Pembangunan Proyek Strategis Nasional Ditengah Polemik Virus Pandemi

Boy LeonardApril 24, 2020

Pembangunan Proyek Strategis Nasional Ditengah Polemik Virus Pandemi

Rumahcom – Pemerintah tetap berupaya untuk menjaga pertumbuhan investasi melalui pengembangan infrastruktur di tengah pandemi virus korona (covid-19). Inisiatif ini dilakukan di samping berbagai inisiatif dan stimulus keuangan untuk menjamin roda ekonomi terus bergerak.

“Mempertahankan pertumbuhan investasi untuk penciptaan bisnis dan lapangan kerja, maka pemerintah telah berkomitmen melanjutkan Proyek Strategis Nasional (PSN),” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya.

Meski begitu, pemerintah menempatkan keamanan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama sambil menyeimbangkan ketahanan ekonomi dalam menghadapi covid-19. Pemerintah pun selalu mengawasi dampak dari covid-19 terhadap perekonomian.

Ia juga menjelaskan bahwa rencana kerja strategis dari pemerintah yang sudah ada saat ini tetap diimplementasikan berdasarkan pertimbangan matang dan penyeimbangan aktivitas ekonomi dan ketahanan perlindungan kesehatan yang sudah didukung oleh industri.

Kendati demikian, perusahaan negara tetap memiliki kewajiban merampungkan pekerjaan sesuai waktu di tengah pandemi virus corona yang juga melanda Indonesia ini.

Yanuar Budinorman, selaku Direktur Utama PT Rekayasa Industri (Rekind) juga menyampaikan dalam keterangan tertulis bahwa pihaknya juga akan menyelesaikan pekerjaan yang merupakan proyek strategis nasional.

Pekerjaan tersebut, ia melanjutkan, yakni pelaksanaan pengangkatan Heavy Equipment Selexol Regenerator (HESR) pertama pada Proyek Gas Processing Facility Lapangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru (GPF JTB), Jawa Timur. Menurut Yanuar juga, HESR merupakan perlengkapan penting pada proyek gas tersebut. Ia juga turut menambahkan bahwa Rekind yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) tidak hanya bekerja sendiri dalam proyek tersebut.

Tidak hanya itu saja, rencana kerja strategis pemerintah juga memiliki dua program ekonomi prioritas telah diformulasikan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020, termasuk program ekuitas infrastruktur dan wilayah, serta pengembangan ekonomi bernilai tambah, industrialisasi dan ekspansi kesempatan kerja secara nasional dan global dengan saling terhubung.

Program ekuitas infrastruktur dan wilayah dilakukan melalui pengembangan layanan dasar dan infrastruktur ekonomi untuk meningkatkan ketahanan kepada komunitas yang sangat rentan dan berisiko, infrastruktur ekonomi untuk menjamin proses produksi dan distribusi untuk mempertahankan sektor UMKM dan ekonomi informal, dan program ekuitas wilayah yang bertujuan memperluas pengaman sosial, memperbaiki akses terhadap layanan dasar yang berkualitas, dan meningkatkan inklusi keuangan.

“Kebijakan yang telah dibuat selama masa pandemi ini akan selalu dievaluasi setiap minggu, bahkan setiap harinya” imbuhnya.

Selain itu, dengan adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah perihal pembatasan jarak berskala besar (PSBB) tetap tidak menghambat Pembangunan Proyek Strategis Nasional karena pemerintah juga turut menjaga keamanan dan keselamatan warga Indonesia dengan cara mematuhi protokol-protokol yang sudah diberlakukan.

Sumber: medcom

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ini KPR Milenial Dari Bank BRI, Cek Yuk!

RumahCom – Bank BRI ternyata memiliki produk KPR yang sangat menarik khusus untuk anak muda. Fiturnya memungkinkan nasabah untuk mencicil sesuai kemampuannya selama bisa lunas dalam jangka waktu 25

Lanjutkan membacaApril 24, 2020

Tapera Yang Harus Seimbang Antara Perumahan Dan Pensiun

RumahCom – Pemerintah telah membentuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang akan memotong dan mengelola dana dari pekerja. Dalam praktiknya, Tapera bukan hanya menyalurkan pembiyaan perumahan tapi

Lanjutkan membacaApril 24, 2020

Kontribusi Investasi Sektor Properti Tinggi, Sinyal Positif?

RumahCom–Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat pada kuartal I/2020, sektor properti termasuk dalam lima besar penyumbang realisasi investasi.Meskipun tingkat realisasi investasi di sektor

Lanjutkan membacaApril 23, 2020

Masukan