Kenaikan Penjualan Properti Di Tengah Pandemi Oleh 4 Pengembang Besar

Boy LeonardApril 23, 2020

Kenaikan Penjualan Properti Di Tengah Pandemi Oleh 4 Pengembang Besar

RumahCom – Dalam laporan yang diterbitkan oleh Citi Research yang dikeluarkan pada tanggal 16 April yang lalu tersebut tertulis jika empat pengembang telah mengalami kenaikan dari penjualan properti mereka.

Keempat pengembang tersebut yakni PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Bumi Serpong Damai (BSDE) Tbk. Citi Research juga, LPKR merupakan pengembang dengan kinerja paling baik kurun waktu kuartal I-2020.

Perusahaan tersebut berhasil membukukan kenaikan sebesar 13 persen secara tahunan (year on year). Hal tersebut didukung dengan penjualan berbagai proyek properti baru seperti Waterfront Estates yang baru diluncurkan oleh anak usaha, PT Lippo Cikarang Tbk, kecepatan, serta ketepatan waktu pengerjaan proyek.

“LPKR melaporkan pencapaian pra-penjualan 1Q20 yang terkuat karena keberhasilan peluncuran produk baru dan percepatan pembangunan proyek-proyeknya,” tulis Citi Research dalam keterangan tertulis. Selain itu CTRA mencatatkan kenaikan 2 persen secara tahunan.

Keberhasilan ini didorong oleh peluncuran klaster perumahan di Citra Sentul Raya, Kabupaten Bogor. Lalu PWON membukukan kenaikan 2 persen secara tahunan yang disumbang oleh proyek properti baru di Bekasi. Sementara BSDE tercatat mengalami kenaikan yang didorong penjualan tanah untuk proyek jalan tol serta peluncuran proyek baru. Tak hanya itu, Citi Research turut menyematkan nama Sumarecon (SMRA) dalam laporannya. Meski keempat pengembang sebelumnya mengalami kenaikan, namun kinerja SMRA tercatat negatif yakni minus 25 persen secara tahunan.

Menurut laporan tersebut, penjualan perusahaan lemah karena rencana berbagai peluncuran proyeknya tertunda. Salah satu alasannya adalah pembatasan sosial akibat wabah Covid-19. Kinerja LPKR Kinerja LPKR disebut paling hebat di antara pengembang lainnya. Penjualan pengembang juga tercatat mengalami peningkatan 200 persen secara tahunan menjadi Rp159 miliar.

Keberhasilan ini didukung pula oleh penjualan perkantoran Lippo Thamrin senilai Rp994 miliar setelah konstruksi rampung. Selain itu, Citi Research pun menyebutkan bahwa komitmen perusahaan untuk mengakselerasi konstruksi proyek Meikarta membantu meningkatkan pra-penjualan sebesar 122 persen secara tahunan menjadi Rp156 miliar.

Ke depan, harga saham LPKR diprediksi bisa mencapai Rp300 dalam jangka panjang. Akan tetapi, terdapat risiko yang bisa saja mengubah prediksi tersebut, sepeti pra-penjualan yang melambat, margin yang lebih rendah, regulasi properti yang lebih ketat, dan situasi politik yang tidak stabil.

Menurut Kepala riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, minat investor masih tinggi pada saham perusahaan ini. Hal tersebut mengindikasikan persepsi investor bahwa pengembang memiliki prospek positif. Data pembukuan LPKR menyebutkan, lebih dari 70 persen pendapatan LPKR berasal dari pendapatan berulang atau recurring income.

Selain itu tantangan dari tahun 2020 Lembaga ini memprediksi kuartal kedua tahun ini akan menjadi tantangan bagi para developer. Seperti diketahui, Indonesia saat ini tengah menghadapi wabah Covid-19. Pandemi ini menyebabkan permintaan lebih lambat dan penundaan peluncuran proyek-proyek baru akan terjadi lebih banyak.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ragam Strategi Promosi Pengembang Di Tengah Pandemi Covid-19

Rumahcom – Situasi dan kondisi pasar properti yang kurang baik akibat pandemi Covid-19, membuat beberapa pengembang properti dituntut untuk menjadi kreatif dan inovatif agar menjaga keseimbangan da

Lanjutkan membacaApril 22, 2020

Menikmati Properti Yang Dekat Transportasi Masal

RumahCom – Sejak transportasi masal MRT Lebak Bulus-Bundaran HI beroperasi, kampanye properti yang terhubung dengan transportasi masal atau living connected mulai digaungkan kalangan pengembang. Sal

Lanjutkan membacaApril 23, 2020

Pengembang Terus Tunjukan Komitmen Progres Proyeknya Di Tengah Pandemi

RumahCom – Kalangan pengembang seperti berlomba menunjukan pengembangan proyeknya tetap berjalan baik saat wabah Covid-19. Salah satunya Apartemen Pacific Garden di Alam Sutera yang menyelesaikan pe

Lanjutkan membacaApril 23, 2020

Masukan