Bank BTN Latih Seribuan Santri Untuk Jadi Pengembang

Mei 11, 2020

RumahCom – Bank BTN menyelenggarakan pelatihan untuk para santri pondok pesantren agar bisa menjadi wirausaha di bidang properti. Pelatihan ini untuk mengurangi dampak hambatan ekonomi terkait pandemi Covid-19 dan untuk memperbanyak kalangan pengembang yang bisa memproduksi perumahan.

Bank BTN menggandeng Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdlyin (Nusantara Utama Cita/NU Circle) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia  (IAEI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan online-offline kepada para alumni pondok pesantren dan pegiat ekonomi Islam.

Menurut Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury, dengan kerja sama ini Bank BTN ingin membentuk Santri Developer yang bisa menjadi motor penggerak ekonomi khususnya di pedesaan dan kota-kota kecil terlebih di bidang perumahan. Harapannya, ke depan akan semakin banyak kalangan pengembang yang bisa meramaikan sektor perumahan nasional.

“Dengan menggandeng NU Circle dan IAEI kami berharap kelak akan banyak wirausaha properti yang berkualitas dan berkarakter. NU Circle dan IAEI bisa mendorong anggotanya untuk mengikuti pelatihan online tersebut dan membuka perspektif untuk menjadikan profesi developer sebagai salah satu pilihan,” ujarnya saat penandatanganan Nota Kesepahaman Bank BTN-NU Circle mengenai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Riset di Bidang Perumahan.

Investasi di kampung halaman bisa menjadi pilihan tepat yang menguntungkan. Lalu gimana caranya? simak videonya berikut ini.

Pelatihan online-offline di bidang usaha properti ini telah dibuka pendaftarannya sejak 27 April hingga 9 Mei 2020 dan telah menarik minat sebanyak 1.673 santri dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Para alumnus pondok pesantren yang terjaring untuk pelatihan ini minimal berusia 23 tahun.

Materinya akan terdiri dari dua tahap yaitu pelatihan online selama periode 11-16 Mei 2020 dan pelatihan offline nanti saat pandemi Covid-19 berakhir. Para peserta yang sudah selesai menjalankan dua tahap pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat khusus hingga akses pembiayaan dari Bank BTN.

Adapun materi pelatihan online antara lain, Tantangan Ekonomi Indonesia dan Peran Sektor Perumahan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan dan Ketua Umum IAEI Sri Mulyani. Materi lain mengenai kewirausahaan Islam akan disampaikan oleh Rais Syuriah PBNU KH Masdar F. Mas’udi, Kebijakan Perumahan di Indonesia oleh Dirjen Pembiayaan Infrastuktur Kementerian PUPR Eko Heripoerwanto, dan sebagainya.

Untuk pelatihan offline akan diselenggarakan selama tujuh hari penuh dengan pemberian materi di kelas selama lima hari, sehari kunjungan lapangan ke salah satu proyek perumahan, dan sehari untuk workshop. Peserta juga akan diperkarya dengan keterampilan mendasar untuk memulai proyek perumahan mulai dari penyusunan anggaran, rencana bisnis, strategi pemasaram, manajemen proyek, tata cara pembebasan lahan, perizinan, dan sebagainya.

“Kami juga melibatkan pengembang untuk memberikan materi online maupun pelatihan di lapangan supaya para peserta mengetahui manajemen proyek hingga menjadi pengembang yang sukses. Pelatihan ini juga sebagai bentuk dukungan kami selama pandemi ini dengan memberikan pelatihan sehingga para peserta bisa tetap produktif dan memberikan kontribusi khususnya di daerahnya masing-masing,” beber Pahala.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Dampak Perubahan Gaya Hidup New Normal Terhadap Prospek Property Superblok

RumahCom – Adanya koreksi prospek dari pengembangan properti berkonsep superblok diakibatkan karena adanya perubahan gaya hidup masyarakat setelah hadirnya pandemi Covid-19.Dalam pengertiannya sendi

Lanjutkan membacaMei 6, 2020

Upaya PUPR Untuk Genjot Target Pembangunan Infrastruktur 2020-2024

RumahCom – Tujuh upaya pembangunan infrastruktur telah dicanangkan dan ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui BPIW sebagai bentuk upaya untuk mencapai target dari R

Lanjutkan membacaMei 6, 2020

Seperti Ini Konsep Smart City Yang Diterapkan Di Bogor

RumahCom – Penerapan smart city bisa berbeda di berbagai daerah tergantung fokus apa yang ingin diutamakan. Smart city pada akhirnya untuk menata kawasan perkotaan dengan lebih baik dan memudahkan m

Lanjutkan membacaMei 8, 2020

Edukasi Properti Kalah Dengan Travel Dan Fashion

RumahCom – Perumahan merupakan salah satu kebutuhan utama yang harus dipenuhi. Hanya saja campaign yang lebih besar justru terjadi untuk sektor travel dan fashion sehingga edukasi sektor perumahan t

Lanjutkan membacaMei 8, 2020

Pengembang Keluhkan Sistem Baru Bank Yang Membuat Banyak Debitur KPR Berguguran

RumahCom – Bank BTN menerapkan sistem teknologi baru untuk verifikasi penyaluran KPR bersubsidi. Kalangan pengembang mengeluhkan sistem baru ini karena banyak debitur yang malah tertolak KPR-nya.Men

Lanjutkan membacaMei 8, 2020

Masukan