25 Proyek Senilai Rp278,35 Triliun Siap Dikerjasamakan Dengan Swasta

Desember 15, 2020

RumahCom – Kementerian PUPR terus meningkatkan skema KPBU untuk mengerjakan beberapa proyek strategis yang pembiayaannya tidak mendapatkan alokasi dari APBN maupun APBD. Ada 25 proyek di sektor pengairan, perumahan, jalan, jembatan dan lainnya yang siap dikerjasamakan dengan pihak swasta.

Anggaran untuk pembangunan proyek infrastruktur yang terbatas membuat pemerintah menempuh berbagai cara untuk menyiasatinya. Salah satunya tidak semua pembangunan proyek infrastruktur penting dikerjakan menggunakan APBN maupun APBD tapi juga model Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Melalui kementerian teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pola-pola pembangunan dengan skema KPBU ini terus diperbanyak. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, untuk tahun 2021 mendatang ada 25 proyek pekerjaan senilai Rp278,35 triliun yang polanya menggunakan skema KPBU.

“Hal ini harus dilakukan untuk menutupi gap pendanaan non APBN sebesar 70 persen atau senilai Rp1.435 triliun. Berdasarkan proyeksi kemampuan APPBN 2020-2024, diperkirakan yang bisa dibiayai hanya 30 persen senilai Rp623 triliun dari total kebutuhan anggaran unutk penyediaan infrastruktur sebesar Rp2.058 triliun,” ujarnya.

Kerja cepat juga terus dilakukan salah satunya dengan percepatan tender-tender proyek sehingga bisa langsung dikerjakan saat tahun 2020 berganti menjadi 2021. Beberapa proyek yang sudah ditenderkan yaitu sistem penyediaan air minum (SPAM) dari Bendungan Jatiluhur. SPAM Karian sampai Tangerang bagian selatan dan Jakarta bagian barat.

Konsep TOD merupakan program pengembangan kawasan properti yang memaksimalkan fungsi transportasi massal. Selengkapnya simak di video berikut ini.

Di bidang Sumber Daya Air (SDA) terdapat Bendungan Merangin di Jambi dengan estimasi biaya investasi Rp6,08 triliun dan Bendungan Matenggeng di Jawa Tengah dengan estimasi biaya Rp3 triliun. Kedua bendungan ini memiliki peluang ditawarkan melalui skema KPBU karena memiliki daya tarik investasi yang besar.

“Biasanya KPBU bendungan bertumpu pada potensi revenue pendapatan untuk investasi dari air baku dan listrik sementara irigasi dan pengendalian banjir murni unutk pelayanan masyarakat. Bendungan Maringin ini memiliki potensi menghasilkan listrik yang cukup besar yaitu 107,45 megawatt (MW) dan Bendungan Matenggeng memiliki potensi air baku 1.100 liter/detik dan listrik 28,28 MW,” jelas Basuki.

Di bidang perumahan, ada satu proyek rumah susun (Rusun) yang ditawarkan dengan skema KPBU yaitu Rusun Cisaranten di Bandung sebanyak 2.189 unit dengan investasi Rp1,1 triliun. Sementara di bidang jalan dan jembatan, ada jalan tol maupun non tol yang telah dikerjakan dengan skema KPBU.

Pada kuartal pertama tahun 2021 nanti, sebanyak delapan ruas jalan tol dan satu jembatan dengan total panjang 380,8 km dan estimasi biaya investasii Rp117,3 triliun. Diantara yang sudah berproses yaitu di ruas Kamal-Telaknaga-Rajeg, Bogor-Serpong melewati Parung, Semarang Harbour di Semarang-Kendal, Gilimanuk-Mengwi, akses Pelabuhan Patimban, dan sebagainya.

“Untuk di kuartal ketiga 2021 tercatat dua ruas jalan tol yang ditawarkan yaitu jalan tol layang dalam kota ruas Cikunir-Karawaci dan JOR Elevated Cikunir-Ulujami dengan estimasi biaya investasi Rp48,37 triliun. Untuk kuartal keempatnya ada tujuh ruas tol yaitu Cilacap-Yogyakarta, Demak-Tuban, Jember-Lumajang, Ngawi-Bojonegoro-Babat, Jember-Situbundo, Tulungagung-Kepanjen, dan Samarinda-Bontang, Jembatan Tanah Bambu-Pulau Laut dan Muna-Buton dengan total panjang 630,75 km senilai Rp96,6 triliun,” beber Basuki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Jor-joran Pengembangan Mandalika, Mulai Sirkuit MotoGP Hingga Homestay

RumahCom – Pemerintah terus menggenjot pembangunan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) di Mandalika, NTB. Ada banyak proyek ikonis yang dibangun di sini seperti sirkuit untuk ajang MotoGP h

Lanjutkan membacaDesember 11, 2020

Bisnis Rumah Kos Jadi Mudah Lewat Aplikasi

RumahCom – Perkembangan teknologi telah mengubah banyak hal termasuk pengelolaan bisnis properti. Bisnis rumah kos salah satu yang ikut berubah dengan adanya layanan virtual kost operator.Perusahaan

Lanjutkan membacaDesember 11, 2020

Program Reforma Agraria, Dari Layanan Elektronik Hingga Pengadaan Tanah Untuk Infrastruktur

RumahCom – Program reforma agraria terus didorong oleh Kementerian ATR/BPN salah satunya pensertifikatan, layanan elektronik, hingga pengadaan tanah untuk keperluan infrastruktur. Masyarakat akan me

Lanjutkan membacaDesember 14, 2020

Target Penyaluran FLPP Lebih Besar, PPDPP Langsung Siapkan PKS Dengan Bank Pelaksana

RumahCom – PPDPP Kementerian PUPR akan langsung mengadakan PKS dengan bank penyalur KPR subsidi FLPP di penghujung tahun ini juga. Minat masyarakat yang tinggi dan anggaran FLPP yang lebih besar pad

Lanjutkan membacaDesember 14, 2020

KAI Properti Gandeng Pengembang Swasta Kembangkan KAI Living

RumahCom – Pengembang Metland menjalin kerja sama dengan anak perusahaan BUMN KAI Properti untuk klaster perumahan di Metland Cibitung. Kerja sama dua perusahaan ini untuk mengembangkan konsep KAI L

Lanjutkan membacaDesember 14, 2020

Masukan