Rekomendasi Untuk Pengembang Di Tengah Pandemi

Boy LeonardApril 21, 2020

Rekomendasi Untuk Pengembang Di Tengah Pandemi

Rumahcom – Kebijakan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat beberapa aktivitas bisnis maupun aktivitas lainnya menghadapi hambatan besar, termasuk pada bidang bisnis properti. Solusinya adalah dengan penawaran kerjasama antara pemngembang dengan konsultan atau pemilik properti untuk hal tersebut.

Aturan dari pemerintah tentang kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat aktivitas bisnis secara umum menghadapi hambatan besar, termasuk aktivitas investasi, sewa, dan beli properti. Untuk jangka pendek, konsultan properti Colliers International Indonesia memberikan sejumlah rekomendasinya.

Menurut Director Advisory Service Colliers International Indonesia Monica Koesnovagril mengatakan dalam kondisi seperti ini, konsultan bisa bekerja sama dengan pengembang atau pemilik properti untuk menawarkan pembiayaan mezzanine atau yang berarti pembiayaan utang dan ekuitas yang memberikan hak pada kreditur untuk mengkonversikannya ke dalam bunga ekuitas perusahaan, seperti penjualan dari sebagian gedung.

Menurut keterangan tertulis pada hari Senin lalu, Monica turut mengungkapkan bahwa hal tersebut dapat menjadi sebuah langkah yang positif untuk para pengembang agar mereka dapat mengantongi dana yang dibutuhkan, dan bahkan mereka juga dapat mengundang mitra baru untuk dapat membuat properti yang mereka miliki jauh lebih menarik dan bernilai.

Untuk jangka pendek, Colliers merekomendasikan bagi para pengembang dan juga pemilik properti antara lain untuk melakukan riset terebih dahulu terkait dengan produk atau layanan apa saja yang harus disajikan kepada pasar mereka.

Monica juga mengungkapkan bahwa produknya atau property tersebut dapat memiliki sifat yang hanya sementara, hal ini nantinya akan dengan cepat dapat digantikan kembali ketika keadaan sudah kembali normal dan pasar pun sudah kembali pulih seperti sedia kala.

“Dari sisi operasional, pengembang bisa menyiapkan produk yang nilai investasinya rendah tapi punya potensi revenue besar. Bisa jadi produk lama atau eksisting tapi dengan posisi berbeda,” imbuhnya lagi.

Kemudian, untuk dilihat dari segi finansial, pengembang dapat mempertimbangkan kembali guna meningkatkan efisiensi tersebut. Efisiensi disini juga termasuk dari segi pembiayaan dan juga kegiatan dari restrukturisasi.

“Hotel, lahan, dan properti ritel, yang saat ini sedang di titik terlemahnya, punya kesempatan investasi yang bagus saat wabah Covid-19 sekarang ini,” imbuh Monica.

Terkait dari adanya pandemi virus Covid-19 ini, membuat para pemain di sektor properti baik pengembang, investor, maupun pemilik properti untuk saat ini harus memastikan bahwa properti yang mereka miliki telah diberikan desinfektan dan dibersihkan secara rutin. Tak lupa, pengembang juga wajib melengkapi petugas kebersihan dengan alat pelindung diri (APD) yang lengkap.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Dampak Pandemi Covid-19, Penjualan Hunian di Banten Melambat

RumahCom–Penjualan hunian makin lesu di tengah pandemi Covid-19 lantaran membeli hunian belum menjadi prioritas kebanyakan orang dalam situasi saat ini. Salah satu yang terdampak merupakan hunian di

Lanjutkan membacaApril 20, 2020

Sektor Properti Masih Menjadi Penyumbang Investasi Terbesar

Rumahcom – Sektor properti masih menjadi salah satu sektor yang menjadi penyumbang penanaman modal paling besar sepanjang kuartal I/2020. Selain itu, ditengah pandemic ini para investor yang terliba

Lanjutkan membacaApril 20, 2020

Tanpa Pandemi Covid-19, Seperti Ini Tren Pertumbuhan Properti Yang Akan Terjadi

RumahCom – Tren Pertumbuhan bisnis properti sudah terlihat sejak periode tahun 2019 hingga awal tahun 2020. Salah satunya pertumbuhan penyaluran kredit properti dan sektor properti yang meningkat le

Lanjutkan membacaApril 21, 2020

Masukan