New Normal Diprediksi Membuat Saham Properti Menghijau Kembali

Boy LeonardMei 28, 2020

New Normal Diprediksi Membuat Saham Properti Menghijau Kembali

RumahCom – Hadirnya kebijakan baru berupa new normal yang sebentar lagi akan dilaksanakan oleh Pemerintah di Indonesia menjadi sebuah angin segar untuk beberapa penggiat sektor properti dan juga lahan industri.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor hari ini, yaitu Agung Podomoro Land (APLN), Delta Dunia Makmur (DOID), Indah Kiat Pulp and Paper (INKP), PP London Sumatra Indonesia (LSIP), Sri Rejeki Isman (SRIL), dan Sarana Menara Nusantara (TOWR).
Sementara itu, hal tersebut diprediksi membuat Indeks harga saham gabungan atau IHSG diprediksi menguat pada perdagangan di hari Rabu lalu. Pergerakan indeks saham hari ini meneruskan kenaikan kemarin sebesar hampir 2 persen di level 4.626,8.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto juga ikut mengatakan bahwa IHSG masih berada di area konsolidasi dan mencoba naik setelah penutupan perdagangan kemarin.

“Salah satu faktornya ekspektasi ekonomi yang berjalan kembali dengan new normal,” katanya.

Selain itu, William juga menilai bahwa aksi investor asing yang mulai mengurangi net sell akan mempengaruhi pergerakan indeks saham hari ini. Kemarin, investor asing tercatat net sell sebesar Rp 220,64 miliar di seluruh pasar. Dengan kondisi tersebut, William memprediksi indeks hari ini bergerak fluktuatif cenderung menguat dengan rentang 4.565 hingga 4.680. Adapun saham rekomendasi William pada perdagangan hari ini, di antaranya Bank Central Asia (BBCA), Ciputra Development (CTRA), Bukit Asam (PTBA), dan Summarecon Agung (SMRA).
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga memprediksi IHSG hari ini bergerak di zona hijau. Secara teknis, indeks akan bergerak di level 4.579 hingga 4.790.

Saham-saham yang bisa dicermati secara teknikal pada hari ini, yaitu Ace Hardware Indonesia (ACES), AKR Corporindo (AKRA), Bank Central Indonesia (BBCA), Barito Pacific (BRPT), Bumi Serpong Damai (BSDE), dan Unilever Indonesia (UNVR).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan pun berpendapat bahwa kurva tersebut akan bergerak naik. Meski begitu, Dennies memproyeksi pergerakan indeks hari ini terbatas karena masih banyaknya ketidakpastian.

“Salah satunya, dampak dari penyebaran Covid-19, di mana semakin banyak kasus baru,” kata Dennies.

Hingga kemarin, ada 23.165 kasus terjangkit virus pandemi Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 5.877 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 1.418 orang meninggal dunia. Dennies pun memberikan rekomendasi beberapa saham untuk perdagangan hari ini, di antaranya Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Wijaya Karya (WIKA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Media Nusantara Citra (MNCN). Hal senada juga diungkapkan oleh analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama yang memprediksi IHSG hari ini melaju di zona hijau. Menurutnya, level support maupun resistance indeks bakal berada pada rentang 4.573-4.670.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Berbagai Usulan Asosiasi Pengembang Atasi Dampak Pandemi

RumahCom – Asosiasi pengembang REI dan Himperra memberikan berbagai usulan kepada pemerintah terkait pelemahan bisnis properti akibat dampak wabah Covid-19. Diperlukan kolaborasi dan regulasi yang t

Lanjutkan membacaMei 27, 2020

New Normal Jadi Angin Segar Bagi Dunia Properti

RumahCom - Pasar properti akhirnya mendapatkan angin segar setelah hampir sepanjang tahun mengalami penurunan akibat mewabahnya virus corona atau Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Lanjutkan membacaMei 27, 2020

Atur Strategi, Peluang Investor Properti Cerah di Tengah Badai Pandemi Covid-19

RumahCom - Sempat lesu dan terlihat menurun pada kuartal I/2020, sektor properti kini masih dinilai dapat menjadi investasi yang menarik ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada a

Lanjutkan membacaMei 27, 2020

Masukan