Jasa Marga Targetkan Tiga Ruas Jalan Tol Ini Selesai di Tahun 2020

Boy LeonardMei 4, 2020

Jasa Marga Targetkan Tiga Ruas Jalan Tol Ini Selesai di Tahun 2020

RumahCom – PT. Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan, pekerjaan konstruksi untuk tiga ruas jalan tol ini selesai pada tahun 2020. Adapun 3 ruas jalan tol tersebut adalah Jalan Tol Cinere-Serpong, Kunciran-Cengkareng, dan Tol Manado-Bitung.

Direktur Pengembangan Jasa Marga, Adrian Priohutomo, mengkonfirmasi hal ini dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020). Tidak hanya itu, Adrian juga menyebutkan konstruksi jalan tol lain yang telah beroperasi sebagian dipastikan selesai tahun ini. Jalan tol tersebut adalah Tol BORR Seksi IIA Simpang Yasmin-Semplak dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi I KM 13-Samboja, serta Seksi V KM 13-Sepinggan.

“Jalan Tol BORR Seksi IIIA Sp. Yasmin-Semplak, serta Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi I Km 13-Samboja, dan Seksi V Km 13-Sepinggan juga ditergetkan akan selesai pengerjaan konstruksinya di tahun ini,” ujarnya.

Berdasarkan Adrian, meskipun saat ini sedang ada pandemi COVID-19, tetapi seluruh pekerjaan konstruksi proyek jalan tol Jasa Marga akan tetap berjalan. Komitmen ini dijalankan sebagai upaya perseroan dalam meningkatkan pelayanan konstruksi serta pengelolaan jalan tol di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, proses pengerjaan jalan tol ini perlu terus dikejar mengingat fungsinya sebagai penghubung antarwilayah dan penggerak ekonomi dalam mempercepat distribusi barang dan orang.

Kendati demikian, Adrian Priohutomo mengatakan kegiatan konstruksi di lapangan terus berjalan dengan tetap memperhatikan kesehatan para pekerja. Jasa Marga tetap menaati protokol kesehatan pencegahan dan penyebaran Covid-19 yang tertera dalam Instruksi Menteri (Inmen) PUPR nomor 02/IN/M/2020 tanggal 27 Maret 2020 seputar Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

“Prinsipnya, tak akan ada penghentian pengerjaan proyek. Meskipun kecepatan penyelesaian proyek terkena dampak wabah virus corona atau Covid-19 ini, tetapi kami tetap terus mengerjakan konstruksi proyek di lapangan, dengan menjalankan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor anak perusahaan dan proyek jalan tol sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Adrian dalam siaran pers, Senin (4/5/2020).

Sebelumnya, hal serupa pun pernah disampaikan oleh Corporate Secretary PT. Jasa Marga (Persero), M. Agus Setiawan. Agus menyatakan untuk konstruksi proyek jalan tol yang tetap berjalan dilakukan dengan persyaratan ketat. “Proyek jalan tol adalah Proyek Strategis Nasional atau PSN yang tetap berjalan dengan persyaratan yang ketat untuk memastikan physical distancing terpenuhi, sesuai instruksi Menteri PUPR,” ujarnya, Jumat (10/4/2020).

Sebagai informasi, dalam Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 33 Tahun 2020 seputar Pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersakala Besar dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta, di Pasal 10 diterangkan bahwa terdapat sebagian sektor yang dikecualikan dari penghentian sementara aktivitas bekerja. Salah satunya adalah pelaku usaha yang bergerak pada sektor konstruksi.

Dalam Instruksi Menteri PUPR Nomor 2/2020 dijelaskan tentang mekanisme protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dalam penyelenggaraan jasa konstruksi yang mencakup penyusunan satuan tugas (Satgas) pencegahan Covid-19, menyediakan fasilitas pencegahan Covid-19, mengedukasi semua orang untuk menjaga diri dari Covid-19, mengukur suhu semua orang setiap pagi, siang, dan malam.

Sesuai dengan hal ini, Adrian pun melanjutkan, Jasa Marga telah melaksanakan serangkaian upaya untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan anak perusahaan dan proyek jalan tol. Di antaranya, membangun Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 (Satgas Covid-19), penyediaan fasilitas pencegahan Covid-19, dan melakukan sosialisasi untuk menjaga diri dari Covid-19. Tidak hanya itu, Jasa Marga juga menggelar pemeriksaan suhu tubuh secara rutin, pengaplikasian physical distancing, serta penyemprotan disinfektan pada sarana dan prasarana kantor dan lapangan.

Selain itu, kata Adrian, di setiap proyek, Jasa Marga juga menggunakan protokol tindakan isolasi hingga melakukan kerja sama dalam penanganan suspect Covid-19 dengan Rumah Sakit dan Puskesmas setempat.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Salurkan Rp2,81 Triliun, BTN Penyalur Dana FLPP Tertinggi

RumahCom - Bank Tabungan Negara (BTN) menjadi salah satu bank penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tertinggi hingga April 2020. BTN telah menyalurkan dana FLPP sebanyak Rp2,8

Lanjutkan membacaApril 30, 2020

Kementerian PUPR Bedah 2.000 Unit Rumah Tidak Layak Huni Di Bengkulu

RumahCom – Kementerian PUPR kembali menyelenggarakan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau bedah rumah dan kali ini lokasinya di Bengkulu. Program bedah rumah selama ini telah memba

Lanjutkan membacaMei 4, 2020

Masukan