Pasar Properti Asia Diprediksi Melambung Di Tengah Pandemi

Boy LeonardApril 29, 2020

Pasar Properti Asia Diprediksi Melambung Di Tengah Pandemi

RumahCom – Pasar properti kawasan Asia Pasifik telah dihantam keras oleh wabah pandemi Covid-19, namun hal tersebut diperkirakan masih berpeluang tinggi walaupun di tengah pandemi virus korona (covid-19). Laporan tersebut mencakup performa di pasar 19 negara dan menyediakan prediksi untuk kuartal berikutnya.

Kendati demikian, Managing Director of Capital Markets Asia Colliers International Terence Tang telah memprediksi walau ditandai oleh sentimen pandemi di seluruh area, ada peluang di sejumlah pasar dan industri di Asia-Pasifik.
 
“Walau ada perpanjangan ketidakpastian di pasar properti regional, paket stimulus yang kuat dari pemerintah dan kesolidan fundamen ekonomi, meredam dampak pandemi covid-19,” ujarnya, dinukil dari Medcom.

Sementara itu, Director of Capital Markets Colliers Indonesia Steve Atherton juga ikut mengungkapkan bahwa pasar rumah murah dianggap masih menjadi penggerak utama sektor properti.
 
“Perumahan yang terjangkau, lahan industri dan kota-kota baru terutama di sekitar kawasan industri adalah penggerak utama pada kuartal I-2020,” katanya.
 
Menurutnya, pelemahan yang terjadi pada rupiah menunjukkan peluang pembelian diskon yang signifikan untuk modal asing yang baru masuk ke pasar.

Ia juga menjelaskan bahwa penjual properti lokal tidak menyesuaikan harga yang diminta dalam bentuk rupiah, hal ini membuat investor baru dapat memanfaatkan harga diskon secara signifikan berdasarkan depresiasi mata uang saja.

Sementara itu bank memiliki divestasi real estat, divestasi portofolio pinjaman bank dan konsep ritel pusat daya adalah sektor-sektor yang harus dikembangkan. “Lihat di kuartal II-2020 akan terus maju,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan terbaru dari Colliers, mereka mengatakan bahwa kondisi pasar properti saat ini memang sedang mengalami perlambatan, namun hal ini tidak sepenuhnya berdampak negatf bagi pihak-pihak pelaku dari industri properti.

Situasi pasar properti yang melambat ini juga ternyata justru memberi investor properti sebuah kesempatan untuk mendapatkan aset dengan harga yang menarik dan menguntungkan. Selain itu untuk kondisi tersebut membuat para pemilik tanah memiliki kesempatan yang cukup baik untuk membangun relasi bisnis yang baik dengan para penyewanya.

Sementara itu Colliers juga telah melihat adanya tren baru di pasar properti dari kedua negara yang kemarin sempat menjadi negara pertama yang terkena wabah pandemic tersebut yaitu China dan Hongkong. Ia mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menyoroti gudang logistic modern akibat dampak dari Covid-19 yang membuat permintaan belanja online semakin meningkat.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ini Yang Harus Dilakukan Pengembang Saat Wabah Covid-19

RumahCom – Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak pelemahan ekonomi akibat Covid-19. Untuk itu Colliers International Indonesia memberikan beberapa rekomendasi untuk perusahaan penge

Lanjutkan membacaApril 28, 2020

Ragam Sektor Yang Serap Investasi Terbesar Pada Triwulan I-2020

RumahCom – Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ada beberapa sektor yang menerima investasi tertinggi saat ini. Mereka juga mempertegas jika pembangunan infrastruktur masih terus be

Lanjutkan membacaApril 28, 2020

Membeli Properti Di Australia, Cukup Sediakan Dana Awal 10 Persen

RumahCom – Australia merupakan salah satu negara yang memudahkan orang asing untuk membeli properti. Calon konsumen cukup menyediakan dana awal 10 persen yang akan disimpan di trust account. Pengena

Lanjutkan membacaApril 29, 2020

Masukan