RumahCom – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) terus mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk menyalurkan KPR bersubsidi FLPP. Operasional BPD di daerah-daerah dianggap lebih mengenal karakteristik nasabah sehingga bisa memperbesar penyaluran KPR FLPP.

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merupakan lembaga yang menyalurkan KPR bersubsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). PPDPP mengalokasikan anggarannya kepada penyalur kredit yaitu bank untuk didistribusikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memiliki syarat untuk menerima program KPR bersubsidi.

Hingga saat ini, PPDPP telah menggandeng 37 bank pelaksana untuk menyalurkan program FLPP yang terdiri dari 10 bank umum nasional dan 27 bank pembangunan daerah (BPD). PPDPP akan terus mendorong berbagai BPD untuk terus meningkatkan penyaluran FLPP di daerah-daerah.

“Saat ini penyaluran dari BPD rata-rata baru 28,6 persen dari kuota FLPP tahun ini sejumlah 19.537 unit rumah. Ini yang ingin kami tingkatkan, setidaknya bisa mencapai porsi lebih dari 30 persen karena potensinya sangat besar. BPD harus menjadi raja di daerahnya masing-masing karena yang paling mengenal karakteristik nasabahnya sesuai kedaerahannya sehingga MBR di daerah-daerah juga lebih banyak yang bisa menikmati program KPR bersubsidi,” ujar Arief Sabaruddin, Direktur Utama PPDPP.

Beli rumah dengan cicilan KPR Ringan, bisa dan mudah kok. Simak video berikut ini untuk tau triknya.

Saat ini sudah ada lima besar BPD yang penyalurannnya mencapai 50 persen dari kuota yang diberikan dengan penyaluran mencapai lebih dari seribu unit. Lima peringkat tertinggi tersebut yaitu Bank Jawa Barat-Banten (BJB), BPD Jawa Tengah, BPD Sulawesi Tengah, BPD Jawa Timur Syariah, dan BPD Kalimantan Selatan Syariah.

PPDPP sendiri per 21 April 2020 telah menyalurkan FLPP mencapai Rp3,75 triliun untuk pembiayaan 37.104 unit rumah. Dengan pencapaian ini, total penyaluran program FLPP sejak tahun 2010-2020 telah mencapai Rp48,102 triliun untuk membiayai 692.706 unit rumah bagi MBR di seluruh Indonesia.

Untuk meningkatkan penyaluran KPR bersubsidi di berbagai daerah, PPDPP akan terus meningkatkan kuota year to year khusus untuk BPD. Hal itu akan diikuti dengan kegiatan sosialisasi di daerah-daerah supaya bisa terus ditingkatkan BPD-BPD menjadi leading di daerahnya masing-masing.

“Kami akan mendorong dan memberikan perhatian yang tinggi kepada BPD supaya bisa terus meningkatkan penyaluran FLPP-nya. Ini juga supaya BPD melebarkan fokus pembiayaannya ke sektor perumahan dibandingkan otomotif maupun multiguna. Kami juga akan terus mengevaluasi BPD dengan para ekspertis supaya kinerja untuk penyaluran kredit perumahan bisa terus meningkat,” imbuhnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR