Kementerian PUPR Gandeng Mahasiswa UGM Untuk Program Bedah Rumah

Maret 10, 2020

RumahCom – Kementerian PUPR bersama dengan perguruan tinggi melakukan program kerja sama penelitian dan pengembangan untuk mengawal program perumahan khusus kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Konsep academic-business-goverment atau ABG sudah sejak lama diperkenalkan untuk memperkuat berbagai pihak terkait isu-isu strategis negara. Kali ini pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk memperkuat konsep ABG dalam bidang perumahan salah satunya melalui pelaksanaan perjanjian kerja sama kuliah kerja nyata (KKN) tematik program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

Menurut Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, Kementerian PUPR menginginkan adanya keterlibatan perguruan tinggi untuk ikut mengawal program perumahan khususnya untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan program kerja sama penelitian dan pengembangan hingga program magang mahasiswa.

“Mahasiswa harus ikut berperan aktif dalam program perumahan supaya ada banyak wawasan yang bisa didapat dan kita juga bisa mendapatkan masukan yang baik untuk sektor perumahan dari kampus. Program ini sejatinya sudah dimulai pada tahun lalu dengan  pilot project di wilayah Kedungsari, Pengasih, Kulon Progo, dan lainnya,” katanya.

Investasi di kampung halaman bisa menjadi pilihan tepat yang menguntungkan. Lalu gimana caranya? simak videonya berikut ini

Targetnya, pada tahun ini bisa diterjunkan 1.000 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan KKN Tematik bidang perumahan mulai bulan April 2020. Dari program BSPS ini diharapkan mahasiswa bisa berperan aktif dan membantu masyarakat untuk mewujudkan rumah yang lebih layak huni.

Kementerian PUPR sendiri memiliki berbagai program perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, bantuan prasarana utilitas (PSU) perumahan, hingga BSPS atau yang akrab disebut program bedah rumah. Untuk program bedah rumah, Kementerian PUPR akan memberikan dana pembangunan rumah tidak layak mencapai Rp17,5 juta untuk peningkatan kualitas rumah hingga Rp35 juta untuk pembangunan rumah baru.

Dana program bedah rumah disalurkan melalui perbankan dan diterima oleh masyarakt dalam bentuk bahan material bangunan dan upah tukang. Untuk itu setiap rumah yang berhak menerima program ini akan dilakukan verifikasi oleh tenaga fasilitator lapangan (TFL) yang didampingi oleh masyarakat dalam pembangunan rumahnya.

Baca selengkapnya: Ini cara memiliki hunian subsidi

Wakil Dekan Bidang Kerjasama UGM Sugeng Sapto Suryono menambahkan, UGM siap membantu Kementerian PUPR untuk pendampingan mahasiswa dalam program BSPS. “Dengan program KKN Temarik ini tentunya akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa untuk membantu kalangan MBR dan bisa lebih aktif lagi untuk memberikan masukan. Kami misalnya, bisa memberikan desain rumah yang baik sesuai dengan local wisdom daerahnya,” ujarnya.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah 

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Selain Lokasi, Ini Faktor Penting Lainnya Terkait Produk Properti

RumahCom-Saat ini lokasi bukan hanya sebagai acuan penting produk properti yang baik. Faktor lain yang mendukung produk properti yang baik yaitu, konsep pengembangan produk, segmen pricing, perkembang

Lanjutkan membacaMaret 6, 2020

Rumah Dengan Ruangan Terbatas? Ini Solusi Cerdas Agar Terlihat Lapang dan Rapi

RumahCom - Memiliki rumah mungil dengan ruangan terbatas bisa diatur agar tetap terlihat lapang dan rapi. Salah satu solusi cerdas yang fungsional dengan menggunakan perabotan rumah tangga yang multi

Lanjutkan membacaMaret 9, 2020

Empat Tipe Banjir Jakarta dan Solusinya

RumahCom - Banjir di Jakarta memang sudah menjadi hal yang sering terjadi. Lalu tipe banjir apa yang sering terjadi di Jakarta? Menurut Nirwono Joga selaku Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakt

Lanjutkan membacaMaret 9, 2020

Kabar Baik, Sektor Properti Sudah Membaik Di Tahun Ini

RumahCom - Industri properti sempat melemah beberapa tahun belakangan ini. Banyak analisis mengatakan belum adanya tanda-tanda kebangkitan. Kabar baiknya menurut data dan riset, justru industri proper

Lanjutkan membacaMaret 9, 2020

Stok Lahan Luas Yang Dimiliki Pengembang Apakah Jadi Beban Konsumen?

RumahCom – Perusahaan pengembang pada umumnya memiliki stok lahan luas (landbank) yang diambil dari sebagian keuntungan penjualan. Jangan khawatir, konsumen tidak akan dikenakan beban bunga kepada

Lanjutkan membacaMaret 10, 2020

Masukan