serang-Rangkasbitung saat ini telah mencapai 84,18 persen.

Dengan terhubungnya jalan tol yang melintas di tiga kabupaten yaitu Serang, Lebak, dan Pandeglang ini bukan hanya sebagai jalur penghubung tapi juga akses yang lebih mudah ke destinasi wisata seperti Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon. Jalan tol ini juga akan meningkatkan konektivitas sektor produktif seperti industri properti, barang, dan jasa yang tersambung dengan jalan tol Jakarta-Merak.

“Kita perlu bekerja lebih keras,lebih cepat, dan lebih fokus supaya proyek infrastruktur jalan tol ini bisa diselesaikan dengan cepat dan berkualitas. Semua ini untuk mendukung bergeraknya ekonomi nasional yang ke depan tantangannya akan lebih berat,” imbuh Basuki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pengembang Terus Hadirkan Fasilitas Untuk Antisipasi Pandemi

RumahCom – Sejak adanya pandemi Covid-19 kalangan pengembang menyediakan berbagai sarana dan fasilitas untuk kenyamanan hingga antisipasi penularan pandemi di proyeknya. Apartemen Verde Two misalnya

Lanjutkan membacaNovember 23, 2020

Pandemi, Tak Surutkan Pengembang Untuk Bangun Proyeknya

RumahCom – Untuk menunjukan komitmen pengembangannya kalangan pengembang tetap menunjukan progres pengerjaan proyeknya. PT Intiland Development Tbk misalnya, menggandeng PT Total Bangun Persada Tbk

Lanjutkan membacaNovember 23, 2020

Empat Zona Rawan Bencana, Zona Merah Tidak Bisa Keluar Sertifikatnya

RumahCom – Kementerian ATR/BPN menetapkan empat zona ruang rawan bencana untuk memetakan wilayah-wilayah rawan bencana di Indonesia. Untuk area dengan kerawanan paling tinggi atau Zona Merah, tidak

Lanjutkan membacaNovember 24, 2020

Pemerintah Godok Program Subsidi Perumahan Untuk Masyarakat Terdampak Pandemi

RumahCom – Pemerintah tengah menggodok program bantuan perumahan khusus bagi kalangan yang penghasilannya terdampak pandemi Covid-19. Program ini akan memaksimalkan sisa anggaran perumahan 2020 deng

Lanjutkan membacaNovember 24, 2020

Saat Pandemi, Hunian Mewah Tetap Dicari

RumahCom – Pandemi yang membuat perekonomian di seluruh dunia mengalami resesi tidak membuat konsumen properti menurun minatnya di hampir semua segmen. Pengembang SML cukup sukses meluncurkan produk

Lanjutkan membacaNovember 25, 2020

Masukan