RumahCom – Pengembang Australia Crown Group mulai merambah ke Amerika dengan mengakuisisi lahan di Los Angeles (LA) untuk dikembangkan jadi apartemen dan hotel. Crown Group kembali akan membawa expertise-nya di negeri Paman Sam.

Crown Group, pengembang Australia yang dimiliki orang Indonesia Iwan Sunito, mulai merambah Amerika dengan mengembangkan proyek pertamanya di negeri Paman Sam itu. Proyek mixed-use apartemen dan hotel yang berlokasi di distrik pusat kota Los Angeles (LA) ini akan memiliki nilai sekitar Rp8 triliun.

Saat ini Crown Group tengah berproses dengan Los Angeles City Hall untuk desain bangunan proyeknya. Berlokasi di sudut tenggara South Hill dan 11th street, sebuah kawasan distrik keuangan, mode, dan South Park di pusat kota, akuisisi  lahannya sendiri telah dilakukan sejak November 2019 lalu.

Akan dibangun sebuah menara setinggi 43 lantai yang kembali akan didesain oleh Koichi Takada Architects. Sebuah firma arsitek dari Jepang dengan reputasi global ini akan mendefinisikan ulang cakrawala pusat kota LA. Filosofi yang akan diusung yaitu sebuah visi futuristik tentang cara hidup baru dan sebuah bangunan yang akan menjadi ikonik bagi kota. Proyeknya sendiri ditargetkan akan selesai pada tahun 2024.

Mau investasi di Indonesia walaupun tinggal di luar negeri? pasti bisa. Yuk, simak video berikut ini.

“Menara ini akan terdiri dari 319 unit apartemen dengan fasilitas ekslusif untuk para penghuninya. Di dua lantai teratas akan didesain dengan fasad pohon-pohon redwood tua California yang berukuran raksasa. Kanopi jalan yang dramatis akan memayungi bangunan dan menggabungkan dinding hijau yang “bernafas”. Seluruh rancangan ini untuk meningkatkan kualitas udara kota dan memperkenalkan fitur lansekap unik di pusat kota,” ujar Iwan Sunito, CEO Crown Group.

Kantor perwakilan Crown Group di LA juga tengah dalam proses diskusi dengan beberapa brand hotel mewah untuk menyediakann 160 unit kamar hotel di lantai terbawah tower gedung ini. Rencananya, hotel ini akan menjadi tempat penginapan dengan konsep liburan yang paling diinginkan di tenah kota.

LA, jelas Iwan dipilih karena telah berkembang dan mengalami transformasi yang sangat signifikan selama dekade terakhir. Hal ini antara lain dibuktikan dengan ekspansi LA Live, Warner Music, hingga Sportify yang mendirikan kantor di sini termasuk seperti Apple, Vans, dan Paul Smith juga membuka toko-toko utamanya di sini. Selain itu ada banyak pembangunan perumahan, hotel, hingga produk komersial lainnya di LA.

“Sangat sulit untuk menemukan distrik pusat kota kosmopolitan besar namun masih memberikan perubahan yang signifikan. Perubahan kawasan downtown di LA dipicu oleh konvergensi teknologi, media, dan hiburan yang membuat geliat investasi masih akan terus berkembang dan di sisi lain menjadi daerah yang dicari untuk tempat tinggal,” imbuhnya.

Head of US Development Crown Group Patrick Caruso menambahkan, proyek ini akan memberikan titik perbedaan yang menarik bagi pembeli di downtown LA, salah satunya karena membawa versi baru sebuah hunian di distrik tersebut. Salah satu yang menarik karena kawasan kotanya berkembang dengan pesat namun untuk hunian pilihannya sangat terbatas.

“Kami menawarkan sebuah pengembangan mixed-use dengan gaya hidup mewah dan fasilitas yang belum pernah ada sebelumnya. Termasuk fasilitas ekslusif bagi para penghuni penthouse di atap menara dengan dikombinasikan hotel bermerek untuk menjamin kualitasnya. Semuanya dibalut dengan kekhasan Crown Group dalam hal fungsional dengan gaya resor dan arsitektur canggih,” imbuhnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR