Berlanjutnya Proyek LRT JABODEBEK Oleh PT Adhi Karya

Boy LeonardApril 24, 2020

Berlanjutnya Proyek LRT JABODEBEK Oleh PT Adhi Karya

RumahCom – Proyek pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek telah mencapai 72 persen. Proyek yang menghubungkan Jakarta dengan tiga kota tersebut, dicanangkan akan rampung pada Juni 2022 mendatang.

Proyek Lintas Rel Terpadu atau yang disingkat LRT JABODEBEK ini masih tetap dikebut pengerjaannya walaupun terhalang oleh pandemi virus Covid-19. Proyek pembangunannya hingga 17 April 2020 yang lalu sudah mencapai 72 persen.

Dari 3 lintasan yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, lintasan pelayanan Cawang hingga Cibubur sudah memiliki progress pengerjaan paling besar yaitu hingga mencapai 88 persen. Hal ini disusul oleh lintas pelayanan 2, Cawang hingga Dukuh Atas sekitar 67 persen dan lintas pelayanan 3 yaitu Cawang hingga Bekasi Timur yang mencapai 64 persen. Ketiga lintasan tersebut pun dinilai hampir tersambung.

Salah satu kendala yang dihadapi oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor adalah pengerjaan Depo yang dimana pengerjaan ini masih dalam proses pembebasan lahan oleh pemerintah, hal ini disampaikan oleh General Manager Departemen Kereta Api PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Isman Widodo pada hari Kamis kemarin.

Selain itu, kendala pembebasan lahan ini juga terhambat oleh adanya pandemic virus Covid-19. Ia juga menambahkan bahwa dalam situasi seperti ini, mereka tetap berkoordinasi tentang arahan lebih lanjutnya dengan tim manajemen di Kementrian Perhubungan.

“Dalam situasi pandemi COVID-19, kami tetap berkoordinasi dengan tim manajemen di Kementerian Perhubungan, di mana dari arahan mereka kami masih harus melakukan pekerjaan di lapangan, sambil mengikuti aturan pencegahan COVID-19″ tuturnya menurut sumber terkait.

Menurut Isman, PT Adhi Karya (Persero) Tbk tetap mematuhi protokol yang disediakan oleh pemerintah pusat, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah dan kementerian, termasuk Kantor Tenaga Kerja.

Ia juga menambahkan bahwa PT Adhi Karya mengikuti peraturan dari pencegahan Covid-19 sebanyak mungkin demi menjalankan pekerjaan konstruksi dengan aman dan nyaman.

Ia juga mencatatkan bahwa banyak pekerjaan yang sedang dilakukan di rumah, karena adanya kebijakan dari pemerintah beberapa hari yang lalu tentang pembatasan jarak berskala besar (PSBB).

“Kami menjaga jarak fisik antara satu pekerja dengan pekerja lainnya, maka kami juga memprioritaskan pekerjaan, seperti peralatan mekanik, pasak, alat dan crane,” kata Isman.

Untuk pekerjaan yang ditangani langsung oleh para pekerja di lapangan, orang-orang tersebut pasti akan mengikuti protoko yang diberikan oleh pemerintah tentang menjaga jarak dari satu pekerja ke pekerja lainnya.

Dengan adanya kendala-kendala diatas, diprediksi proyek pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) ini akan rampung pada bulan Juni 2022 mendatang.

Sumber: antaranews

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Menikmati Properti Yang Dekat Transportasi Masal

RumahCom – Sejak transportasi masal MRT Lebak Bulus-Bundaran HI beroperasi, kampanye properti yang terhubung dengan transportasi masal atau living connected mulai digaungkan kalangan pengembang. Sal

Lanjutkan membacaApril 23, 2020

Tapera Yang Harus Seimbang Antara Perumahan Dan Pensiun

RumahCom – Pemerintah telah membentuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang akan memotong dan mengelola dana dari pekerja. Dalam praktiknya, Tapera bukan hanya menyalurkan pembiyaan perumahan tapi

Lanjutkan membacaApril 24, 2020

Kucuran Rp38,5 M Untuk Bedah Rumah di Sulawesi Utara

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini merupakan sebuah program bantuan pemerintah bagi masya

Lanjutkan membacaApril 24, 2020

Masukan