OJK Terbitkan Relaksasi Untuk Cicilan KPR Akibat Covid-19

April 7, 2020

RumahCom – Masyarakat yang mengalami kesulitan membayar cicilan KPR karena dampak wabah Covid-19 bisa mengajukan keringanan cicilannya pada bank. OJK telah menerbitkan aturan relaksasi debitur yang ekonominya terganggu akibat pandemi ini.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya mengeluarkan kebijakan keringanan kredit untuk kendaraan dan properti. Untuk sektor properti, OJK memberikan keringanan KPR untuk nasabah yang terkena dampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) baik langsung maupun tidak langsung.

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, wabah Covid-19 telah membuat aktivitas keuangan maupun perekonomian terganggu. Untuk itu OJK memberikan kelonggaran berupa stimulus supaya pengaruh pandemi ini tidak terlalu memukul perekonomian domestik khususnya kalangan masyarakat terbawah.

“Masyarakat yang memiliki cicilan kendaraan maupun KPR bisa mendapatkan keringanan penangguhan pembayaran kredit dengan syarat tempat bekerja maupun kegiatan usahanya terdampak pandemi Covid-19. Aturan ini terperinci pada kebijakan kontra siklus OJK No. 11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical dampak penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Ketika sudah memutuskan beli rumah, penting untuk perhatikan pengembang perumahan tersebut. Seperti apa pengembang yang terpercaya? simak di video berikut ini!

Adapun jangka waktu yang diberikan untuk keringanan penundaan pembayaran cicilan mulai tiga bulan hingga satu tahun namun dengan catatan maupun syarat tertentu. Beberapa syaratnya yaitu, debitur masuk ke dalam kriteria yang ditentukan oleh bank. Artinya, yang bisa mendapatkan kelonggaran ini harus sesuai dengan assessment bank maupun lembaga pembiayaan lainnya. Dibuktikan melalui administrasi dan dokumen pendukungnya.

Bagi kalangan yang masih mendapatkan penghasilan secara normal di tengah wabah ini dipastikan tidak akan bisa mendapatkan kelonggaran tersebut. Keringanan maupun stimulus ini bukan untuk memudahkan orang yang tidak mau bayar tapi untuk debitur yang terdampak dari sisi penghasilannya.

“Kebijakan restrukturisasi ini bisa penundaan pembayaran pokok, perpanjangan tenor, maupun bunga kredit tergantung kebijakan masing-masing bank. Nasabah silahkan mengajukan nanti tergantung bagaimana bank menilai masing-masing debiturnya,” imbuhnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Yuk, Lakukan Aktivitas Seru di Rumah Bersama Museum Macan

RumahCom – Banyak aktivitas yang bisa dilakukan selama self-isolated di rumah terkait penyebaran Coronavirus Diseas 19 (Covid-19). Museum Macan menutup museumnya terkait pandemi tersebut, tetapi mer

Lanjutkan membacaApril 3, 2020

Pasca bencana Gempa Bumi NTB, Ini yang Sudah Selesai Rehabilitasi dan Rekonstruksi

RumahCom - Gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terjadi pada Agustus 2018 silam telah meluluh lantahkan bangunan. Namun, saat ini pembangunan  fasilitas umum sebanyak 694 akibat gempat bumi terseb

Lanjutkan membacaApril 6, 2020

Antisipasi Pengembang Intiland Terkait Dampak Covid-19

RumahCom – Pengembang Intiland membentuk satuan tugas (Satgas) untuk penanganan wabah Covid-19. Beberapa protokol yang ditetapkan juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman seta menjamin keamanan se

Lanjutkan membacaApril 6, 2020

Aplikasi Ini Membuat Pengelolaan Gedung Jadi Lebih Efisien

RumahCom – Mengelola sebuah gedung ada banyak hal yang mesti diurus dan diatur supaya semua fungsi bisa terawat dengan baik. Bimasakti as a Service menawarkan sistem aplikasi untuk memudahkan perawa

Lanjutkan membacaApril 6, 2020

Adhi Persada Properti Kembali Pasarkan Apartemen Kampus Di Malang

RumahCom – Adhi Persada Properti terus memperkuat konsep apartemen kampus yang dikembangkan di sekitaran kampus-kampus ternama. Kali ini, anak perusahaan Adhi Karya ini mengembangkan apartemen kampu

Lanjutkan membacaApril 6, 2020

Masukan