Inilah Daftar Proyek Unggulan RI yang Jadi Prioritas di Tahun 2021

Boy LeonardMei 13, 2020

Inilah Daftar Proyek Unggulan RI yang Jadi Prioritas di Tahun 2021

RumahCom–Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memaparkan ada sekitar 41 proyek unggulan yang menjadi prioritas dalam program pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan proyek unggulan atau major project ini berada di sektor pariwisata sampai dukungan infrastruktur. “Proyek pemulihan ekonomi ada 41 major project, termasuk yang baru dalam hal sistem kesehatan nasional dan ini merupakan salah satu contoh major project,” kata Suharso dalam Rakorbangpus 2020 secara virtual, Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Suharso juga mengatakan 41 proyek ini termasuk pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas senilai Rp3,28 triliun, sembilan wilayah industri di luar Jawa dan 31 smelter senilai Rp628,2 miliar, industri 4.0 di lima subsektor prioritas senilai Rp1,30 triliun, pendidikan dan pelatihan vokasi untuk industri 4.0 senilai Rp4,39 triliun, dan jaringan pelabuhan utama terpadu.

Berikutnya, penguatan ketahanan pangan dan infrastruktur yang nilainya Rp37,10 triliun. Di mana di dalamnya ada penguatan jaminan usaha serta 350 korporasi petani dan nelayan yang terkait dengan ketahanan pangan. Serta dukungan sebagian major project infrastruktur.

Selain itu, Suharso juga menyebutkan, akan ada beberapa kementerian dan institusi (K/L) yang terlibat secara langsung dalam program pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021. Mulai dari Kementerian Perindustrian serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengenai pengembangan industri dan pariwisata.

Lalu, Kementerian Pertanian serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengenai memperkuat ketahanan pangan. Berikutnya, Kementerian Perdagangan serta Kementerian Koperasi dan UKM mengenai akses pasar dan usaha kecil menengah.

Kenaikan anggaran juga akan dimanfaatkan untuk mendukung infrastruktur, seperti pembangunan akses jalan, bandar udara, dan pelabuhan. Program ini berada di Kementerian Perhubungan serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kemudian, juga didukung oleh program peningkatan kapasitas SDM di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Ketenagakerjaan.

Lebih lanjut, Suharso pun menyebutkan, untuk K/L yang terlibat dalam program pemulihan ekonomi nasional juga akan mengalami penambahan anggaran non operasional sebesar 55% atau Rp56,5 triliun dibandingkan pada RAPBN 2020.

Sementara itu, proyek sembilan wilayah industri di luar Jawa dan 31 smelter, antara lain termasuk pengembangan Bandar Udara Bintuni oleh Kementerian Perhubungan, pembangunan akses jalan untuk kawasan industri Bintuni ruas Bintuni-Susumuk oleh Kementerian PUPR, lalu pelatihan 3 in 1 bagi calon tenaga kerja industri yang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian.

Adapun untuk proyek jaringan pelabuhan utama terpadu yang mengintegrasikan K/L dengan BUMN terdiri atas Pelabuhan Sorong, Bitung, Makassar, Kijing, Belawan/Kuala Tanjung, Tanjung Priok, dan Tanjung Perak.

“Semua ini akan dibahas lebih mendetail lagi. Tapi, ada satu yang perlu diingat adalah tahun 2021 adalah tahun pemulihan dan kita berharap dapat memahami situasi. Jadi, jangan itu Pak Askolani (Dirjen Anggaran) dipelototin dan dimarahin K/L karena turun. Itu memang situasi saat ini dan kita harus disiplin dengan punya RKP dan semoga pada tahun 2022, kita dapat lebih baik lagi. Dan mengejar apa yang kita tinggalkan atau ketinggalan pada tahun 2021 dan 2020 ini,” ungkapnya.

Sumber: Detik

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Perpres No. 60 Tahun 2020 Diteken, Atur Banjir, Macet, Hingga Kawasan Ekonomi Jabodetabek-Punjur

RumahCom – Perpres No. 60 Tahun 2020 tentang rencana tata ruang dan kawasan perkotaan Jabodetabek-Punjur telah diteken. Aturan ini disebut lebih lengkap dan detil khususnya untuk mengatur berbagai p

Lanjutkan membacaMei 12, 2020

Menteri Sofyan A. Djalil, Added Value Itu Penting Dimulai Dari Paling Kecil dan Mudah

RumahCom – Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil terkesan dengan teman penghuni apartemen saat masih belajar di Amerika. Hal kecil seperti membersihkan apartemen saat kita akan pindah merupakan ba

Lanjutkan membacaMei 12, 2020

Jaga Optimisme Konsumen, Proyek Properti Tetap Berjalan

RumahCom – Masyarakat masih melihat proyek-proyek properti yang tetap berproses saat pandemi Covid-19 memiliki imbal hasil yang baik selain menambah confident. Properti juga masih menawarkan investa

Lanjutkan membacaMei 12, 2020

Masukan