Bank Siap Jalankan New Normal

Mei 27, 2020

RumahCom – Wabah Covid-19 telah membuat banyak perubahan dan penyesuaian untuk sektor bisnis sehingga diterapkan tata cara kegiatan baru atau new normal. Bank BTN menyatakan kesiapan aktivitas new normal untuk terus mendorong pembiayaan perumahan.

New normal menjadi istilah baru selama pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kata ini dimaknai sebagai tata kehidupan baru yang diterapkan untuk seluruh pelaku sektor ekonomi dengan menerapkan pola-pola kegiatan baru yang menyesuaikan atau adaptif dengan merebaknya wabah ini.

Salah satu perbankan nasional yang fokus pada pembiayaan perumahan, Bank BTN, menyatakan secara khusus kesiapannya untuk menyambut aktivitas new normal tersebut. Menurut Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury, pihaknya sangat terbuka dan karena itu mengajak stakholder perumahan lain khususnya mitra pengembang untuk membuat strategi bisnis baru di tengah pandemi ini supaya bisa survive bersama-sama.

“Kami sangat membuka diri untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan setiap stakeholder khususnya mitra pengembang pada situasi seperti ini. Kita harus tetap optimistis dan bersama-sama mendorong bisnis properti sehingga new normal ini bisa kita jadikan momen kebangkitan industri properti itu sendiri,” ujarnya.

Beli rumah dengan cicilan KPR Ringan, bisa dan mudah kok. Simak video berikut ini untuk tau triknya.

 

Saat pandemi, Pahala menyebut komitmen Bank BTN tidak pernah berkurang untuk menyalurkan pembiayaan perumahan, khususnya KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Buktinya, hingga bulan April 2020 saat pagebluk ini sudah merebak, Bank BTN berhasil menyalurkan KPR subsidi mencapai 105 persen dari target atau terealisasi sebanyak 26.836 unit dengan anggaran Rp3,57 triliun.

Karena itu pada bulan Mei 2020 ini, Bank BTN sangat siap untuk menyalurkan KPR subsidi dengan format lain yaitu subsidi selisih bunga (SSB) dengan target penyaluran mencapai 146 ribu unit pada tahun ini. Pahala berharap bisa ada tambahan kuota likuiditas untuk penyerapan dana SSB untuk penyaluran yang lebih besar khususnya bagi kalangan ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, maupun nasabah payroll.

“Kami sangat siap untuk terus melakukan berbagai perbaikan saat situasi wabah ini demi kemajuan bisnis properti dan dukungan kepada pemerintah terkait program perumahan. Banyak hal yang sudah kami lakukan untuk mendukung penyerapan produk perumahan pengembang termasuk dukungan digital. Saat ini masyarakat maupun pengembang bisa memanfaatkan sistem online kami termasuk proses KPR secara online sebagai bentuk pelaksanaan new normal ini,” bebernya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Ini Beberapa Cara Ringankan Cicilan KPR Saat Pandemi

RumahCom – Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk meringankan kewajiban cicilan KPR yang terkendala terkait wabah Covid-19. Selain mengajukan restrukturisasi kepada bank, ada cara lain supaya ci

Lanjutkan membacaApril 28, 2020

Covid-19 Bikin Pekerja Swasta Sulit Dapat KPR, Ini Kata Bank

RumahCom – Pandemi Covid-19 membuat perbankan kian selektif memberikan kredit pembiayaan perumahan untuk kalangan pekerja swasta dan lebih fokus untuk kalangan ASN maupun pekerja BUMN. Banyaknya per

Lanjutkan membacaMei 15, 2020

Setelah Work From Home Akan Ada Bank From Home

RumahCom – Pandemi Covid-19 telah memunculkan istilah new normal terkait dengan banyaknya penyesuaian dan perubahan aktivitas bisnis untuk mengurangi dampak penularan virus. Bank juga merupakan inst

Lanjutkan membacaMei 19, 2020

Pengembang Ini Raih Rp369 Miliar Dari Promo Saat Pandemi

RumahCom – Pandemi Covid-19 disiasati kalangan pengembang dengan memberikan promo besar-besaran untuk menarik dan menggairahkan minat pasar. Pengembang Sinar Mas Land (SML) berhasil meraih penjualan

Lanjutkan membacaMei 20, 2020

Program Pemerintah Untuk Properti Saat Pandemi Tak Terasa

RumahCom – Kalangan pengembang menilai regulasi maupun relaksasi yang dikeluarkan pemerintah untuk sektor properti saat pandemi ini belum mampu menggerakan pasar. Pemerintah seharusnya bisa memberik

Lanjutkan membacaMei 20, 2020

Masukan