Semangat Positif Sektor Properti di Tengah Pandemi Corona

Boy LeonardApril 16, 2020

Semangat Positif Sektor Properti Di Tengah Pandemi Corona

Rumahcom – Walaupun berdampak pada penjualan di sektor properti, tidak menyurutkan optimisme dari pemilik Krisna Loka Property. Cokorda Agung Krisna, S.T.

Pemilik dari Krisna Loka Property, Cokorda Agung Krisna, S.T., menjelaskan bahwa, pandemi cukup corona berdampak pada penjualan sektor properti saat ini. Namun, dampak ini tidak signifikan.

Ia menuturkan bahwa satu atau dua orang calon konsumennya ada yang melakukan pembatalan. Namun untuk secara keseluruhan, hal tersebut tidak berpengaruh dari penjualannya.

Menurut pria yang akrab disapa Cok Kresna ini, bercermin dari kondisi tersebut dapat dikatakan bahwa penjualan unit properti di tengah pandemi corona ini tetap stabil. Sama seperti tahun-tahun yang lalu yang juga sempat dihantui oleh bayang-bayang krisis moneter. Ia juga mengatakan bahwa kondisi seperti apa pun tidak berpengaruh untuk bisnis properti, karena bisnis ini sebenarnya bergantung dari segmen pasar yang dipilih.

“Kebetulan kami memilih segmen pasar dan strategi marketing yang tepat, dan didukung pula dengan tim marketing yang kuat dan lokasi pembangunan yang strategis, maka celah bisnis di sektor properti tetap tidak ada hambatan walaupun dengan harga jual properti yang stabil selama ini” imbuhnya.

Ia juga mengakui bahwa selama ini salah satu cara atau strategi untuk bisa bertahan dengan penjualan properti yang stabil dari 2014 hingga sekarang, adalah memiliki tim marketing yang kuat. Ia juga mengatakan bahwa tim marketing harus dibekali suatu standar dalam pemasaran sehingga mereka yang dominan menggunakan pemasaran melalui online sudah mengetahui cara untuk memasarkan yang baik dan juga efektif. Itu terbukti, dari 2014 sampai saat ini sudah memasarkan ratusan unit properti di sejumlah lokasi di Bali dan selalu sold out hanya dalam jangka waktu dua bulan di satu titik lokasi.

Strategi lainnya, terkait dengan sektor perbankan yang menunda pencairan dana pembelian property untuk sektor pariwisata karena dampak dari pandemic ini. Menyikapi hal tersebut, pihaknya menyikapinya dengan mengalihkan segmen pasar pada calon konsumen yang bergerak di luar sektor tersebut. Artinya, masih bisa mencairkan dana atau permodalan dari nonpekerja pariwisata untuk pembelian unit rumah.

 “Bercermin dari itu, strategi kami adalah menggunakan skala prioritas di tengah dampak corona ini, yakni menuntaskan pembangunan unit dari konsumen di luar atau nonpekerja sektor pariwisata, setelah kondisi pulih kembali baru kemudian konsumen propeti dari kalangan pelaku pariwisata ini dilanjutkan, tentunya dengan dibukanya kembali sumber pembiayaan dari kalangan perbankan,” kilahnya.

Sementara itu, walaupun prediksi dari pandemi corona ini mengatakan akan berlangsung hingga tiga bulan mendatang, ia tetap optimis penjualan poperti di Bali masih akan sangat cerah. Hal itu dibuktikan dengan rencananya kembali membuka lahan baru menjelang akhir tahun nanti.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Terdampak Corona, Konstruksi Proyek Properti Jalan Terus

Rumahcom – DPP Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia tetap melakukan pengerjaan konstruksi proyek properti seperti biasa namun tetap mengedepankan protokol pencegahan virus COVID-19.Menghadapi

Lanjutkan membacaApril 16, 2020

Pengembang Dukung Realokasi Anggaran Pemerintah Basmi Covid-19

RumahCom–Pengembang rumah bersubsidi mengapresiasi tindakan yang dilakukan pemerintah terkait realokasi anggaran dari Ditjen Perumahan sebesar Rp1,70 trilun untuk program rusun dan rusus demi menang

Lanjutkan membacaApril 16, 2020

Citra Maja Raya Sukses Jualan Online Saat Wabah Covid-19

RumahCom – Township Citra Maja Raya di Lebak, Banten, tetap meluncurkan klaster baru saat ada wabah Covid-19. Ciputra Group, pengembangnya, memperkuat konsep digital marketing, dan akhir pekan ini a

Lanjutkan membacaApril 16, 2020

Masukan