Ini Pengembang Hingga Perbankan Yang Tetap Berprestasi Saat Pandemi

November 25, 2020

RumahCom – Saat situasi bisnis sulit karena pandemi Covid-19 nyatanya masih ada pengembang maupun stakeholder properti lain yang mencatatkan prestasi. Hal ini bisa menjadi penyemangat hingga penggerak untuk sektor ini kembali bergeliat terlebih akhir tahun ini situaasinya sudah mulai membaik.

Saat situasi bisnis normal, pengembang yang bisa menjual produk properti mencapai puluhan hingga ratusan unit saat launching merupakan hal biasa. Tapi saat situasi perekonomian menurun ditambah pandemi Covid-19 yang tidak bisa diprediksi oleh siapapun, sebagian besar bisnis mati suri sehingga memicu resesi.

Hal ini membutuhkan kreativitas dan inovasi untuk bisa tetap bertahan saat situasi yang sulit ini. Menurut Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International Indonesia (CII), sebuah perusahaan konsultan properti asing di Jakarta, saat resesi pun tetap ada orang yang punya dana lebih atau memang sudah sejak lama mempersiapkan dana untuk membeli properti.

“Ada juga sebagian kalangan pemilik modal memang mencari momentum membeli properti saat situasi resesi karena bisa mendapatkan produk dengan value lebih dari yang dibayarkan. Kalangan seperti ini akhirnya juga disasar oleh pengembang khususnya saat situasi sulit pandemi saat ini,” ujarnya.

Selain itu dari sisi pengembang, tetap melansir proyek baru saat pandemi menjadi strategi tersendiri supaya tetap kelihatan eksis. Resesi juga menjadi momentum bagi pengembang untuk berekspansi sehingga saat nanti situasi sudah normal lagi, mereka lebih siap.

“Kalau baru mulai melansir proyek saat situasi sudah normal, hasilnya pasti beda. Dengan melakukan launching sekarang, developer juga ingin memperlihatkan diri sebagai perusahaan yang kuat dan bonafid,” imbuhnya.

Apapun, inovasi, kreatifitas, maupun upaya para developer membuat produknya agar tetap  terserap pasar dalam situasi seperti saat ini tentunya layak dihargai. Karena itu kendati masih dalam suasana pandemi, penghargaan seperti HousingEstate Awards (HEA) 2020 yang diberikan kepada developer, bank penyalur KPR, produsen bahan bangunan, hingga lembaga dan pelaku bisnis properti menjadi lebih berarti untuk menjadi penyemangat pasar.

Menurut Pemimpin Perusahaan HousingEstate Joko Yuwono, ajang HEA 2020 tetap didedikasikan untuk untuk para developer, industri bahan bangunan, perbankan, dan instansi pemerintah terkait yang berprestasi baik dalam penjualan maupun melakukan inovasi-inovasi produk dan layanan.

“Kita patut bersyukur di tengah pandemi ini masih ada stakeholder properti yang tetap berprestasi. Tentunya kami sangat bangga untuk memberikan apresiasi dan semoga kesulitan di masa sulit ini menjadi pijakan yang kuat bagi setiap pelaku di industri ini. Kita juga harus tetap optimistis karena banyak kalangan yang memproyeksikan perekonomian tahun depan akan jauh lebih baik dibandingkan tahun ini,” katanya.

Ketika sudah memutuskan beli rumah, penting untuk perhatikan pengembang perumahan tersebut. Seperti apa pengembang yang terpercaya? simak di video berikut ini!

Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M. Hidayat juga mengapresiasi ajang ini. Menurutnya, sektor perumahan dan industri turunannya merupakan sektor strategis mulai kebutuhan pokok, salah satu pilar yang memperkuat bangsa, hingga benteng pertama untuk melawan pandemi.

“Saat pandemi kita harus lebih banyak di rumah dan di sini peran pengembang maupun produsen bahan bangunan harus lebih kreatif terkait desain hingga hal teknis lainnya. Bagaimana layout rumah supaya ada tempat cuci tangan di depan bahkan kalau perlu untuk ganti baju, bagaimana rumah banyak bukaan supaya udara segar dan cahaya bisa masuk, hingga kalau mungkin membuat ruang isolasi di rumah dan itu harus dipikirkan. Terkait bisnis yang berat, ajang HEA 2020 ini seperti menjadi setetes air di padang pasir karena penghargaan ini tentunya bisa membuat industri menjadi lebih bergairah,” bebernya

Ikang Fawzi, Wakil Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Bidang Komunikasi, Promosi, dan Pameran menyampaikan, industri properti yang rata-rata mengalami penurunan lebih dari 50 persen saat pandemi ini dan memasuki periode akhir tahun 2020 telah mulai beranjak naik kendati belum normal.

“Situasi ini bukan hanya di Indonesia tapi dirasakan oleh seluruh dunia, tapi kita tetap harus optimistis karena situasinya sudah mulai kembali ada peningkatan. Harapan kita semua akhir tahun ini bisa menjadi pondasi yang baik dan pada kuartal kedua tahun depan kita semua sudah bisa berlari kencang lagi terlebih sektor properti ini garda terdepan perekonomian,” pungkasnya.

Beberapa pengembang maupun stakeholder properti yang mendapatkan penghargaan yaitu dari industri building material PT Alcomexindo, PT Alexindo, PT Condwood Indonesia, dan PT Alsun Suksesindo. Dari perbankan dengan produk KPR-nya yaitu Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Mandiri.

Sementara dari kalangan pengembang dengan proyeknya yaitu LRT City MT Haryono-The Premiere MTH Jakarta, Pesona Prima Cikahuripan Bogor, BSD City Tangerang, Nara Village Gading Serpong by Paramount Land, Marchand Hype Station Tangerang, Harmony Residence Serang, CitraLand BSB City Semarang, Puri Surya Jaya Sidoarjo, Tanjung Bunga Makassar, Cibinong New City Bogor, Citra Sentul Raya Bogor, OCBD Bogor, Semesta Dramaga Bogor, dan Sanctuary Collection Bogor.

Kemudian masih ada Permata Cimanggis Depok, Bumi Bantar Panjang Tangerang, Grand Batavia Tangerang, The Royal Park @Karawaci, Metland Cibitung, dan Tera Damai Bekasi. Selain itu ada penghargaan khusus untuk Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas inovasinya mengembangkan berbagai aplikasi teknologi sehingga memudahkan proses KPR bersubsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Empat Zona Rawan Bencana, Zona Merah Tidak Bisa Keluar Sertifikatnya

RumahCom – Kementerian ATR/BPN menetapkan empat zona ruang rawan bencana untuk memetakan wilayah-wilayah rawan bencana di Indonesia. Untuk area dengan kerawanan paling tinggi atau Zona Merah, tidak

Lanjutkan membacaNovember 24, 2020

Pemerintah Godok Program Subsidi Perumahan Untuk Masyarakat Terdampak Pandemi

RumahCom – Pemerintah tengah menggodok program bantuan perumahan khusus bagi kalangan yang penghasilannya terdampak pandemi Covid-19. Program ini akan memaksimalkan sisa anggaran perumahan 2020 deng

Lanjutkan membacaNovember 24, 2020

Saat Pandemi, Hunian Mewah Tetap Dicari

RumahCom – Pandemi yang membuat perekonomian di seluruh dunia mengalami resesi tidak membuat konsumen properti menurun minatnya di hampir semua segmen. Pengembang SML cukup sukses meluncurkan produk

Lanjutkan membacaNovember 25, 2020

Tol Serang-Panimbang Akan Beroperasi Tahun 2023

RumahCom – Kementerian PUPR terus mengebut pembangunan jalan tol di berbagai wilayah. Jalan tol Serang-Panimbang di ruas Cileles-Panimbang akan langsung dikerjakan tanpa proses seremoni groundbreaki

Lanjutkan membacaNovember 25, 2020

Rangkaian Pengembangan Agen: Bagaimana Menggunakan Data Untuk Menutup Lebih Banyak Penjualan

Di artikel kami sebelumnya dalam Rangkaian Pengembangan Agen, kami membagikan 3 ciri agen berkualitas. Untuk edisi kedua ini, mari cari tahu di mana dan bagaimana Anda dapat menggunakan data secara ef

Lanjutkan membacaNovember 25, 2020

Masukan