Rasio Apartemen Jakarta Tidak Sampai 2 Persen, Potensi Pasar Sangat Besar

April 14, 2020

RumahCom – Banyak yang menyebut Jakarta over supply unit apartemen, nyatanya rasio apartemen dibandingkan populasi penduduk tidak sampai dua persen. Bila ini dipermudah dengan regulasi pemerintah dan pengembang mengeluarkan produk yang tepat, pasar apartemen akan segera bangkit.

Pengembangan vertikal atau high-rise merupakan keniscayaan di kota-kota besar seiring semakin sulit dan mahalnya harga lahan. Pengembangan dengan cara vertikal atau membangun ke atas bisa memaksimalkan fungsi lahan selain lebih efisien dan bisa menyisakan area untuk ruang terbuka.

Hal ini juga berlaku untuk sarana hunian. Kota seperti Jakarta akan lebih cocok model hunian berupa rumah susun atau apartemen karena lahannya yang sudah sangat terbatas.  Memang ada yang menyebut kalau suplai unit apartemen di Jakarta sangat banyak (over supply) dan itu menjadi salah satu alasan kenapa penjualan apartemen di Jakarta sangat berat.

Namun berdasarkan paparan Colliers International Indonesia (CII) sebuah perusahaan riset, konsultasi, dan manajemen properti, suplai unit apartemen di Indonesia tidak bisa disebut over supply. Memang rata-rata setiap tahunnya selalu ada peningkatan penawaran unit apartemen tapi jumlah peningkatannya sangat kecil.

“Apalagi bila dibandingkan dengan rasio jumlah penduduknya. Di Jakarta itu rasio unit apartemen dengan populasinya tidak sampai dua persen, artinya ada ruang yang sangat luas  untuk sektor ini berkembang di Jakarta dan sektor apartemen merupakan salah satu potensi pasar yang masih akan terus berkembang,” ujar Ferry Salanto, Senior Associate Director Research CII.

Adapun masalah beratnya memasarkan apartemen di Jakarta lebih karena situasi pelemahan bisnis yang sifatnya sementara, ditambah saat ini dengan adanya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Masyarakat lebih memilih menginvestasikan uangnya pada sektor keuangan seperti tabungan, deposito, ritel saving bond, bond pemerintah, atau lainnya.

Mau membeli apartemen, sebaiknya pahami langkah mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) lewat video berikut ini.

Namun Ferry meyakinkan, situasi pelemahan untuk sektor properti khususnya apartemen ini hanya sementara karena pasar selalu akan dinamis dan berubah. Properti juga pasti akan terus meningkat seiring peningkatan nilai asetnya. Sementara itu investasi lain yang meningkat hanya imbal hasilnya sementara nilainya sendiri tetap.

“Setiap orang itu pasti memiliki keinginan untuk merealisasikan kebutuhan huniannya dan sektor apartemen di kota besar seperti Jakarta menjadi sebuah keniscayaan. Jakarta dengan rasio apartemen yang sangat rendah ini akan terus meningkat dan ini akan pararel dengan daya beli masyarakat yang semakin membaik. Kalau pemerintah bisa memfasilitasi ini dan kalangan developer bisa menyediakan produk yang tepat dengan segmen pasarnya, sektor ini pasti akan segera bangkit,” ungkapnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Bagaimana Menggunakan Ad Kredit Anda Dengan Cerdas

Mengoptimalkan penggunaan Ad Kredit Anda adalah bagian dari menjadi agen properti profesional di era digital ini. Hal tersebut sangat penting terlebih selama masa yang sulit ini.Hari ini, sebagai kela

Lanjutkan membacaApril 9, 2020

Alasan Orang Kaya Malas Beli Properti Sekarang

RumahCom – Pemilik kapital atau orang-orang kaya saat ini segan untuk menanamkan uangnya di sektor properti. Hal ini menyebabkan industri kurang bergairah sejak beberapa tahun lalu. Apa alasannya?Se

Lanjutkan membacaApril 9, 2020

Antara Properti, Populasi, dan Pangan Menurut Farah Quinn

RumahCom – Bukan sekadar pintar masak, chef cantik  Farah Quinn bisa merinci konsep 3P pada bidang yang digelutinya. Kenyataannya, ada kaitan erat antara bisnis properti dengan populasi dan pangan

Lanjutkan membacaApril 13, 2020

Ini Salah Satu Alasan Pemasaran Apartemen Lebih Sulit Dibandingkan Rumah Tapak

RumahCom – Pengembang kerap kesulitan saat menawarkan produk apartemen dibandingkan rumah tapak. Salah satunya karena modal yang bergulir harus cepat sementara memasarkan unit apartemen butuh waktu

Lanjutkan membacaApril 13, 2020

Kementerian PUPR Relokasi Anggaran Rp24,53 Triliun Untuk Covid-19

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merelokasi anggaran kementerian untuk penanganan Coovid-19. Lebih dari Rp24 triliun anggaran dialokasikan untuk berbagai kegiatan ya

Lanjutkan membacaApril 13, 2020

Masukan