DPD RI: Kredit Sektor Properti Bisa Direstrukturisasi

Boy LeonardMei 13, 2020

DPD RI: Kredit Sektor Properti Bisa Direstrukturisasi

RumahCom – Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Sukiryanto menghadiri rapat kerja virtual bersama dengan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan RI, Prof. Wimboh Santoso khusus membahas Distorsi dari keluarnya POJK No. 11 Tahun 2020 di lapangan.

Dalam kesempatan kali ini, Sukiryanto kembali menyampaikan aspirasi dari para pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) terkait harapan agar sektor properti juga dapat melaksanakan restrukturisasi sesuai dengan yang diatur dalam POJK No. 11 Tahun 2020. Hal yang sama pun sudah sempat disampaikan pada rapat kerja virtual DPD REI Kalbar beberapa waktu lalu.

Adapun POJK No. 11 Tahun 2020 ini mengatur tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Selain membahas keadaan sulit sektor properti, Ketua IKBM Kalbar ini juga membahas mengenai pengawasan OJK yang perlu mengambil tindakan keras terhadap perbankan atau perusahaan pembiayaan lebih-lebih leasing yang tidak melaksanakan sesuai dengan POJK tersebut. Dengan demikian, ini diharapkan mampu memberikan efek jera dan hak nasabah pun jadi terlindungi dalam pengajuan program restrukturisasi ini.

Sebelumnya, Asosiasi pengembang Real Estat Indonesia (REI) pernah menyampaikan bahwa sejak adanya pandemi virus Corona atau Covid-19 ini, banyak nasabah yang mengeluh kesusahan membayar angsuran atau kredit propertinya. Padahal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menerbitkan aturan restrukturisasi kredit, akan tetapi, masih banyak juga bank-bank yang dinilai abai akan aturan ini. Bahkan bank yang abai dianggap masih separuh hati menolong nasabah di tengah himpitan pandemi.

Ketua Umum REI, Paulus Totok Lusida pun menyebutkan, saat ini hampir 50% pengembang properti telah mengajukan restrukturisasi kredit, namun pihak perbankan lebih banyak menawarkan pengurangan bunga, bukan penundaan pembayaran pokok dan bunga kredit, meskipun cash flow industri tengah tertekan untuk pembayaran gaji dalam menghindari PHK masal.

Oleh karena itu, REI pun menilai bahwa perbankan masih separuh hatii dalam menerapkan insentif OJK sehubungan dengan restrukturisasi kredit di masa pandemi corona ini.

Sementara itu, Komisioner OJK RI pun merespon dengan tegas bahwa Sektor Properti tak dikecualikan dalam Program restrukturisasi POJK, sehingga bagi nasabah yang terdampak terutama KPR Subsidi, maka nasabah bisa mengajukan ke pihak penyalur kredit. Dan jika mengalami kendala, bisa melapor melalui email maupun call centre 157.

Tidak hanya itu, pihak pengembang atau nasabah juga bisa memberikan data faktual terkait perbankan yang abai dan terkesan separuh hati dalam memberikan restrukturisasi kepada pihak OJK. “Nanti dari data-data itu, kami akan pelajari dan mengambil tindakan yang dibutuhkan dalam penyelesaian kasus tersebut,” ujar Wimboh.

Bersama dengan Komite IV DPD RI sebagai mitra kerja, OJK siap meminimalisir distorsi dari POJK yang diterbitkan.

“Hal ini memang tak dapat dihindari mengingat wabah virus corona atau Covid-29 ini sama sekali tidak pernah diduga oleh siapapun, sehingga mislead info dari atas ke bawah juga tak terelakan, sehingga diharapkan pengawasan yang dilakukan bersama-sama dapat mengefektifkan POJK tersebut,” kata Wimboh.

Terakhir, Komisioner OJK ini membeberkan bahwa stimulus dalam wujud bantuan akan lebih tepat sasaran dalam menahan dampak ekonomi akibat wabah virus corona atau Covid-19 ini.

Sumber: Tribun

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Proyek Infrastruktur yang Tertunda Akibat Pandemi Covid-19 Jadi Prioritas 2021

RumahCom – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR, Basuki Hadimuljono menyatakan proyek-proyek kontraktual infrastruktur sebesar Rp7,83 triliun yang tertunda pada tahun ini akibat me

Lanjutkan membacaMei 11, 2020

Strategi Adaptasi Pengembang Properti Di Masa Pandemi

RumahCom - Tahun 2018 lalu merupaan puncak dari lesunya sektor properti semenjak 2013-2014, namun kenaikan tren mulai meningkat lagi semenjak tahun 2019. Kendati demikian tahun 2020 ini menjadi menja

Lanjutkan membacaMei 11, 2020

Jaga Optimisme Konsumen, Proyek Properti Tetap Berjalan

RumahCom – Masyarakat masih melihat proyek-proyek properti yang tetap berproses saat pandemi Covid-19 memiliki imbal hasil yang baik selain menambah confident. Properti juga masih menawarkan investa

Lanjutkan membacaMei 12, 2020

Masukan