Dampak Perubahan Gaya Hidup New Normal Terhadap Prospek Property Superblok

Boy LeonardMei 6, 2020

Dampak Perubahan Gaya Hidup New Normal Terhadap Prospek Property Superblock

RumahCom – Adanya koreksi prospek dari pengembangan properti berkonsep superblok diakibatkan karena adanya perubahan gaya hidup masyarakat setelah hadirnya pandemi Covid-19.

Dalam pengertiannya sendiri, superblok (diadaptasi dari kata berbahasa Inggris ‘superblock’) merupakan sebuah komplek hunian yang memiliki kelebihan sebagai lokasi one stop-living, hal tersebut karena biasanya para penghuni yang memiliki hunian berkonsep superblok tidak perlu pergi terlalu jauh untuk memenuhi beberapa kebutuhan pokoknya.

Salah satu hal yang bisa menjadi kunci keberhasilan bagi para pengembang superblok ke depan adalah pengembang perlu kembali melakukan perancangan dan riset ulang untuk menyesuaikan diri dengan kondisi new normal.

New normal sendiri adalah sebuah bentuk penyesuaian baru terhadap keadaan yang dianggap normal setelah hadirnya pandemi di tengah-tengah lingkungan Anda. Kendati Demikian, New Normal juga membuat beberapa lini sektor menjadi terkendala.

“Jadi, sebelum membangun dilihat apakah kebutuhan di lokasi itu mampu men-support pasok yang akan dibangun. Yang jelas properti secara umum masih down juga karena pertumbuhan ekonomi yang melemah,” sambungnya.

Dari sisi pasokan, Panangian menegaskan bahwa komponen-komponen superblok saat ini sudah mengalami kelebihan pasokan, mulai dari perkantoran, pusat belanja, apartemen, dan juga hotel.

Terlebih, superblok juga rata-rata menyasar kalangan menengah ke atas sehingga kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi akan sangat besar.

Ia juga mengatakan bahwa adanya perubahan gaya hidup akan menciptakan new normal yang mau tidak mau, pengembang harus melakukan analisis yang lebih mendalam guna menentukan permintaan dari setiap komponen superblok. Hal ini dilakukan agar menghindari kegagalan finansial sehingga perlu dihadirkannya riset yang lebih detail lagi.

Panangian juga menyebut bahwa pengembangan superblok bisa dibilang sudah memasuki titik jenuh. Pasalnya, komponen di superblok umumnya bukan merupakan kebutuhan primer, melainkan hanya kebutuhan sekunder bahkan tersier.

“Misalnya, untuk mereka yang mau beli rumah kedua di apartemen. Kalau kondisi ekonomi lemah, mereka juga tidak akan merasa perlu beli segera. Berbeda dengan properti perumahan yang menjadi kebutuhan dasar sehingga pasarnya tidak akan pernah jenuh,” lanjutnya.

Pun daripada itu, Direktur Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit mengatakan bahwa dengan adanya aturan pembatasan sosial dan kerja dari rumah membuat prospek sejumlah sektor properti menurun.

Perkantoran, misalnya, sejumlah perusahaan yang nyaman dengan budaya kerja dari rumah ke depan akan menyusutkan permintaan akan ruang kantor. Begitu pula dengan pusat belanja, dengan adanya imbauan untuk tetap di rumah, orang akan terbiasa belanja apa saja dari rumah dan tidak lagi pergi ke mal.

“Jadi, prospeknya sedikit harus direvisi dengan adanya budaya baru atau new normal ini. Karena banyak kampanye di rumah saja, mereka juga akan melihat Covid-19 ini apakah akan terus berlanjut dengan terkait gaya hidup social distancing, pakai masker, yang dalam studi Harvard malah diperkirakan sampai 2022,” ungkapnya pada hari Selasa lalu.

Sumber: bisnis.com

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Mengintip Prospek Apartemen dan Mixed Use di Tengah Pandemi

RumahCom – Pengembangan properti mixed use terlihat semakin marak digunakan dalam beberapa tahun terakhir ini. Kendati demikian, potensi dari pengembangannya dinilai masih cukup tinggi melihat kebut

Lanjutkan membacaMei 5, 2020

Developer Kerap Abaikan, Beberapa Hal Ini Membuat Perumahan Jadi Banjir

RumahCom – Ada banyak aturan yang harus dijalankan untuk membuat proyek perumahan bisa aman dari banjir. Tidak tegasnya penegakan aturan membuat banyak perumahan dikembangkan tanpa memerhatikan unsu

Lanjutkan membacaMei 6, 2020

Pengembang Disarankan Buka Lahan Pertanian Sembari Menunggu Pandemi Usai

RumahCom - Sejumlah provinsi di Indonesia disebut sudah mengalami kelangkaan sejumlah komoditi pangan pokok, terutama beras di tengah pandemi Covid-19.Untuk mencegah defisit pangan ini, pemerintah har

Lanjutkan membacaMei 6, 2020

Masukan