Berbagai Strategi Diterapkan Pengembang BUMN Khusus Perumahan Ini

Juni 2, 2020

RumahCom – Perumnas selaku pengembang BUMN menerapkan berbagai strategi untuk terus memperbanyak suplai perumahan khususnya saat pandemi Covid-19. Dengan dana talangan dari pemerintah sebesar Rp650 miliar, Perumnas akan menggenjot kapasitas produksinya.

Perusahaan BUMN khusus perumahan atau Perumnas, menyiapkan beberapa strategi dan alternatif langkah untuk memacu kinerja perusahaannya menjadi lebih baik khususnya saat situasi wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Perumnas juga akan terus menggenjot kinerjanya dengan diraihnya peringkat perusahaan ini dari idCCC menjadi idBBB dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Menurut Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro, saat ini Perumnas tengah mengkaji beberapa strategi untuk mengakselerasi kondisi keuangan maupun strategi efisiensi operasional. Harapannya peringkat perusahaan akan semakin terkoreksi ke arah yang terus lebih positif.

“Semuanya kita siapkan di dalam bucket strategi termasuk perbaikan berbagai proses bisnis. Strategi lainnya, kami akan menerapkan strategi turn key kepada para kontraktor sehingga pembayaran konstruksi baru akan dilakukan pada saat pembangunan proyek telah terselesaikan,” katanya.

Dengan strategi turn key ini Budi berharap akan bisa menyehatkan kondisi cash flow perusahaan. Perumnas juga akan lebih fokus untuk pengembangan proyek rumah tapak (landed house) dengan fokus segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Saat ini porsi landed house Perumnas mencapai 60 persen dan terbukti bisa menjadi backbone perusahaan.

Optimis pasti punya rumah, pertama dengan kumpulkan niat beli rumah. Bagaimana caranya yah? Simak videonya berikut ini.

 

Hingga saat ini, ada empat proyek landed house yang menjadi andalan Perumnas. Proyek tersebut Perumnas Parayasa Bogor, Perumnas Dramaga Bogor, Perumnas Pasadana Bandung, dan Perumnas Campaka Purwakarta dengan total unit yang dibangun dari keempat proyek ini mencapai lebih dari 9.500 unit.

Targetnya, pengembangan keempat proyek ini akan bisa diselesaikan hingga tahun 2027 mendatang. Sistem pembangunannya juga menerapkan sistem precast yang bisa lebih efisien dan memangkas waktu proses pembangunan selain hasilnya yang lebih rapi, presisi, kuat, dan tahan lama.

Sementara itu untuk strategi pemasaran, Budi menyebut Perumnas akan lebih gencar memasarkan dengan pola bulk sales dengan membidik segmen pekerja BUMN. Untuk memperkuat strategi ini, Perumnas juga akan menggandeng kerja sama dengan sesama perusahaan BUMN.

Namun begitu, kerja sama dengan pihak swasta lainnya juga tetap dilakukan dengan konsep club-deal. Prinsipnya, keterlibatan pihak swasta diharapkan bisa mempercepat penyerapan produk-produk  properti yang dikembangkan Perumnas. Saat ini Perumnas tengah mengembangkan 56 proyek di berbagai kota Indonesia di mana 48 proyek merupakan kawasan landed house.

“Kami cukup confident menghadapi bisnis properti di tengah situasi bisnis maupun pandemi saat ini terlebih pemerintah telah menggelontorkan dana talangan sebesar Rp650 miliar. Wabah Covid-19 memang memberikan hantaman telak, tapi  dengan upaya pemerintah dan pemberlakukan new normal sebentar lagi, kami yakin situasinya akan menuju normal seperti sedia kala,” tandas Budi.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Dukung Program Sejuta Rumah, PUPR Bangun 19 Balai Perumahan

RumahCom – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan membangun sebanyak 19 Balai Perumahan di sejumlah provinsi di Indonesia. Adapun dengan di

Lanjutkan membacaMei 28, 2020

Ini Dia, Konsep Hunian Untuk Menekan Gaya Hidup Konsumtif

RumahCom - Ditengah-tengah hadirnya pandemi di Indonesia membuat konsep hunian dari microhouse atau rumah dengan ukuran mikro saat ini tengah rama dicari dan diperbincangkan. Rumah dengan ukuran mikro

Lanjutkan membacaMei 28, 2020

PPDPP Petakan Relaksasi Untuk KPR Bersubsidi

RumahCom – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) tengah menunggu perhitungan untuk relaksasi maupun restrukturisasi cicilan program KPR bersubsidi. Keputusannya tinggal menunggu dari K

Lanjutkan membacaMei 29, 2020

Physical Distancing Hingga Flexible Space Jadi New Normal Perkantoran

RumahCom – Pandemi Covid-19 telah membuat berbagai aktivitas berubah yang disebut  new normal. Hal ini juga berlaku untuk kegiatan bisnis dan perkantoran yang berubah, seperti apa?Situasi normal ba

Lanjutkan membacaMei 29, 2020

PUPR Siapkan 19 Balai Perumahan Untuk Percepatan Program Perumahan

RumahCom – Kementerian PUPR akan membentuk Balai Perumahan yang disebar di berbagai daerah. Balai Perumahan ini akan memiliki fungsi strategis terkait pelaksanaan program perumahan sehingga bisa mem

Lanjutkan membacaMei 29, 2020

Masukan