Ini Dia, Konsep Hunian Untuk Menekan Gaya Hidup Konsumtif

Boy LeonardMei 28, 2020

Konsep Hunian Micro House Solusi Untuk Menekan Gaya Hidup Konsumtif

RumahCom – Ditengah-tengah hadirnya pandemi di Indonesia membuat konsep hunian dari microhouse atau rumah dengan ukuran mikro saat ini tengah rama dicari dan diperbincangkan. Rumah dengan ukuran mikro ini mendapatkan inspirasinya dari perkampungan yang padat penduduk di tengah kota.

Pada umumnya, pemilik dari bangunan ini membangun rumahnya dengan konsep hunian bertingkat yang berlokasi di lahan sempit. Konsep dari hunian ini sendiri bertujuan untuk menekan gaya hidup konsumtif masyarakat dengan rentang umur milenial yang biasa memiliki gaya hidup konsumtif.

Arsitek dari Studio Akanoma Yu Sing menilai, semakin kecil ukuran rumahnya, maka semakin luas ruang sisa yang tersedia. Ia juga mengatakan bahwa semakin kecil rumahnya, maka lahan yang ada pun akan semakin memberikan ruang sisa yang lebih besar.

Imma Anindyta dari RAW Hause ikut menambahkan jika masyarakat harus menumbuhkan kesadaran bahwa ruang luar atau outdoor juga merupakan bagian dari rumah. Selama ini, banyak orang hanya melihat ruang indoor atau ruangan di dalam bangunan sebagai bagian dari hunian mereka.

“Sehingga yang perlu diubah adalah paradigma bahwa rumah adalah ruang dalam atau indoor,” ucap Imma. Padahal, jika ruang luar dikelola dengan baik, maka dapat memberikan manfaat bagi pemilik rumah.

Seperti area outdoor dimanfaatkan sebagai lahan hijau dan ditanami dengan berbagai macam jenis tanaman. Selain menyediakan ruang hijau bagi pemilik rumah, jika diterapkan dalam skala besar di banyak rumah, maka bisa menjadi paru-paru kota. “Misalkan kita menyediakan ruang hijau satu plot lahan saja, kalau itu dimodifikasi menjadi sekian ratus rumah atau sekian ribu rumah, itu bisa menjadi paru-paru kota,” kata Imma.

Selain itu, sebuah rumah mikro tak hanya terdiri dari satu bangunan. Namun, model rumah ini juga bisa diterapkan untuk beberapa bangunan dalam satu lahan. Adapun aplikasinya bisa mengadopsi rumah adat Bali. Masyarakat adat Bali tinggal dalam bangunan-bangunan yang terpisah, tetapi masih dalam satu lahan.

“Kita bisa juga menggambarkan atau membayangkan rumah mikro seperti itu,” tutur dia. Menurut Imma, bangunan-bangunan kecil tersebut dapat digunakan sebagai hunian untuk anggota keluarga lainnya dan dihubungkan dengan konektor.

Selain itu, ia juga menambahkan jika “Smaller means more manageable,” dan ia juga menjelaskan bahwa semakin kecil ukuran rumah maka semakin mudah untuk dikelola. Terlebih dalam masa pandemi atau isolasi. Dus, ketika sebuah keluarga berada di dalam rumah selama masa isolasi atau selama bekerja dari rumah.

Kendati demikian, Imma juga menilai bahwa semakin kecil rumah tentu saja kebutuhan untuk menjaga kebersihannya pun tidak serumit membersihkan rumah yang memiliki ukuran besar. Itulah mengapa baginya hunian micro house ini sangat manageable.

Sumber: Kompas

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Bank Siap Jalankan New Normal

RumahCom – Wabah Covid-19 telah membuat banyak perubahan dan penyesuaian untuk sektor bisnis sehingga diterapkan tata cara kegiatan baru atau new normal. Bank BTN menyatakan kesiapan aktivitas new n

Lanjutkan membacaMei 27, 2020

Di Tengah Pandemi, PPDPP Telah Salurkan Lebih Separuh Anggaran KPR Subsidi

RumahCom – Di tengah pandemi Covid-19, PPDPP tetap bisa mempertahankan kinerja dengan telah menyalurkan dana KPR subsidi lebih dari separuh untuk total anggaran tahun ini. Minat masyarakat yang menc

Lanjutkan membacaMei 27, 2020

New Normal Jadi Angin Segar Bagi Dunia Properti

RumahCom - Pasar properti akhirnya mendapatkan angin segar setelah hampir sepanjang tahun mengalami penurunan akibat mewabahnya virus corona atau Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Lanjutkan membacaMei 27, 2020

Masukan